Pati, Batara.news | Segera rilis di Pati konser Spektakuler Ambyar!!.. “Gayeng Fest 2023”, Siap-siap Denny Caknan tahun depan “Bakal” kembali menggoyang Kabupaten Pati, meriahkan kota Bumi Mina Tani.

Dibawah Bagong Production, “Gayeng Fest 2023” rencananya akan digelar di Halaman Stadion Joyokusumo Pati pada 3 Maret 2023 mendatang.

Bagong Production merupakan promotor event sekaligus sub-usaha dari PT Dwimedia Gayeng Bersama (DGB).

Stadion Joyokusumo dipilih sebagai venue, dikarenakan tempatnya yang luas selain itu juga berada ditengah Kota. Sehingga mudah untuk diakses dari berbagai penjuru hingga luar kota.

Tak hanya berada di tengah kota, Stadion Joyokusumo juga telah di jadikan venue utama untuk mengadakan konser musik skala besar.

Joko Sutrisno selaku Komisaris PT DGB menuturkan, bahwa pihaknya akan mendatangkan beberapa artis pengobat hati yang ambyar.

Diantaranya Denny Caknan, Guyon Waton, dan Pertelon Koplo. Selain itu, Staccato akan menjadi band pembuka dalam acara tersebut.

“Kami akan menghadirkan Denny Caknan dan Guyon Waton karena antusiasnya luar biasa, sehingga “Gayeng Fest” merupakan wadah yang tepat untuk mengobati luka yang ambyar,” ujarnya. Kamis (22/12/2022).

Lebih lanjut, Joko Sutrisno menerangkan bahwa “Gayeng Fest” ini akan menjadi festival yang paling dinantikan setiap tahunnya karena menyajikan konsep yang diminati kaum milenial dan zilenial.

“Selain konser musik, Gayeng Fest nanti akan menyediakan beberapa kompetisi, bazar UMKM, Thrifting, dan masih banyak lagi,” katanya.

Bagi kamu yang ingin lebih dekat melihat sang idola, bisa membeli Tiket Prioritas karena berada di depan panggung utama.

Acara itu, juga akan menyediakan 2 jenis tiket yang bisa dibeli yaitu Tiket Reguler dan Tiket Prioritas, bisa dibeli melalui Instagram @gayengfest.

(*/Red)

konser denny caknan di Stadion Joyo Kusumo Pati

Batara.News

PATI,Batara.news | Demi bisa masuk dalam kalangan Konser Denny Caknan di dapati 2 orang yang di duga sengaja memalsukan ID card Panitia, perbuatan mereka ini sangat tidak terpuji dan tak layak di contoh.

Konser Denny Caknan yang berlangsung pada 22 Agustus 2022 di Halaman Stadion Joyokusumo berlangsung sangat meriah dan kondusif. Pasalnya, banyak masyarakat yang haus akan hiburan usai melewati pandemi Covid-19 yang sempat menjadi Gendala aktifitas masyarakat.

Tak main-main Ribuan penonton memadati area event sejak open gate jam 17.00 WIB. Penonton harus melewati beberapa screening terlebih dahulu, seperti body checking dan scan aplikasi Peduli Lindungi.

Namun sangat disayangkan, dibalik meriahnya konser Denny Caknan di Pati terdapat beberapa orang yang justru memanfaatkan situasi tersebut dan hingga harus berniat buruk untuk kelabuhi petugas panitia penyelenggara konser.

Joko Sutrisno selaku kuasa hukum promotor Connectifest menuturkan bahwa pihaknya menemukan beberapa ID Card palsu yang digunakan untuk masuk area oleh beberapa orang yang tak bertanggung jawab.

“Kami telah menangkap 2 warga pati yang membawa ID Card palsu untuk masuk ke area Backstage, lalu kami interogasi lebih dalam untuk menemukan siapa dalang dibaliknya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Joko Sutrisno menyebut bahwa dua orang yang berhasil diamankan sementara yaitu inisial AS dan KK warga asli Pati.

AS dan KK ketika ditanyai mengaku mengelak dan bukan dirinya yang melakukan pemalsuan ID Card tersebut.

“Saya tadi ditawari salah satu tukang parkir di depan pintu KPU, disuruh bayar 80rb per ID Cardnya,” ucap KK saat di tanya alasanya oleh pihak panitia.

Layang Swara Project selaku promotor event sangat menyayangkan kejadian pemalsuan ID Card, dan perbuatan itu merugikan orang lain dan tidak ada sisi baiknya sama sekali.

“Kami akan melakukan evaluasi dan ini menjadi catatan penting untuk penyelenggaraan event Connectifest di kota-kota selanjutnya,” kata Joni selaku Project Officer Connectifest.

/fan

Batara.News

PATI,Batara.news_l Festival musik tahunan paling bergengsi “Connectifest 2022” akan hadir di 3 kota, setelah dari Semarang kini bergeser ke Kabupaten Pati Jawa Tengah.

Connectifest masuk kedalam rangkaian Pekan Raya Pati 2022 yang akan diselenggarakan pada tanggal 22 Agustus 2022, bertempat di Halaman Stadion Joyokusumo.

Connectifest di Kabupaten Pati sendiri mengadopsi maskot Petani bermain Sexophone. Ini menunjukkan bahwa penyelenggara Connectifest sesuai dengan identitas Pati Bumi Mina Tani.

Dua artis yang sedang naik daun akan dihadirkan yaitu Denny Caknan dan Yeni Inka. Apalagi setelah duet lagunya seperti Satru 2, Madiun Ngawi, dan Tresno Waranggono sukses diterima di masyarakat.

Selain itu juga, Connectifest Pati 2022 juga mendatangkan salah satu kontestan X-Factor yaitu Tyok Satrio.

Hadi selaku Direktur Layang Swara Project (penyelenggara Connectifest) menuturkan Kabupaten Pati dipilih sebagai salah satu kota yang ditempati dikarenakan ramainya antusias pecinta musik.

“Banyak yang request Connectifest hadir di Kabupaten Pati dan alhamdulillah akan kami penuhi. Maka kami menghadirkan denny caknan yang punya basis fans banyak juga di Kabupaten Pati,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hadi menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Pati dan Polres Pati yang telah mempersilahkan acara Connectifest 2022 hadir di Pati.

“Kami mendapatkan lampu hijau dan dukungan dari Pemkab Pati, Dinas terkait dan Polres, tentunya ini sesuatu yang positif. Apalagi di dalam Connectifest nanti ada stand UMKM yang tentunya bisa jadi awal pemulihan ekonomi usai pandemi,” katanya.

Mukarrom selaku Komisaris Layang Swara Project menuturkan bahwa Connectifest menjadi festival musik yang unik berbeda dari yang lainnya, alasannya selain menjual tiket reguler juga menjual tiket berbasis NFT (Non Fungible Token).

“Sekarang ini dunia sedang ramai Metaverse dan NFT, maka Connectifest diawal ini akan mengadopsi tiket NFT untuk menarik perhatian generasi Z. Bisa saja kedepan juga mengadopsi Metaverse,” tuturnya.

Mukarrom menerangkan bahwa Tiket NFT Connectifest akan dijual secara terbatas dan dapat dibeli melalui Platform Tokomall.io dengan tema “Gandrung”.

“Bagi yang beli tiket NFT akan dapat beberapa fasilitas spesial, selain tiket seumur hidup juga akan mendapatkan kesempatan Meet and Great dengan artis,” terangnya.

Tiket Connectifest 2022 di Kabupaten Pati saat ini sedang masa Pre-Sale dan sudah dapat dipesan melalui situs resminya : https://connectifest.com.

/Red

Batara.News

PATI _: Dalam waktu dekat, klub sepak bola Persipa Pati akan berlaga di Liga 2 Indonesia. Berbagai persiapan dilakukan seperti mengadakan Friendly Match dengan klub lain.

Salah satu agendanya yaitu mengadakan festival musik bertajuk “Nyawiji71”. Tema tersebut diambil karena untuk memperingati hari jadi tim Persipa Pati yang ke-71.

Refrizal Yahya selaku panitia penyelenggara mengatakan bahwa selain untuk memperingati hari jadi Persipa Pati, juga sebagai seremonial perkenalan tim Persipa Pati kepada masyarakat.

“Kami akan memperkenalkan para pemain tim Persipa Pati yang akan bertanding di Liga 2 Indonesia. Nanti akan dikemas dalam festival musik Nyawiji,” ujarnya.

Festival musik Nyawiji71 rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 17 Juli 2022 di halaman Stadion Joyokusumo Pati.

Beberapa line up artis lokal maupun nasional dipastikan akan ikut memeriahkan festival musik Nyawiji71. Salah satunya Happy Asmara yang sedang trending.

“Festival musik nanti akan dimeriahkan Happy Asmara, Hendra Kumbara, Ngatmombilung dan artis-artis lokal,” terangnya.

Refrizal juga mengungkapkan bahwa seluruh penjualan tiket dan sponsor acara ini akan didedikasikan untuk mendukung Tim Persipa dalam bertanding di Liga 2 Indonesia.

“Seluruh penjualan tiket dan pendapatan dari Sponsor, akan kami dedikasikan untuk Tim Persipa Pati. Maka dengan membeli tiket event ini, kalian sudah ikut mendukung Tim Persipa,” katanya.

Sebagai informasi, tiket festival musik Nyawiji71 bisa dipesan melalui offline di Persipa Store maupun online melalui platform TiketinAja.

/Red

BATARA.NEWS

Medan _: Viral di Media Sosial terkait Bawa Paksa seorang Jurnalis dan Aktifis oleh Polrestabes Medan bahkan HP di sita oleh membuat Alfianto SH, Praktisi Hukum Muda asal Pematang Siantar angkat bicara.

Alfianto SH yang akrab di panggil Alfin mengatakan perilaku anggota polisi memeriksa dan menyita telepon genggam seorang jurnalis dan aktifis tanpa dasar hukum yang jelas, sebagai tindakan kesewenang-wenangan atau abuse of power, dirinya juga sangat prihatin melihat sikap dari anggota dari kepolisian itu. Kewenangan sebagai aparat penegak hukum seharusnya dimanfaatkan dengan menaati prosedur yang berlaku di Internal Polri.

“Dengan segala kewenangannya, bukan berarti polisi berhak untuk melakukan tindakan secara sewenang-wenang,”ungkapnya

Alfianto juga mengatakan Polisi mestinya harus kembali pada prinsip yang tertera dalam Undang Undang Polri, yakni legalitas, nesesitas, proporsionalitas, dan menjunjung tinggi akuntabilitas dalam melaksanakan tugasnya dan dirinya menganggap perilaku dari anggota polisi itu melanggar aturan internal Polri sendiri, yakni Peraturan Polri nomor 8 tahun 2009 tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara Republik Indonesia.

“Penyitaan HP Jurnalis dan Aktifis Medan oleh Pihak Polrestabes Medan merupakan bentuk pelanggaran karena Jelas ada larangan menggeledah dan menyita karena tidak sesuai dengan melanggar hak privasi. Jadi ini juga yang kedua melanggar peraturan internal kepolisian,” ujarnya.

Lanjut Alfianto mengatakan bahwa dirinya menginginkan konsep presisi (prediktif, responsiblitasi dan transparansi berkeadilan tidak hanya sekedar jargon harus benar-benar dirasakan masyarakat luas dan dirinya juga berharap kepada Bapak Kapolri yang saat ini masih dipimpin oleh Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo melalui Propam Polri untuk memeriksa jajaran Polrestabes Medan atas tindak sewenang-wenangan menyita hp tersebut.

“Saya berharap Kapolri melalui Propam Polri untuk Periksa Jajaran Polrestabes atas disitanya HP seorang Aktifis dan Jurnalis yang sehari harinya melakukan peliputan melakukan kontrol sosial” ujarnya.

Alfianto, juga Meminta Kapolrestabes Medan lebih profesional dan tidak tebang pilih dalam kasus tersebut dan seadil-adilnya tanpa pandang bulu baik masyarakat miskin maupun masyarakat kaya. Semua sama di mata hukum yang berlaku di negara kesatuan republik indonesia namun yang terkhusus di wilayah Kota Medan.

“Kapolrestabes Medan mohonlah bekerja Profesional, Aktifis dan Jurnalis yang harusnya sebagai Pilar Demokrasi ke empat kenapa harus di proses dan Hpnya di sita” pungkasnya.

Sebelunya di beritakan, Rahmadsyah seorang Aktifis dan Jurnalis di Medan di bawa paksa oleh Polrestabes Medan di salah satu kafe di Kampung Keling Jl H. Zainul Arifin Kelurahan Petisah Tengah Kecamatan Medan Petisah Kota Medan sekitar pukul 17.00 Wib. Jum’at (22/4/2022).

Rahmadsyah mengatakan dirinya dibawa paksa pihak Polrestabes Medan atas laporan UJ ITE

‘Ya bang, sekarang di bawa paksa Polrestabes Medan ada surat perintah bawanya di tunjukkan polisi bang” ungkapnya

Lanjut Rahmadsyah menjelaskan dirinya pernah memberitakan terkait Dugaan Prostitusi,. Narkoba dan Suap Asimilasi di salah satu Rumah Tahanan di Sumut.

“Aku buat pemberitaan, ada nama seseorang ku sebut di situ, tak terima kemudian di laporkan aku bang” ungkapnya.

Rahmadsyah menjelaskan harusnya polisi mengarahkan pelapor ke Dewan Pers karena dirinya adalah seorang jurnalis.
“Harusnya Polisi mengarahkan pelapor ke Dewan Pers bukan malah membawa paksa aku bang” pungkasnya.

/Red

BATARA.NEWS

Blora _: Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Abiyoso Seno Aji, SIK memastikan keamanan dan kenyamanan bagi para pemudik yang akan melintas ataupun yang tujuan akhir di Jawa Tengah.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan peninjauan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Candi 2022 Polres Blora di Alun Alun Kabupaten Blora, Selasa, (26/04/2022).

Adapun dalam kunjungan kerja di Polres Blora kali ini, Wakapolda didampingi beberapa pejabat utama Polda Jawa Tengah yang terdiri dari Dirintelkam Kombes Pol Kukuh Kalis Susilo, Dirresnarkoba Kombes Pol Luthfi Martadian, Dirsamapta Kombes Pol Joko Susilo, dan Dirpamobvit Kombes Pol. Pri Hartono Eling Lelakon serta Dirtahti AKBP Fankky Anny Sugharto.

Ada dua agenda yang dilaksanakan oleh Wakapolda Jateng beserta rombongan, yaitu memberikan arahan kepada anggota Polres Blora serta melakukan peninjauan jalur mudik dalam rangka Operasi Ketupat Candi Tahun 2022 di wilayah hukum Polres Blora.

Wakapolda Jateng mengapresiasi bangunan Pos Pelayanan OKC Polres Blora di Alun Alun. Dimana dikonsep unik dengan menggunakan konsep etnik jati yang melambangkan kearifan lokal di kabupaten Blora.

Kehadiran Wakapolda Di Pos Pelayanan Alun Alun, disambut oleh Kapolres Blora AKBP Aan Hardiansyah,SH,MH beserta Dandim 0721/Blora Letkol Inf Andy Soelistyo Kurniawan Putro,S.Sos,M.Tr Han dan anggota Posyan yang terdiri dari petugas gabungan.

Kepada awak media Wakapolda menyampaikan bahwa kunjungannya kali ini adalah dalam rangka memantau arus mudik tahun 2022. Dimana diprediksi akan ada peningkatan yang signifikan karena pada dua tahun kemarin masyarakat tidak bisa mudik karena adanya pandemi Covid-19.

“Seperti kita ketahui bersama beberapa tahun ini masyarakat Indonesia tidak melaksanakan mudik. Maka sangat dimungkinkan apalagi ada kebijakan pemerintah untuk tidak melakukan pelarangan mudik. Kemudian tidak ada penyekatan, maka ketika perayaan tahun 2022 akan timbul lonjakan yang luar biasa,” kata Wakapolda.

“Apalagi Jawa tengah merupakan lintasan dan tujuan Akhir dari pemudik, maka sangat mungkin ketika masyarakat dari Jakarta bahkan luar jawa akan kembali ke Jawa Tengah,” lanjut Wakapolda.

Namun demikian Wakapolda menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir. Karena petugas kepolisian di Jawa Tengah bersama TNI dan stake holder terkait sudah siap mengamankan mudik lebaran tahun 2022.

“Tidak perlu diragukan, kami dari kepolisian,TNI dan stake holder lainnya tentu kami satukan tekat dan niat kami untuk mengamankan jalannya mudik ke Jawa Tengah. Kami pastikan bagi siapaun yang akan mudik ke Jawa Tengah aman, nyaman dan sehat,” lanjut Wakapolda Jawa Tengah.

Wakapolda membeberkan bahwa Polda Jawa Tengah beserta jajarannya telah melakukan penggelaran personil di lapangan dengan menempati pos pam dan pos yan di seluruh Jawa Tengah.

“Di wilayah Jawa Tengah ada ribuan personel yang dilibatkan. Penggelaran personil dilakukan dari Brebes, sampai ke Rembang, Sragen, Karanganyar termasuk di Cilacap,” tandas Wakapolda.

Seusai kegiatan di wilayah Kabupaten Blora, Wakapolda beserta rombongan melanjutkan pemantauan arus mudik di wilayah kabupaten Grobogan.

/Red

BATARA.News, PATI – Acara Konser Eksklusif Tri Suaka yang rencananya akan di selenggarakan jum’at malam 7 Januari 2022 di Delavida Space, mendadak di batalkan oleh panitia penyelenggara acara .

Batalnya acara ini berdasarkan surat intruksi Bupati Pati nomor 1 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 2 yang hingga kini masih berlaku.

Hilal selaku corcom Yellow Maxima Megacorpora (YMM) mengatakan pihaknya menyayangkan keputusan itu karena pemberitahuan yang mendadak.

“Tentu kami kecewa dengan pemberitahuannya yang mendadak pada H-1 jam 21.00 WIB karena semua vendor sudah terpasang baru ada keputusan,” Ujarnya

Pihak event organizer dalam hal ini YMM menambahkan bahwa sebelumnya pihaknya telah mendapatkan restu secara lisan dari Polres, Satgas Covid19 bahkan Bupati Pati.

“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi meskipun hanya melalui lisan ke polres, satgas covid19, BPKAD bahkan bupati pati. Dan beliau semua merestui makanya kami berani publikasi pembelian tiket,” Katanya

Segala himbauan dari Satgas Covid19 Kabupaten Pati sudah dilakukan YMM termasuk sterilisasi venue, menyiapkan tempat cek suhu tubuh, serta scanner peduli lindungi.

Tetapi, kebijakan itu tiba-tiba berubah setelah viralnya konser yang sebelumnya diadakan disalah satu cafe di juwana.

Namun, pada konser tersebut tidak diindahkan dengan penonton yang tidak mematuhi protokol kesehatan. Sehingga kabar tersebut viral di sosial media dan menuai banyak kecaman.

“Kita kemaren juga berkoordinasi sampai malam, dan salah satu alasan tidak di izinkannya event musik ke kami karena viralnya acara di juwana yang tidak mematuhi prokes. Kalau alasannya soal PPKM harusnya yang event di Juwana tidak di izinkan juga dong,” Katanya.

YMM menjamin pihaknya akan bertanggung jawab mengembalikan dana tiket yang telah dibeli masyarakat.

“Meskipun kami rugi besar di materil dan inmateril tapi kami akan bertanggung jawab refund ke masyarakat yang udah beli tiket,” terangnya.

“Kedepan akan kami pertimbangkan lagi untuk event di Kabupaten Pati. Dan mungkin Pati akan menjadi salah satu kota yang kita blacklist untuk event musik nasional” tutupnya.

/Red.

BATARA.News, PATI – Objek Wisata Pantai Mina Mangrove di Desa Tunggulsari Kecamatan Tayu Kabupaten Pati yang sempat populer di tahun lalu dan sempat mendapat penghargaan peringkat 4 juara 1 sebagai wisata harapan tingkat Jateng , kini Sepi pengunjung tak seramai tahun lalu, hal ini di sebabkan mulai rusaknya fasilitas objek wisata dan tidak ada perawatan sama sekali sehingga keberadaanya tak menarik dan tak seindah dulu, dan merosot jauh hasil pendapatan angka nominal kelola wisata ini.

Menurut informasi dari Salah satu Anggota Pengelola Wisata Pantai Mina magrove ” Wondo” menjelaskan kepada awak media 23/12/21 saat di konfirmasi di lokasi wisata itu, membenarkan wisata ini memang sepi dan tak seindah yang dulu padahal dulu kita awalnya hanya bermodalkan 25 juta saja untuk membuat strek jembatan masuk di hutan magrove ini terus kita ikutkan perlombaan di Dinas wisata tingkat Jateng kita sempat mendapat peringkat 4 dan menjadi nomer 1 sebagai wisata harapan.

Menurutnya Justru setelah kita capai prestasi peringkat itu kita sempat mendapatkan bantuan dari kementrian wisata senilai 1 Milyar lebih dan lagi bantuan dari Dinas Wisata provinsi sekitar 400 juta belum lagi dari anggaran Dana Desa yang juga ada berapa tahapan anggaranya yang masuk banyak untuk kelola Wisata ini, dan memang sempat trending sebentar wisata ini di pertengahan tahun 2019 kemarin, tegas Wondo.

Menurutnya semua ini terjadi adanya beberapa faktor perubahan personil pengelola wisata ini, pengelola yang lama mampu mengembangkan wisata ini pengelola yang sekarang mungkin kurang berinovatif dan memang juga terkena dampak adanya pandemi covid 19 , dan kurangnya perawatan lagi di wisata ini sehingga banyaknya akses dan bangunan wisata ini rusak kita tidak dapat memperbaiki lagi .

/Red.

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.