KOTABARU, BATARA.NEWS – Sebanyak 20 lebih adegan pembunuhan diperagakan oleh HA alias Andut (30), pelaku pembunuhan yang tega secara sadis melenyapkan nyawa MF (34) kekasih gelapnya sendiri.

Peristiwa yang bikin geger warga Bumi Sa Ijaan Kotabaru, Kalimantan Selatan tersebut, karena cara pelaku yang terbilang sadis ketika menghabisi nyawa manusia.

Bagai mana tidak sadis, pelaku yang di ketahui warga Desa Bakambit, Kecamatan Pulau Laut Timur itu, dengan tega mencekik leher kekasih gelapnya sendiri hingga meninggal di tempat.

Parahnya lagi, setelah mengetahui kalau meninggal dunia, kemudian jasat korban dijeburkan pelaku ke sungai dan diseret untuk dimasukkan kedalam gorong-gorong.

Peristiwa keji yang berlangsung di belang Stadion Bamega Kotabaru Pada Jumat 13 Januari 2023 sekitar pukul 00.00 WITA tersebut, diperagakan dengan detail oleh pelaku dengan kawalan ketat dari aparat kepolisian Polres Kotabaru.

Bahkan sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, pelaku juga menceritakan kalau terlebih dahulu terlibat cekcok dengan korban.

“Saat itu korban menunjuk perutnya dengan mengatakan kamu harus bertanggung jawab dan segera menikahi saya. Kemudian saya jawab, saya mau tanggung jawab kalau anak yang ada dikandungan itu dites DNA dulu, kalau bener itu anak saya, saya akan tanggung jawab.” ucap pelaku HA saat memperagakan adegan awal terjadinya pertengkaran dengan korban. Rabu, 18 Januari 2023.

Kemudian saat pelaku hendak pergi meninggalkan korban, tubuh pelaku ditarik lalu pelaku ditampar sebanyak 2 kali oleh korban.

“Ketika saya dipukul langsung korban saya cekik hingga menggal dunia.” tandasnya.

Sementara itu, disampaikan Kapolres Kotabaru, melalui Kasat Reskrim AKP Abdul Jalil, atas perbuatan tersebut pelaku dikenakan pasal 338 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

/Ari

KOTABARU, BATARA.NEWS – Jelang perayaan hari besar natal dan tahun baru 2023, orang nomer satu di jajaran Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan himbau masyarakat jangan terlalu berlebihan dalam merayakan.

Selain menyampaikan seruan ketertiban kepada masyarakat, Kapolres Kotabaru Akbp M Gafur Aditya Siregar, Sik juga mengatakan, akan menggelar operasi ketupat dan operasi lilin jelang perayaan nataru.

“Kenapa operasi ketupat dan lilin diperbesar, karena saat itulah peran negara hadir kepada rakyatnya itu besar sekali. Mulai dari mereka keluar rumah, mereka menikmati masa liburan, sampai mereka nanti kembali kerumah jangan sampai terjadi hal-hal yang bisa membuat mereka merasa menyesal.” ujar Kapolres Kotabaru ketika diwawancarai diruang kerjanya. Selasa, 20 Desember 2022.

Kepada seluruh stakeholder, lanjutnya, harus bisa turut membantu menjaga ketertiban, keamanan dan kenyamanan ditengah-tengah masyarakat.

“Semua stakeholder saya harapkan membantu, tidak hanya jajaran Kepolisian Polres Kotabaru saja.” imbuhnya,

Menurut Kapolres, ada sekitar 470 lebih personil yang akan ditempatkan ke pos-pos penjagaan yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Kotabaru.

“Fiksnya nanti hari kamis besok pada saat gelar pasukan. Dan pos pengamanan kita tambahkan satu titik, yaitu di Srongga, pintu masuk dari Batulicin. Kalau Seraya itu sudah ada dari dulu, habis itu di wilayah Pulaulaut ini ada di Kedambaan, untuk di Pantai Kedambaan itu mengcover sampai ke Mamake, Telukgosong. Habis itu, Siring laut ini mengcover wilayah kota dan lain sebagainya termasuk bandara, nanti ada lagi yang di Tanjung Serdang.”paparnya,

Seperti yang disampaikan Kapolda Kalimantan Selatan, Kapolres Kotabaru menghimbau kepada masyarakat jangan sampai berlebihan dalam merayakan natal dan tahun baru.

“Sesuatu yang berlebihan merupakan hal yang tidak baik. Misalnya seperti ledakan kembang api yang berlebihan, karena itu dilarang.” pungkasnya.

/Ari

KOTABARU, BATARA.NEWS – Lantaran gila judi slot dan kecanduan menenggak minuman keras, kakak beradik berinisial A (29) dan BW (21) warga Kotabaru, Kalimantan Selatan, nekat bersekongkol jadi maling spesialis rumah kosong.

Ibarat pepatah mengatakan, “sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga”, nampaknya tepat jika disematkan kepada kedua pelaku pencurian spesialis bobol rumah kosong tersebut.

Pasalnya, tak butuh waktu lama aksi kedua bersaudara itu berhasil dibongkar oleh Tim Macan Bamega Polres Kotabaru.

Disampaikan Kapolres Kotabaru AKBP HM Gafur Aditya Siregar, melalui Kabag OPS Agus Sukandar, untuk menentukan calon rumah yang akan dijadikan target sasaran, kedua pelaku terlebih dahulu melakukan pengintaian dengan cara berpura-pura menjadi tukang Rosok (Pembeli barang bekas).

“Modus pelaku seolah-olah berprofesi sebagai pembeli barang bekas untuk memantau lokasi. Kemudian setelah menemukan sasaran pelaku masuk rumah dengan mencongkel pintu atau jendela.” ujarnya saat jumpa pers di aula Sanika Setyawada Polres Kotabaru. Selasa, 13 Desember 2021.

Berdasarkan hasil pengembangan, lanjutnya, kedua pelaku mengakui telah beraksi di 16 titik Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang tersebar di tiga Kecamatan.

“Jumlah TKP ada 16, yaitu 3 TKP di Pulau tengah, 7 di Pulau timur, dan 8 Pulau utara.” terangnya,

Sementara itu dalam kesempatan yang sama, Ipda Bernat Sinaga, Kanit Macan Bamega Polres Kotabaru menambahkan, supaya lebih percaya diri ketika beraksi kedua pelaku terlebih dahulu menenggak minuman keras.

“Mereka mengaku sebelum beraksi mabuk terlebih dahulu supaya lebih PD,” ucapnya,

Diterangkan Kanit Macan Bamega, pelaku melakukan hal tersebut dikarenakan tergila-gila judi slot, dan kecanduan menenggak minuman keras.

“Hasilnya digunakan untuk main judi slot dan mabuk-mabukan. Total kerugian yang disebabkan oleh ulah kedua pelaku kurang lebih sebanyak Rp 92 juta.” paparnya,

Saat ini kedua pelaku bersama berbagai barang bukti seperti, Tv, jam bermerek, leptop, bender, Hp, gas LPG, telah diamankan di Mapolres Kotabaru untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

“Pelaku dikenakan pasal 363 ayat 1 ke 4 dan 5 dengan ancaman pidana 9 tahun penjara.” tandasnya.

Atas peristiwa tersebut, jajaran Aparat Penegak Hukum Polres Kotabaru menghimbau kepada warga masyarakat agar lebih berhati – hati dan waspada ketika hendak meninggalkan rumah. Karena tindakan kejahatan terjadi bermula dengan adanya kesempatan.

/Ari

KOTABARU, BATARA.NEWS – Dua pelaku maling spesialis bobol rumah kosong yang selama ini cukup meresahkan warga Kabupaten Kotabaru, akhirnya berhasil dikecrek Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Macan Bamega Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Diungkapkan Kapolres Kotabaru, melalui Kabag OPS, Kompol Agus R.S, kedua pelaku tindak pidana pencurian yang berhasil diamankan oleh Tim Macam Bamega merupakan kakak beradik berinisial A (29) dan adiknya BA (21) warga Sigam, Kecamatan Pulau Laut,

“Kedua tersangka ini adalah kakak beradik saudara kandung. Kemudian pelaku berinisial A adalah residivis kasus yang sama ditahun 2016.” terangnya, Selasa, 13 Desember 2022.

Pengugkapan perkara tersebut, lanjutnya, bermula saat Tim Macan Bamega Polres Kotabaru melakukan penyelidikan dengan merespon cepat laporan masyarakat yang rumahnya telah dibobol maling.

“Pengungkapan perkara berdasarkan laporan masyarakat pada tanggal 5 Desember 2022 yang rumahnya telah dicuri. Beberapa barang bukti alhamdulillah bisa terkumpul semua, mulai Kulkas maupun Tv dari kedua pelaku ini.” imbuhnya,

Lebih lanjut ia mengatakan, kedua pelaku bisa dibekuk Tim Macan Bamega hanya selisih 2 hari paska adanya laporan masyarakat tersebut.

“Selisih 2 hari Tim Macan Bamega berhasil mengungkap dan menangkap kedua pelaku ini, kemudian setelah dilakukan pengembangan ternyata kurang lebih ada 8 TKP. Yaitu, 3 TKP berada di Pulau tengah, 1 TKP di Kecamatan Sigam, dan 4 TKP di Pulau laut utara.” paparnya,

Tak hanya itu, Kompol Agus R.S juga menjelaskan, sebelum beraksi mereka terlebih dahulu melakukan pengintaian situasi dan kondisi rumah yang telah dijadikan target. Kemudian setelah dirasa aman, kedua pelaku tersebut masuk dengan cara merusak pintu rumah.

“Setelah dirasa pemiliknya lengah, atau rumah dalam kondisi kosong pelaku kemudian masuk dengan cara merusak pintu rumah.” jelasnya,

Dengan adanya peristiwa tersebut, Polres Kotabaru menghimbau kepada masyarakat agar waspada ketika hendak meninggalkan rumah.

“Kedua pelaku dikenakan pasal 363 ayat ( 1 ) ke 4 dan 5 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara. Dan atas peristiwa ini, kami himbau kepada seluruh masyarakat Kotabaru supaya waspada saat meninggalkan rumah.” pungkasnya.

/Ari

Blora, Batara.news | Wakapolres Blora Polda Jawa Tengah Kompol Christian Chrisye Lolowang,SH,SIK,MH melakukan pengecekan Polsek Randublatung, Senin, (05/12/2022).

Kegiatan tersebut dilakukan untuk mengetahui kesiapsiagaan anggotanya. Dalam pengecekan kali ini Wakapolres mengecek kesiapan anggota serta memeriksa kebersihan lingkungan Kantor Mapolsek.

Wakapolres Blora mengungkapkan bahwa kegiatan pengecekan terhadap Polsek jajaran bertujuan untuk memantau langsung pelaksanaan tugas Personil. “Disamping itu dapat diketahui sejauh mana kegiatan yang telah dilaksanakan oleh masing-masing Polsek meski setiap kejadian di laporkan langsung oleh masing-masing Polsek jajaran baik melalui HT, dan telepon,” ungkap Wakapolres Blora.

Kepada anggota Polsek, Mantan Kapolsek Ngaliyan Semarang ini berpesan agar anggota selalu siap siaga baik dalam pelaksanaan tugas ataupun antisipasi terjadinya bencana alam. Apalagi saat ini musim hujan dan rawan terjadi bencana alam.

”Tingkatkan kewaspadaan anggota saat jaga dan lakukan Patroli dikawasan yang dianggap rawan. Baik rawan kejahatan ataupun rawan bencana. Ingatkan warga agar selalu siap waspada,” tandasnya.

Khusus untuk Bhabinkamtibmas, Kompol Christian berpesan agar rajin sambang ke wilayah binaan untuk mengajak warga selalu waspada terhadap bencana alam terutama warga yang tinggal di kawasan aliran sungai dan pinggiran hutan.

/Red

KOTABARU, BATARA.NEWS – Kecerdasan pria berinisial EKR (25) seketika langsung luntur setelah aksi kibulnya berhasil diungkap jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Kotabaru, Kalimantan Selatan.

Pasalnya, dengan mengaku seorang wanita yang berprofesi sebagai dokter hewan, dirinya berhasil melancarkan aksi tipunya kepada FPK (26) warga Jalan Flamboyan, Desa Semayap, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kotabaru hingga mengalami kerugian mencapai ratusan juta rupiah.

Diungkapkan Kapolres Kotabaru, melalui Kasatreskrim AKP Abdul Jalil, modus penipuan yang dilakukan oleh pelaku yaitu melakukan perkenalan melalui jejaring media sosial. Setelah berhasil menjalin komunikasi, kemudian pelaku menjanjikan akan menikah dengan korban.

“Pelaku dengan korban sebenarnya sudah saling kenal. Kemudian pelaku ini mengenalkan kawannya, yang dimana kawannya tersebut fiktif, tidak ada. Jadi si pelaku itu sendiri berpura-pura menjadi seorang wanita berinisial A dengan pekerjaan dokter hewan.” terangnya, Jumat , 2 Desember 2022.

Pekenalan antara korban dan pelaku wanita fiktif alias jadi-jadian tersebut, dijelaskan Kasatreskirim terjadi sejak bulan januari sampai november tahun 2022.

“Mereka intens komunikasi tapi tidak pernah ketemu. Kemudian korban dijanjikan akan menikah dengan pelaku dengan syarat mengirimkan sejumlah uang. Dimana uang itu dikirim dengan cara di transfer sebanyak 2 kali. Sehingga totalnya, kerugian korban yaitu Rp 361.700.000.,” jelasnya,

Dari uang hasil tipu-tipu tersebut, lanjutnya, digunakan untuk keperluan hidup pelaku dan membeli barang-barang seperti, mesin cuci, lemari rias, motor PCX, springbed, dispenser, dan Hp merk Iphone.

“Pelaku kami kenakan pasal 378 KUHP, dengan ancaman hukuman 4 tahun, karena dia dengan sengaja melakukan tindak pidana penipuan, membujuk rayu korban sehingga mentransfer sejumlah uang kepada pelaku.” Tandas Kasat.

*/Ari

Batara.news

Pati, Batara.news| Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Brimob Polri Ke-77 yang jatuh pada Senin, (1/11/2022). Eks Brimob Nusantara Polresta Pati memberikan Bantuan Sosial (Bansos) untuk masyarakat yang membutuhkan.

Acara yang digelar pada Kamis, (3/11/2022) itu juga dihadiri langsung oleh Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Juwana AKP Ali Mahmudi SH. Yang mana dalam kesempatan itu, beliau juga turut menemani Eks Brimob Nusantara Polresta Pati memberikan Bansos di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati.

Eks Brimob Nusantara Polresta Pati Gelar Bansos

Dari penjelasan Kapolsek Juwana, sasaran utama yang akan menerima Bansos tersebut adalah orang kurang mampu yang berada di desa tersebut.

“Sasarannya warga kurang mampu di Desa Gadingrejo, Kecamatan Juwana,” ucap AKP Ali Mahmudi, Kamis (3/11/2022).

Bansos tersebut berupa paket beras sebanyak 50 paket, yang mana per paketnya berisi beras seberat 5 Kilogram (Kg). Yang sebagian diserahkan di Balai Desa Gadingrejo, lalu sisanya diberikan secara door to door ke masyarakat.

“Lokasi penyerahan di Balai Desa Gadingrejo Juwana dan sisanya door to door ke rumah warga masyarakat,” singkatnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan tersebut Kapolsek Juwana ditemani oleh 5 anggotanya, yang mana dalam agenda tersebut kelima anggota itu juga ikut membantu membagikan Bansos kepada warga.

Tak ketinggalan Kepala Desa (Kades) Gadingrejo beserta perangkanya juga ikut berpartisipasi, yang mana dirinya merespon positif apa yang dilakukan oleh Eks Brimob Nusantara Polresta Pati tersebut.

/Dwi/fan

Batara.news

Jakarta – Polri menerbitkan surat telegram berkaitan dengan antisipasi, penanganan, hingga pencegahan terjadinya banjir dan bencana alam, menyusul adanya peningkatan curah hujan di seluruh wilayah Indonesia.

Penanganan banjir dan bencana alam tersebut tertuang dalam surat telegram Nomor:STR/760/X/OPS.2./2022 tanggal 12 Oktober 2022, yang ditandatangani oleh Asops Kapolri Irjen Agung Setya.

‘Dalam rangka antisipasi secara dini dan guna mengurangi dampak akibat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung, dan lain-lain. Sebagai akibat anomali cuaca, tingginya curah hujan yang terjadi di sebagian besar wilayah Indonesia,” tulis telegram tersebut.

Dalam telegram tersebut juga disebutkan arahan kepada seluruh Polda jajaran dalam mengantisipasi banjir hingga bencana alam tersebut. Diantaranya, melakukan koordinasi dengan BPBD setempat untuk memitigasi dalam rangka mengurangi dampak akibat bencana baik terhadap manusia, harta benda maupun fasilitas umum.

Kemudian, lakukan pengecekan kesiapsiagaan personel dan perlengkapan penanggulangan bencana secara terpadu dengan instansi terkait agar sewaktu-waktu siap dan mudah digerakan.

Lalu, mendirikan posko penanganan banjir di Polres, Polsek yang wilayahnya rawan terjadi bencana banjir. Lengkapi dengan peralatan SAR yang siap seperti perahu karet, genset, lampu darurat, senter dan lainnya.

Sosialisasikan dan sebarkan nomor darurat kepada masyarakat yang rawan terdampak bencana. Pasang tanda petunjuk menuju titik kumpul maupun jalur evakuasi yang tempat yang lebih aman sewaktu terjadinya bencana.

Pada wilayah rawan bencana, personel diminta sinergi dengan seluruh stakeholder untuk mendirikan posko penanganan secara terpadu, pengungsian yang memadai, dan dapur umum.

Para Kapolres dan Kapolsek diinstruksikan untuk turun langsung ke lapangan untuk mengendalikan arus lalu lintas, mengatur, menangani kemacetan lalin akibat banjir atau genangan di jalan akibat hujan deras.

Jajaran juga diminta untuk menempatkan personel Polri di lokasi-lokasi ruas jalan yang tergenang banjir dan memasang rambu untuk arahkan warga mengambil jalur alternatif yang aman.

/Red

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.