Batara News

Batara.news

Rembang, Batara News| Program BPNT atau Bantuan Pangan Non Tunai di Kabupaten Rembang di sinyalir mulai carut marut atau tidak sesuai dengan Pedum didapati saat team monitoring dari Gabungan media Rembang yakni , Patriotindonesia.id , Batara.News , Mondes dan Unews , telah melakukan monitoring E warong atau program BPNT di wilayah kecamatan Sluke yang ternyata hampir seluruh E warong dalam melakukan penyaluran tidak sesuai dengan Pedum atau bahan komoditinya di luar Pedum .

Jika keadaan ini di biarkan tanpa adanya tindakan tegas, maka di kawatirkan akan terjadi kerancuan atau tidak sesuai dengan aturan permensos.

Bukti dugaan tidak sesuai dengan pedum terlihat dari nota belanja KPM yakni di antaranya mie instan dan minyak goreng .

Tim monitoring gabungan Media Rembang juga menemukan banyaknya dugaan pelanggaran , yakni pengumpulan dan penumpukan KKS / ATM terlihat antara tanggal struk transaksi dengan nota belanja KPM yang berselang waktu cukup lama hingga berhari – hari .

Tim gabungan Media Rembang juga sudah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Dinsos PPKB kabupaten Rembang , Bank BNI selalu Bank Himbara dan Sekda selaku Tikor tingkat Kabupaten,

Namun hingga sampai saat ini belum adanya edukasi atau teguran pada E warong di Kecamatan Sluke tertebut .
Padahal saat tim Gabungan Media menanyakan kepada Kadin DINSOS PPKB kabupaten Rembang Subhan, Ia menyampaikan ,” bahwa pihaknya akan segera melalukan evaluasi dan pembinaan terhadap para e warong agar dalam penyaluran BPNT sesuai dengan Pedum dan Regulasi yang telah di atur oleh Kemensos atau Permensos,”ujarnya.

Ketua Lembaga Aliansi Indonesia Kabupaten Rembang Rahmad Hidayat S.Sos SH saat di mintai komentarnya terkait isu ini, bahwa ia juga membenarkan akan hal rersebut,” Memang banyak aduan terkait hal tersebut, dan sampai saat ini pun belum adanya tindakan, artinya pihak DINSOS PPKB atau Camat selaku Tikor tingkat kecamatan terkesan ada pembiaran,” tandasnya.

Surat pemberitahuan gabungan media Rembang ke DINSOS PPKB kabupaten Rembang di layangkan pada tanggal 12 – 9 -2022 dan ke Camat Sluke pada tanggal 15 – 9 -2022, tapi hingga saat ini belum ada tindakan yang dilakukan .

/moel/Sfdn

Batata.news

Pati,Batara.news |Kos Kontrakan terbakar, memakan korban 2 balita meninggal dunia, diduga peristiwa di sebabkan dari obat nyamuk bakar dan kelalaian orang tua.

Peristiwa terjadi di dukuh Jambean Desa Sidokerto kecamatan Pati, Sabtu sekitar pukul 07:00 WIB (24/9/2022), menurut keterangan laporan dari Polsek Pati.

Saksi Lulus Samudro Yuniartanto yang pertama kali mengetahui peristiwa itu, ia melihat kobaran api kemudian meminta tolong kepada Teguh Priyono untuk mengajak warga memadamkan api, warga setempat bergegas ramai-ramai memadamkan kobaran api.

Kebakaran di desa Sidokerto Pati

Usai api padam warga baru mengetahui jika didalam kamar yang terbakar ada kedua anak balita di dalamnya, dan pintu kamar dalam keadaan terkunci.

Sementara saat kejadian kedua orang tua Balita tersebut tidak ada di rumah sang ayah masih kerja di pabrik kertas di wilayah Kudus, dan sang ibu baru mengantarkan anaknya yang sekolah di SD 03 Sidokerto.

Di duga kuat pemicu kebakaran yang menelan. Korban jiwa bermula dari obat nyamuk bakar yang berdekatan dengan kasur Kapuk, sehingga mudah terbakar.

Korban kebakaran mengalami kerugian materil jutaan rupiah dan 2 nyawa balita yang tak dapat diselamatkan, sementara korban meninggal di lakukan evakuasi dan di bawa ke RSU Soewondo Pati untuk dilakukan penyelidikan jauh lebih jelas oleh pihak kepolisian.

/Nur/Dw

Batara.news

Pati, Batara.news | Warga masyarakat Deso Sukoharjo, Kecamatan Wedarijaksa, Kabupaten Pati, Jawa Tengah di gemparkan isu rumah dengan bahan Kayu Jati baru, mencapai harga hingga ratusan juta rupiah.

Desas desus terkait hebohnya warga di tempat tongkrongan Desa setempat khususnya RT 01/05, bangunan Joglo tersebut memang menggunakan kayu baru dan di movilek, bangunan itu berdiri tanpa genteng sudah berdiri sekitar 4 bulan lalu.

Diduga memang sengaja dibiarkan begitu saja, agar terkena panas dan hujan supaya kayu itu menjadi seperti kayu sudah lama dan seperti kayu tua.

Melihat itu, Eni warga RT setempat menangapi soal joglo itu, menyatakan, tidak tau menahu akan hal itu, yang mendirikan adalah seorang pengrajin dan dia juga pendatang.

“Mengenai joglo baru itu disinyalir harganya juga mencapai hingga ratusan juta rupiah,” ungkapnya singkat.

Selanjutnya, Tim investigasi akan koordinasi dengan kantor kehutanan Pati (polhut) dan Polres Pati untuk mendapatkan informasi lebih lanjut, sedangkan kayu jati tersebut sudah menjadi balokan 25 centimeter persegi dengan panjang sekitar 4 meter. kayu itu semestinya dengan besaran sekitar lilitan 220 cm.

Padahal kayu sebesar itu sangatlah langka dan jarang yang mempunyai pada saat sekarang ini.

Jadi kayu tersebut dapat disimpulkan kayu dengan dugaan ilegal, diharapkan aparat segera melakukan penindakan, sesuai dengan peraturan perundang-undangan tentang kehutanan yang berlaku.

/Red

Batara.news

Pati, Batara.news | Sempat menjadi Perseteruan masalah Hutang inisial TTK kepala sekolah TK Bayangkari dengan WL staf SMPN-6 Pati, kini kedua belah pihak memilih penyelesaian secara baik-baik.

Sebelumnya WL sempat membuat laporan di kepolisian polres Pati dalam upaya mencari kebenaran, namun pada ahirnya dari Dinas Pendidikan memberikan ruang mediasi sehingga kedua belah pihak dapat menemukan penyelesaian yang pas diantara kedua belah pihak.

TTK yang sebelumnya terkesan menghindar dari permasalahan kini lebih koperaktif dalam menyikapi permasalahanya, ” kemarin hanya ada mis saja dan keadaan saya lagi sakit jadi wajar saja kalau saya gak sempat menyelesaikan masalah saya, dan untuk sekarang ini permasalahan saya dengan WL sudah selesai tidak ada masalah lagi,” ucap TTK. Jum’at (23/9/2022) saat di wawancarai di ruang kerjanya bersama WL.

Maslah Guru Inisial TTK dan WL Berakhir Saling Memaafkan

Menurut WL sendiri permasalahan ini memang sudah clear, selesai semua bahkan ia juga sudah mencabut laporannya di Kepolisian Polres Pati.


” Kami sudah saling memaafkan dan jelas sudah tidak ada masalah lagi di antara kami, dan kami bisa mengambil hikmah baiknya atas kejadian sebelumnya,” Ucap WL di tempat yang sama.

Dalam poin permasalahan kedua belah pihak sudah tidak ada lagi perselisihan yang menjadikan selisih faham lagi, antara TTK dan WL dapat saling memaafkan tanpa adanya paksaan dari pihak ketiga.

/Red

Batara.news

Rembang, Batara.News| Smart city atau kota cerdas merupakan sebuah konsep yang memanfaatkan teknologi informasi untuk mengintegrasikan seluruh infrastruktur dan pelayanan dari pemerintah kepada warga masyarakat.

Oleh karena itu diperlukan dukungan dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam penerapannya.

Hal itu dikatakan Bupati Rembang H. Abdul Hafidz saat kegiatan penandatanganan komitmen bersama menuju smart city di ruang audio visual komplek Museum R.A. Kartini, Kamis (22/9/2022).

Bupati Hafidz mengibaratkan smart city ini seperti ada terminal dan bus yang harus ada penumpangnya, sehingga akan mendapatkan manfaat maksimal.

Harus ada update data dari OPD setiap waktu jika ada perubahan. Terkait hal itu tentu harus ada komitmen dari seluruh OPD.

“Setiap hari harusnya update data, aplikasi ayang ada harus terisi kalau tidak percuma saja. Maka ini butuh komitmen kita semua agar Rembang ini jadi kota yang cerdas, ” tuturnya.

Diakuinya smart city di Rembang masih belum sempurna. Namun dari segi teknis sudah berjalan, sejumlah program dari berbagai OPD juga telah berbasis online yang memudahkan masyarakat dalam mengaksesnya.

“Yang terpenting semangat kita untuk lebih maju dari pada kemarin. Kita buktikan hari ini donkominfo sudah menyiapkan rencana konsep , infrastruktur juga sudah ada meskipun belum sempurna, cctv sudah ada di tempat strategis.”

Sementara itu Drs. Prapto Raharjo, M.H. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang menyampaikan bahwa acara Penandatanganan Komitmen Bersama menuju Smart City ini merupakan tindak lanjut dari bimbingan teknis yang dilaksanakan oleh Pemkab dan Kementrian Kominfo atau tahap ke 4.

Tujuan penandatanganan komitmen bersama dari seluruh OPD yaitu membangun sinkronisasi sinergitas antara perencanaan dan pengembangan smart city tingkat daerah.

“Selanjutnya menyediakan landasan materi dan implementasi praktis rencana pengembangan daerah berdasarkan konsep smart city. Mendorong proses pengembangan smart city yang efektif, efisien, inklusif dan partisipatif serta berkelanjutan dan sistematis, ” imbuhnya.

Dari empat tahap bimtek tersebut menghasilkan buku masterplan smart city Kabupaten Rembang. Buku itu menjadi pedoman pengembangan kota cerdas berdasarkan enam dimensi smart city.

Prapto menyebutkan hasil dari enam dimensi itu yakni Smart Governance berupa Rembang Gemilang Mobile sebuah aplikasi pelayanan publik mengenai kesehatan, pariwisata, CCTV, infrastruktur; dan Mantan Terindah aplikasi pencatatan pernikahan terintegrasi.

Smart Branding seperti event pariwisata, Enjoy Rembang, aplikasi pemandu wisata berbasis android. Smart Economy : Pasti Marem (Pasar Tani), Istri Mantap (Industri Rumahan Mandiri dan Tanggap). Smart Living : Telponi (Temokno, Laporno, Openi, inovasi menekan angka kematian ibu dan bayi).

Selanjutnya Smart Society : Destana (Pembentukan Desa Tangguh Bencana) dan Kota Kawis (Konseling nasehat perkawinan dan dispensasi nikah), Smart Environment: Bang Joger (Peningkatan Ruang Terbuka Hijau dengan Rembang Ijo Seger) dan Gareng Mesem (Gerakan Rembang Mengelola Sampah).


/Joko m/ syaifudin

Batara.news

Pati,Batara.news| Nasib naas Seorang karyawan jasa pemasangan kabel Wifi dari salah satu provider ternama, harus meregang nyawa akibat tersengat aliran listrik saat hendak memasang kabel wifi di daerah Desa Baleadi, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati pada, Kamis (22/9/2022).

Kejadian naas tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 pagi. Dan diketahui korban tersebut bernama Yogi Wiliem Alkarim bin subagyo (35), warga Lebak Wetan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati.

Menurut penuturan Kepala Polisi Sektor (Polsek) Sukolilo Pati, Akp Sahlan. Korban saat memasang kabel wifi tersenggol aliran listrik milik PLN di sebelahnya.

” Akan tetapi untuk kejelasan lebih lanjut, kami belum bisa memastikan, karena saat ini masih dilakukan otopsi di RS Kayen, ” ucap Akp Sahlan saat dihubungi melalui sambungan telepon, Kamis (22/9/2022) petang.

Kendati demikian dirinya menjelaskan, dugaan terbesar saat ini adalah murni kecelakaan kerja, yang dipicu karena sengatan arus listrik yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

” Intinya dugaan terbesar saat ini memang murni kecelakaan kerja dari sengatan arus listrik, ” jelasnya.

Dalam keterangannya, Kapolsek Sukolilo melanjutkan, jika keluarga korban tidak bersedia untuk dilakukan otopsi mayat dan hanya memperbolehkan visum.

Sebagai informasi. Hingga saat ini pihak kepolisian telah melakukan olah TKP guna pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut.

/Nur/RD

Batara.news

Pati, Batara.news | Di tuduh keluarkan rekomendasi surat bodong, kepala Desa Gajahmati kecamatan Pati berikan sanggahan Hak jawab kebenaranya secara terbuka di kantor balai Desanya atas tuduhan yang mencoreng nama baiknya.

Kamis (22/9/2022) Kades Desa Gajahmati Sri Lestari, mengadakan Presrilis atas tuduhan ia membuat rekomendasi surat bodong yang di keluarkan ya guna membeli solar bersubsidi di salah satu SPBU Pati untuk kebutuhan masyarakatnya,

Menurutnya, hal seperti itu sudah cukup jelas adanya, dan itupun jelas ada tandatangannya serta stempel Desa, otomatis surat itu asli dan dapat di pertanggung jawabkan keabsahannya.

” Saya sudah sangat di rugikan atas berita sepihak, dari salah satu media yang memberitakan sepihak tanpa konfirmasi ke saya dan tidak mau mencari kebenaranya terlebih dulu,” ucap Sri Lestari.

Aula balai desa gajahmati

Disi lain puluhan kepala Desa wilayah Pati yang turut hadir dalam acara Hak jawab terkait pemberitaan yang menjastis secara sepihak kepala Desa Gajahmati, keseluruhan sepakat membenarkan kepala Desa Gajahmati dan jelas itu tidak dapat di katakan surat Bodong.

Hal senada juga di sampaikan oleh Camat Kabupaten Pati, Didik Rosdiartono menjelaskan usai acara tersebut,
” Menurut saya itu sudah sewajarnya kepala desa memberikan surat rekomendasi untuk pembelian solar bersubsidi, dan itu jelas sudah ada tanda tangan dan stempel Desa jadi positif dapat di pertanggung jawabkan”, ucap Didik Rosdiartono.

Bahkan seluruh kepala Desa yang ikut hadir dalam acara ini mengakui semuanya sudah pernah merekomendasikan surat rujukan untuk masyarakatnya masing-masing, guna membeli BBM jenis solar bersubsidi di SPBU untuk kebutuhan masyarakatnya. Imbuh Camat Pati.

Sementara media terkait yang sudah memberitakan adanya Surat Bodong yang di terbitkan oleh kepala Desa Gajahmati, belum meminta hak jawab kepada Kades Gajahmati.

/Red

Batara.news

Rembang, Batara.News| Danramil 03/Sulang Kodim 0720/Rembang Lettu Kav Suparyanto menghadiri kegiatan penetapan bakal calon kepala desa Pedak, Kec. Sulang Kab. Rembang, Rabu Malam (21/09/22).

Kegiatan penetapan dan pengundian nomor urut calon Kades tersebut dihadiri Camat Sulang Bp. Ika Himawan Afandi,.S.TP.M.M, Danramil 03/Sulang Lettu Kav Suparyanto Kabid P3B Kab. Rembang Bapak Norwanto, Ketua BPD beserta anggota, Ketua Panitia Pilkades bapak Ismail dan anggota, Kadus dan RT, tokoh masyarakat, tokoh agama serta kedua bakal calon kepala desa Pedak.

Dari hasil pengundian nomor urut ditetapkan bakal calon Kades Desa Pedak sebanyak 2 orang yaitu nomor urut 01 Siti Khairul Mutmainah dan nomor urut 02 Bapak Nasuka
Kabid P3B Kab. Rembang , Norwanto mengatakan, rapat penetapan bakal calon Kades serta pengundian nomor urut Pilkades ini sangat penting untuk pelaksanaan Pilkades nanti.

“Dengan pengundian nomor urut ini, warga desa bebas memilih calon Kades sesuai dengan nomor urut yang telah ditetapkan, sehingga warga jelas akan pilihannya dan tidak terjadi kesalahan dalam pencetakan surat suara,” jelasnya.
Menghimbauan kepada calon kepala desa dan team suksesnya untuk saling menghormati dan mentaati tata tertib yang sudah di sampaikan panitia pemilihan Kades, tutupnya.

Sementara itu, Lettu Kav Suparyanto selaku Danramil Sulang memberikan pesan dan himbauan kepada calon Kepala Desa dan para pendukungnya agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban secara bersama-sama pada kegiatan pemilihan nanti sehingga suasana aman dan kondusif dapat terwujud.

“Saya minta untuk para calon Kades dan pendukungnya agar ikut menjaga situasi keamanan selama jalannya proses tahapan Pilkades yang kondusif. Tidak ada yang melanggar aturan perundang-undangan tentang Pilkades,” ujar Lettu Suparyanto.

“Para calon Kades juga harus siap menang tapi juga harus siap kalah,” pungkasnya. (Pendim 0720/Rembang).

Pewarta (Moel/Syaefudin).

Batara.news

Pati Batara.news | Sopir ambulan Puskesmas Sukolilo 1, berinisial AF diduga memanfaatkan fasilitas unit ambulan memungut bayaran dari pasien BPJS ,untuk keuntungan pribadi, dinilai oknum sopir tersebut dapat memperburuk citra Instansi kesehatan di Kabupaten Pati.

Menurut data yang dihimpun oleh awak media melalui sambungan telepon, Rabu (21/9/2022). Narasumber dari wilayah Sukolilo yang enggan disebutkan namanya menjelaskan, terkait prihal sang sopir ambulan yang sering kali meminta bayaran fasilitas jasa transport saat mengantar pasien khususnya pasien BPJS. Padahal, seharusnya itu tidak di perbolehkan.

Puskesmas Sukolilo 1
Gambar Puskesmas Sukolilo 1



” Ya memang sepertinya itu sudah sering terjadi, inisial AF meminta bayaran meskipun Pasian BPJS,” ucap Narasumber.

Di sisi lain, untuk menepis kebenaranya redaksi Batara.news mengkonfirmasi adanya kabar tersebut, melalui sambungan telepon kepada Kepala Puskesmas Sukolilo 1, Edi Siswanto.

Pihaknya menyanggah adanya kabar tersebut,
Menurut Edi Siswanto hal itu tidak pernah ada.

Bahkan ia sudah sering mengingatkan sopir ambulan di Puskesmas Sukolilo 1, untuk tidak menarik upah kepada pasien.

” Saya sudah seringkali mengimbau kepada sopir ambulan untuk tidak memungut bayaran jasa ambulan karena memang tidak di perbolehkan, khususnya pasien BPJS,” terang Edi Siswanto.

Sementara menurut Narasumber adanya oknum Sopir Ambulan Puskesmas Sukolilo 1, masih yakin jelas adanya dugaan itu.

Ia berdalih dengan dasar banyaknya orang yang sering kali memperbincangkan oknum sopir ambulan inisial AF yang diduga melakukan pungutan liar.

/Red

Batara.news

Rembang, Batara.News| Panitia Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Karas Kepoh Kecamatan Pancur Kabupaten Rembang, menyelenggarakan Rapat Pengundian nomor urut beserta Deklarasi damai bagi calon Kepala Desa, pada hari Rabu (21/09/2022).

Proses pengundian nomor urut yang di lakukan oleh Surikno S. Pd.SD selaku Ketua Panitia Pilkades Desa Karas Kepoh, berjalan sesuai dengan mekanisme dan prosedur.

Kegiatan pada tahapan Pengundian nomor urut beserta deklarasi damai bagi calon Kepala Desa tersebut di hadiri oleh Kepala Kecamatan Pancur Sukisno S.Sos, Kapolsek Pancur Iptu Ali Nur Khamid, serta Danramil Koramil 07/Pancur Kapt Inf Wardiyana, Kepala Desa (Pj ) Ibu Mariyani S.Pd, BPD (Pengawas Pilkades),segenap Panitia, Perangkat Desa serta Tokoh masyarakat dan Tokoh agama.

Camat Pancur Sukisno S.Sos dalam sambutannya mengatakan bahwa, ”Siapapun yang terpilih nanti, janganlah jabatan kepala desa dijadikan ladang bisnis dan siapapun yang terpilih selalu bersinergi serta bisa bekerjasama antara pemerintah desa, dengan BPD dan lembaga lainya guna untuk mewujudkan Desa Karas Kepoh yang lebih baik dan bermartabat,”ujarnya.

Sementara itu kapolsek Iptu Ali Nur mukhid menghimbau agar pilkades ini bisa berjalan dengan aman, nyaman, damai dan apa yg diharapkan bisa mendapat amanah karena siapapun yg terpilih diharapkan bisa memajukan Desa Karas Kepoh,” ungkapnya.

Senada dengan Danramil Koramil 07/Pancur Kapt inf Wardiyana dalam sambutannya menyampaikan bahwa,“Tahapan dalam Pilkades Desa Karas Kepoh ini sudah berjalan sesuai prosedur, dan kami minta kepada para calon kepala desa untuk saling menjaga keamanan agar proses pilkades tetap aman dan kondusif, mari kita jadikan Pilkades ini, sebagai ajang pemilihan putra terbaik desa,”terangnya.

Dan acara selanjutnya dilanjutkan pengundian nomor urut calon kepala Desa, setelah diadakan pengundian nama calon kepala desa Sihabudin mendapat nomor urut 1, sedangkan nama calon kepala desa Sholikati mendapatkan nomor urut 2.

Kemudian acara di lanjutkan dengan Penandatanganan Fakta integritas,
Tata tertib berkampanye kedua calon kades.

/moel/ syaifudin

Batara.News

Tegal, Batara.news | Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., disela-sela kesibukannya melaksanakan tugasnya, sempatkan diri blusukan ke satuan bawah Koramil-Koramil terpencil yang berada di lembah Gunung Slamet. Selasa (20/9/2022).

Koramil-Koramil tersebut, diantaranya Koramil-20/Bojong dan Koramil-19/Bumijawa wilayah Kodim 0712/Tegal dan Korami-10/Sirampog wilayah Kodim 0713/Brebes.

Dalam blusukannya, Danrem mengatakan, kunjungan yang dilakukannya ini dalam rangka untuk melihat sejauh mana kondisi prajurit-prajurit kita yang bertugas didaerah terpencil ini, selain itu sejauh mana kondisi satuan dalam hal ini Koramil dalam melaksanakan tugas kewilayahannya.

Dikatakan, ibarat seorang bapak menengok anaknya yang jauh dari keramaian, kita ingin mengetahui kondisinya secara langsung dan juga menyambung silaturahmi bersama prajurit-prajurit yang bertugas menjaga masyarakat di wilayah terpencil ini.

Pada kesempatan tersebut dalam blusukannya, Danrem 071/Wk menyampaikan beberapa arahan dan kebijakan baik dari komando atas maupun kebijakan Danrem 071/Wijayakusuma.

Danrem mengatakan bahwa data-data yang ada di kantor Koramil agar diperbaharui sesuai kondisi nyata yang ada diwilayah pada masa sekarang, terutama tentang peta jarak jaring teritorialnya. Peta tersebut tidak hanya diperbaharui saja, akan tetapi juga harus dapatnya dimengerti dan diketahui karakteristik masyarakat baik kondisi geo, demo, konsos wilayah binaannya. Hal ini guna mengetahui apabila terjadi hal menonjol diwilayah binaannya dapat segera di deteksi dan dicegah secara dini.

Selain hal tersebut, Danrem 071/Wijatakysuma menekankan agar prajurit selalu menjaga kebersihan lingkungan kantor maupun dilingkungan rumah masing-masing, serta kesehatannya dengan selalu menerapkan pola hidup sehat, berolahraga, asupan makan dan kondisi fisik.

“Kebersihan harus selalu tertanam dalam diri setiap prajurit Wijayakusuma. Jadikan kebersihan sebagai budaya, lakukan hal ini karena kebersihan sebagian dari iman dan kebersihan pangkal kesehatan. Dengan melakukan ini, sebagai upaya sosialisasi kepada masyarakat”, terangnya.

Dikatakan, selain mengecek secara langsung kondisi dan situasi pangkalan juga untuk mengetahui sejauh mana kebijakan pimpinan telah dilaksanakan atau belum disatuan bawah.

Mantan Dansat-81/Gultor Kopassus ini, juga menyampaikan beberapa kebijakan komando atas diantaranya, agar segenap prajurit untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan dengan memanfaatkan lahan yang dimiliki serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat dengan melaksanakan kegiatan yang melibatkan masyarakat. Mendukung pelaksanaan kegiatan di masyarakat terutama tentang Stunting, Vaksinasi dan pencegahan penyakit mulut dan kuku pada hewan dilingkungan masyarakatnya. Menghindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan tidak terpuji demi menjaga nama baik diri, keluarga, satuan dan TNI. Serta bijak bermedia sosial dan jangan terpancing oleh isu-isu yang menyesatkan serta jangan berkomentar tentang hal-hal negatif karena hal ini akan dapat merugikan.

Danrem juga menghimbau kepada prajurit yang bertugas di wilayah terpencil dan jauh dengan keluarga, agar selalu menjalin komunikasi dengan keluarganya, dan menjalin komunikasi bersama segenap komponen dan elemen masyarakatnya.

“Sebagai aparat kewilayahan, Danramil dan Babinsa harus tahu dan paham betul tentang situasi dan kondisi wilayah binaanya. Babinsa harus peka dan tanggap terhadap situasi yang menonjol di wilayahnya, bila terjadi hal menonjol lakukan deteksi dini, cegah dini dan lapor cepat. Bina mitra karib untuk mencari dan mendapatkan informasi di wilayahnya dalam rangka mencapai keberhasilan tugas pokok,” tegas Danrem.

“Kedatangan saya disini, sebagai wujud komunikasi antara pimpinan dan bawahan di wilayah. Sebagai wahana meningkatkan dan mempererat soliditas dan solidaritas satuan serta kebersamaan pimpinan dengan yang dipimpin”, katanya.

“Jaga soliditas, kebersamaan dan solidaritas serta saling melindungi dalam kebaikan dan saling mengamankan satu sama lain dan laksanakan prosedur tetap yang dikeluarkan satuan maupun komando atas dalam setiap mengambil suatu keputusan dan sesuai rantai komando,” pungkasnya.

/Red

Batara.news

Bandung, Batara.news| Pemeriksaan Dengan Tujuan Tertentu (PDTT) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia (RI) yang dipimpin oleh Bapak Sudarmono Sulistyadi, S.E., Ak. selaku Pengendali Teknis Pemeriksaan BPK RI, melaksanakan pengawasan dan pemeriksaan (Wasrik) untuk Tahun Anggaran 2022 di Koharmatau. Rabu (21/9/2022).

Dalam sambutan Komandan Koharmatau Marsda TNI Eddy Supriyono, S.E., M.M. yang dibacakan Wadan Koharmatau Marsma TNI Joseph Rizki Prabowo, S.T.,M.I.Pol., mengatakan Tim Pemeriksa dari BPK RI akan melaksanakan tugas pemeriksaan di Koharmatau hingga 22 September 2022 mendatang.

Kegiatan pemeriksaan yang dilaksanakan oleh tim BPK RI ini merupakan unsur kontrol dalam pelaksanaan tugas-tugas, agar sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Kata Marsda Eddy Supriyono di Ruang Rapat Basjir Soerya Makoharmatau Bandung.

Diharapkan lanjut Dankoharmatau, dari hasil Wasrik PDTT ini, Tim BPK RI dapat memberikan feed back untuk kemajuan organisasi Koharmatau, yang menyangkut tertib administrasi maupun sistem birokrasi.

Saya percaya, Tim BPK RI bukan mencari kesalahan, namun memberikan koreksi positif dan konstruktif, agar kinerja Koharmatau dan satuan jajaran dapat lebih berkualitas dan akuntabel, ujarnya. (Pen Koharmatau).

/Red

Batara.news

Rembang, Batara.News| Pemerintah Kabupaten Rembang dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rembang menyetujui perubahan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Kabupaten Rembang tahun anggaran 2022. Persetujuan Perubahan KUA/PPAS 2022 tersebut selanjutnya disahkan oleh DPRD. Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Rembang tentang persetujuan Rancangan Perubahan KUA/PPAS tahun anggaran 2022 di Ruang Sidang paripurna, Senin (19/9/2022).

Ketua DPRD Rembang Supadi menyampaikan anggota DPRD anggota yang hadir dalam rapat paripurna sudah memenuhi kuorum. Anggota yang hadir dalam rapat paripurna tentang persetujuan Rancangan Perubahan KUA/PPAS tahun anggaran 2022 sebanyak 25 orang.

“Adapun kelangsungan rapat paripurna sesuai peraturan tata tertib bahwa rapat paripurna dinyatakan memenuhi kuorum apabila dihadiri oleh paling sedikit 1/2 dari jumlah anggota DPRD, ” tuturnya.

Sekretaris Badan Anggaran DPRD Rembang, Nur Purnomo Mukdiwidodo mengatakan dalam pengesahan tersebut pendapatan daerah dan belanja daerah di Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) induk 2022 dibanding KUA PPAS mengalami penambahan sebesar Rp 400 juta.

“Pendapatan daerah pada APBD induk sebesar Rp 1.874.516.280 pada pembahasan KUA PPAS menjadi Rp 1.905.531.081.903. Sedangkan belanja daerah pada APBD induk 2022 sebesar Rp 2.203.102.306.051 di pembahasan KUA PPAS menjadi Rp 2.232.003.097.934,56,” imbuhnya.

Sekretaris DPRD Rembang tersebut menjelaskan di penyusunan KUA PPAS tahun anggaran 2022 itu terdapat defisit Rp 326,4 miliar ditutup dengan pembiayaan daerah Rp 383,3 milyar.

Nur Purnomo mengungkapkan dalam penetapan KUA PPAS, DPRD Rembang merekomendasikan kepada Inspektorat agar melakukan pemeriksaan terhadap desa-desa yang akan menjalankan proses pemilihan kepala desa dan memastikan temuan pemeriksaan sudah ditindaklanjuti sebelum masa berakhirnya kepala desa.

Rapat paripurna ditutup dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Ketua DPRD Supadi dengan Bupati Rembang, Abdul Hafidz.


/Syfdn/moel

Batara.news

Rembang, Batara.News| Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang menemui Bupati Abdul Hafidz Senin (19/9/2022). Mereka berbincang banyak hal tentang pendidikan di ruang Bupati kurang lebih 30 menit.

Cholid Suyono , Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Rembang menyampaikan di dalam tadi mereka berdiskusi tentang peranan Dewan Pendidikan ke depan. Dimana tantangan dunia pendidikan ke depan akan semakin komplek.

Suyono menambahkan untuk menopang pergerakan Dewan pendidikan, diperlukan dukungan anggaran . Anggaran tersebut bisa berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) seperti di sejumlah Kabupaten Kota wilayah Solo Raya.

“Di Kabupaten – kabupaten lain , solo raya misalnya itu ada namanya Dana operasional dewan pendidikan. Dana itu dikelola bersama di dinas pendidikan, atau terserah bupati ditempatkan dimana,” ungkapnya.

Dana operasional itu nantinya diberikan setiap bulan. Besarannya tak terlalu besar, pada kisaran Rp.5 juta sampai Rp.10 juta.

Harapkan Peranan Dewan Pendidikan Lebih Baik Untuk Kabupaten Rembang

“Organisasi ini bisa berjalan maksimal perlu ada staf yang membantu dalam pengelolaan administrasi. Nah staf ini perlu anggaran honor, anggaran kantor dan lain sebagainya, untuk itu kami memohon kepada pak Bupati ada anggaran operasional untuk dewan pendidikan di ke depannya, ” terangnya.

Selama ini Dewan Pendidikan menggunakan dana pribadi untuk kegiatan- kegiatan mereka. Terlebih dalam beberapa kesempatan Dewan Pendidikan Kabupaten menghadiri undangan di luar kota.

Dewan pendidikan sendiri terdiri atas 11 orang , mereka memiliki kepedulian terhadap dunia pendidikan. Mereka bertugas membantu Dinas Pendidikan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten.

Seperti dalam waktu dekat ini akan menggelar Forum Group Discussion (FGD) untuk para guru dan pengelola pendidikan kaitannya dengan implementasi kurikulum Merdeka.

Terkait hal tersebut di atas, Bupati menyambut baik usulan adanya dana operasional Dewan Pendidikan. Jika tidak memungkinkan pada tahun 2023 , maka dana operasional

“Bupati sangat mendukung , peduli dan terbuka , siap berdiskusi. Untuk fasilitasi anggaran kalau bisa 2023, kalau tidak bisa 2024, ” tandasnya.


/Syfdn/Moel

Batara.news

Pati,Batara.News | Kepala Sekolah SMPN-2 Tayu Pilih Bungkam Adanya Dugaan Pungli, Entah mengapa Kepala Sekolah SMPN-2 Tayu tiba-tiba memilih bungkam enggan memberikan kejelasan lagi terkait Dugaan Pungli di Sekolah SMPN-2 Tayu.

Fajar Setyo N Kepala Sekolah SMPN-2 Tayu, terhitung sejak tanggal 13/9/2022 memilih bungkam kepada awak media tanpa memberikan keterangan hak jawab, sikap Kepala Sekolah tersebut meninggalkan tanda tanya kepada publik tidak adanya keterbukaan informasi yang di lakukan oleh Fajar Setyo N Kepala Sekolah SMPN-2 Tayu.

Terpisah, Dinas Pendidikan Pati sampai hari ini belum ada upaya maksimal dalam menindak lanjuti adanya dugaan Pungli tersebut di sekolahan SMPN-2 Tayu, ternyata hanya menanyakan benar ada atau tidak dugaan pungli sebatas itu saja.


Melalui kasi Sarpras SMP Dinas Pendidikan Fauzin, juga tidak berani untuk memberi tanggapan kepada awak media saat di wawancarai di kantornya, 14/9/2022 , ” lebih baik sama Pak kepala Dinas Saja mas,, yang lebih punya kewenangan, takutnya salah ngomong ” ujar Fauzin.

Hingga sampai hari ini berita di terbitkan, kepala dinas belum memberikan tanggapan secara jelas dengan terkait adanya Dugaan Pungli di SMPN-2 Tayu. Dengan alasan awak media sangat kesulitan meminta waktu konfirmasi lewat telefon maupun secara tatap muka dengan Kepala Dinas Pendidikan Pati, sebelumnya awak media sudah meminta jadwal berkali-kali untuk dapat wawancara secara langsung dengan Kepala Dinas Pendidikan Pati, namun tak pernah di berikan jadwal secara pasti, justru terkesan selalu menghindar dan lempar bola.

Terhitung kurang lebih hampir 3 Minggu pihak Dinas Pendidikan Pati sudah mengetahui adanya Dugaan Pungli di sekolah SMPN-2 Tayu, Namun sampai saat ini tak ada upaya maksimal dari Dinas Pendidikan Pati melakukan Kontrol, atau mengungkap kebenaranya, meskipun awak media sudah siap membantu pembuktian dengan data dan bukti yang telah di himpun oleh awak media, namun aneh Dinas pendidikan Pati seolah enggan bergerak dan terkesan melindungi adanya Dugaan Pungli.

/Red

Batara.news

Banyumas,Batara.news| Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Widi Prasetijono melalui amanat tertulisnya yang dibacakan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., selaku Inspektur Upacara pada Upacara Bendera 17 an bulan September Tahun 2022, mengajak segenap prajurit dan PNS jajaran Kodam IV/Diponegoro untuk mendukung program pemerintah dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan, Senin (19/9/2022) di Lapangan Upacara Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Disamping itu, untuk meningkatkan kemanunggalan TNI dan rakyat dengan melaksanakan karya bakti dengan melibatkan masyarakatnya.

Ajakan Pangdam tersebut, sesuai arahan dan kebijakan komando atas dalam hal ini Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurahman, S.E., agar satuan jajaran TNI AD mulai dari komando utama Kodam hingga satuan bawah Korem, Kodim, Koramil membantu pemerintah dalam ketahanan pangan.

Selain itu, Pangdam IV/Diponegoro dalam amanatnya menekankan agar prajurit dan PNS menghindari pelanggaran.

“Saya selaku Pangdam IV/Diponegoro
mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang tinggi kepada seluruh Prajurit dan Pegawai Negeri Sipil jajaran Kodam IV/Diponegoro yang telah bekerja dengan tulus dan ikhlas, serta menunjukkan dedikasi yang baik dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya masing-masing,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Pangdam menekankan kepada segenap prajurit dan PNS jajaran Kodam IV/Diponegoro sebagai pedoman dalam pelaksanaan tugas diantaranya, untuk selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dengan rajin beribadah, sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas. Menghindari segala bentuk pelanggaran dan perbuatan yang tidak terpuji demi menjaga nama baik satuan dan Kodam IV/Diponegoro.

Terkait penurunan anggaran pertahanan yang diterima, agar dilaksanakan exercise secara prioritas untuk mewujudkan
penganggaran Kodam IV/Diponegoro yang lebih berkualitas dan menghasilkan output yang maksimal. Menegakkan disiplin dan loyalitas serta semangat pengabdian yang berlandaskan pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, 8 Wajib TNI, dan Panca Prasetya Korpri.

Kepada para unsur Komandan dan Kepala, untuk mengembangkan komunikasi yang sehat antara atasan dan bawahan. Jangan bersikap apatis dan tidak peduli dengan persoalan anggota dan satuan. “Seorang pemimpin harus mengetahui sekecil apapun persoalan anak buahnya, dan membantu untuk mencarikan jalan keluar”, tegasnya.


Selalu pelihara kesehatan dengan rajin berolahraga, tetap patuhi protokol kesehatan dalam setiap kegiatan karena pandemi covid-19 belum berakhir, dan melaksanakan vaksinasi secara lengkap sesuai anjuran pemerintah.

Upacara 17 an bulan September Tahun 2022 diikuti segenap prajurit dan PNS baik Makorem 071/Wijayakusuma maupun Balak Aju Kodam IV/Diponegoro jajaran Korem 071/Wijayakusuma.

/Red

Batara.news

Pati, Batara.news | 4 Ekor Kambing Peliharaan Dan Satu Rumah Ludes Terbakar, di Desa Kedung Winong Sukolilo, sangat naas api dengan cepat menghabiskan ternak dan satu rumah milik Matsari warga Desa Kedungwinong kecamatan Sukolilo.

Kebakaran yang menelan Satu Rumah dan beberapa ternak kambing Matsari, dukuh RT/1 RW/3 Dukuh Gadingan Desa Kedungwinong kecamatan Sukolilo, terjadi sekitar Sabtu pukul 21:30 WIB 2022, bermula ketika pemilik rumah menyalakan api Pediang (bahasa daerah),

4 Ekor Kambing Peliharaan Dan Satu Rumah Ludes Terbakar, di Desa Kedung Winong Sukolilo

guna untuk penghangat dan asapnya dapat mengusir nyamuk seperti hari-hari biasa dengan kegiatan rutin yang dilakukan, Usai menyalakan Pediang (bahasa Daerah) Matsari pergi ke tempat tetangga untuk berkumpul tetangga dan ngobrol,

Namun ia tak mengira Api Pediang dari kandang kambing menjadi pemicu Terjadinya malapetaka Terbakarnya Rumah dan ternak Kambingnya milik Matsari.

Predi, warga setempat menjelaskan saat di konfirmasi awak Media melalui Via Telefon 18/9/2022 membenarkan adanya insiden kebakaran yang menelan 4 ekor kambing dan satu Rumah milik Matsari,

” Benar bermula dari api Pediang kandang kambing yang menjadi pemicu kebakaran itu, hingga 4 ekor kambing dan rumah milik Matsari habis terbakar” , Ujar Predi.

Kejadian tersebut tidak sempat ada Pemadaman kebakaran, hanya warga setempat berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya,


Di perkirakan Matsari mengalami kerugian Materil kurang lebih berkisar Ratusan Juta Rupiah, atas terjadinya insiden kebakaran yang menghanguskan Rumah dan Kambing miliknya.

/Nur/RD

Batara.News

Pati, Batara.news | Garis Segel Polis Line Bukti Segel Tempat Hiburan Karaoke KOPLAK di Jebol, upaya kepolisian dan warga nampak tak di hiraukan oleh orang yang sengaja menjebol segel penutup tempat hiburan karaoke Koplak Dua Bidadara yang sempat viral.

Di ketahui segel penutup garis Polis line yang terpakai untuk menutup sementara akses kegiatan hiburan karaoke Koplak Dua Bidadara saat akun Facebook Lia mengirim Inbox di Redaksi Batara.news Jum’at 16/9/2022 menjelaskan hilangnya garis Polislend tersebut.

” Karaoke Koplak terpantau buka dengan sembunyi-sembunyi, nanti malam akan di datangi warga lagi ” Terang akun FB Lia lewat Inbox.

Gambar lokasi Tempat Hiburan Karaoke KOPLAK

Selain itu kiriman Vidio, akun FB Lia menunjukan adanya Foto aktifitas di dalam Salon kecantikan di Cafe Koplak, dan Vidio adanya dugaan tamu di dalam tempat hiburan karaoke Koplak Dua Bidadara, yang mana di dalamnya terlihat beberapa motor yang terparkir di dalam halaman tempat hiburan karaoke Koplak Dua Bidadara.

Menurut kabar yang di himpun oleh awak media, kejadian tersebut kembali memicu kemarahan Warga Ngawen kecamatan Margorejo,

yang mana seolah-olah tak menghargai pihak Kepolisian dan banyaknya Suara Warga Desa Ngawen yang menuntut tutup sementara karena masih belum selesainya konflik perkelahian yang terjadi di tempat hiburan karaoke Koplak Dua Bidadara.

Sementara belum ada tanggapan secara langsung oleh pihak kepolisian atas hilangnya garis Polis line yang kini di duga di jebol oleh pihak orang yang tak bertanggung jawab.

/Nur/Fan

Batara.news

Banyumas,Batara.news| Guna menjalin dan mempererat kebersamaan dan memperkokoh soliditas, Korem 071/Wijayakusuma menggelar Komunikasi Sosial dengan segenap komponen dan elemen masyarakat, Kamis (15/9/2022) di Gedung Pertemuan A. Yani Makorem 071/Wijayakusuma Sokaraja, Banyumas.

Komunikasi Sosial yang dikemas dalam kegiatan Pembinaan Komunikasi Komunitas ini bertajuk “Bersatu membangun bangsa dalam bingkai NKRI”, diikuti Komunitas Purwokerto American Jeep (PAJ), Komunitas Mitra Jaga Wana Banyumas,

Komunitas Treal Kemangkon (KOTAK) Kemangkon Purbalingga, Komunitas Mitra Bina Wijaya Cilacap, Komunitas Pembatik Banjarnegara, untuk meningkatkan kebersamaan dan mempererat hubungan TNI khususnya Korem 071/Wijayakusuma dengan seluruh komponen bangsa lainnya di wilayah Korem 071/Wijayakusuma.

Gandeng Komunitas, Korem 071/Wijayakusuma Komsos Jalin dan Pererat Kebersamaan dan Soliditas

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., mengatakan kegiatan ini mempunyai tujuan untuk menjalin hubungan yang semakin baik dan harmonis dengan segenap komponen bangsa lainnya.

Dikatakan, sesuai Undang-Undang RI Nomor 34 Tahun 2004 sistem pertahanan negara Indonesia adalah sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya, serta dipersiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara terpadu dan terarah, berkesinambungan dan berkelanjutan untuk menegakkan kedaulatan dan mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi keselamatan segenap bangsa dari setiap ancaman.

Danrem menjelaskan, pertahanan negara tidak sepenuhnya merupakan tanggungjawab TNI saja, melainkan menjadi tanggungjawab segenap warga negara Indonesia. “Dengan menilik hal itu, segenap warga negara wajib memahami berbagai hal yang menjadi ancaman negara, baik ancaman bersifat militer maupun non militer”, jelasnya.

Kolonel Yudha berharap, dengan kegiatan ini, peserta dapat memahami dan mengerti akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Sehingga terwujud tekad dan semangat tinggi untuk bersama-sama mengatasi berbagai permasalahan kebangsaan yang dihadapi bangsa Indonesia.

/Red

Batara.news

Purwokerto,Batara.news | Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., hadiri Focus Group Discussion (FGD) di Hastinapura Convention Centre Hotel Java Heritage Purwokerto, Kamis (15/9/2022).

Focus Group Discussion(FGD) bertajuk Dinamika Kebijakan Subsidi BBM diselenggarakan Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas ini, dihadiri Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi dan diikuti Forkopimda Banyumas bersama segenap komponen dan elemen masyarakat Banyumas.

Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Drs. Ahmad Luthfi dalam jumpa persnya mengatakan kegiatan ini untuk menemukan solusi guna meringankan beban masyarakat imbas dari kenaikan BBM.

“FGD ini merupakan upaya preventif jajaran Polda Jawa Tengah dalam rangka mereduksi dampak kenaikan BBM di masing-masing Polres”, terangnya.

Danrem 071/Wijayakusuma Hadiri Focus Group Discussion (FGD) Polda Jawa Tengah

“Harapan kami, kita akan melakukan bersama-sama untuk menanggulangi dampak dari kebijakan pemerintah. Artinya bahwa bersama-sama kita bisa dalam rangka menyikapi kenaikan BBM di wilayah kita,” ujar Kapolda.

Kapolda menambahkan, saat ini Polda Jawa Tengah telah mengelar FGD di 14 Polres. “Hari ini, FGD di Polresta Banyumas dan di Polda Jawa Tengah. Nanti gongnya di provinsi, jadi gunanya FGD adalah untuk memberikan satu solusi, kemudian melakukan diskusi bersama-sama,” jelasnya.

Selain menggelar FGD, masih menurut Kapolda, pihaknya juga secara khusus mengawal bantuan dari pemerintah imbas kenaikan BBM. Caranya dengan mengerahkan Bhabinkamtimas. Kemudian direktorat intelijen juga akan menginduk di departemen sosial untuk menvalidasi penerimaan bantuan terhadap masyarakat yang terdampak.

“Bersama-sama melakukan cek dan ricek pada saat pembagian kita lakukan pengamanan,” ujarnya.

/Red

Batara.news

Pati, Batara.news | Satpol-PP Pati Sebut Tempat Hiburan Karoke Koplak Dua Bidara Kategori Ilegal, Pasalnya di khusus kabupaten Pati yang berijin Resmi hanya ada 7 tempat yang mempunyai ijin hiburan Karaoke, yang lain dapat di pastikan ilegal.

Satpol-PP Pati Tanggapi viralnya berita Tempat hiburan karaoke Koplak dua bidadara yang sempat ramai, Kini jadi sorotan petugas Satpol-PP Pati, Endang Sulistiyani Kabid Penegakan Satpol-PP Pati menjelaskan saat di wawancarai oleh awak media 15/9/2022 bahwa di Kabupaten Pati hanya ada 7 tempat hiburan karaoke yang sudah Legal dan berijin,

Gambar Satpol-PP Kab.Pati

” yang masuk kategori berijin adalah sekelas Hotel, dengan otomatis selain itu dapat di kategorikan tak punya ijin alias kegiatannya ilegal, itupun ada 7 yang punya 8jin resmi” Tegas Endang Sulistiani.

Adapun 7 tempat hiburan karaoke yang sudah punya Legal ijin resmi di kabupaten Pati ialah, Hotel Mekar Jaya (MJ) Pati, New Merdeka Pati, The Safin Hotel, One hotel,
Hotel Gitrary Pati (Mursalino), Hotel 21 Pati, 99 Hotel.

Di tambahkan kejelasan juga oleh Suyut Kasi Penindakan Satpol-PP terkait kelayakan yang minuman yang boleh di jual tidak boleh melebihi batas ukuran kadar Alkoholnya ” jenis minuman yang dapat di perjualkan tidak boleh lebih dari kadar 5% Alkoholnya ” terang Suyut.

Satpol-PP Pati akan menindak lanjuti dalam upaya Sebagai pelaksana penegak Perda, dan akan membuat langkah kontrol penindakan secara kepada golongan tempat hiburan karaoke yang tak berijin atau ilegal.

/Nur/Rd

Batara.news

Pati, Batara.news | Tempat Karaoke KOPLAK DUA BIDADARA di Gruduk Ratusan warga Untuk Tupup, Warga Desa Ngawen tempat tersebut menjadi pemicu terjadinya konflik kedua Desa Antara Desa Ngawen dan Dukuh Tarukan Margorejo, yang sebelumnya terjadi perkelahian di Tempat hiburan Karaoke Tersebut.

Ratusan warga Desa Ngawen Kecamatan Margorejo Kabupaten Pati Sengaja Mendatangi Tempat Hiburan Karaoke KOPLAK Dua Bidadara 14/9/2022 menuntut Untuk di tutup,

alasan Warga Desa Ngawen menuntut Pemilik tempat hiburan untuk dapat menyelesaikan Konflik terjadinya insiden perkelahian yang melibatkan warga Desa Ngawen dan juga pihak keluarga pemilik Tempat hiburan Karaoke KOPLAK Dua Bidadara.

Gambar di Depan Tempat Karaoke KOPLAK Dua Bidadara

Menurut keterangan Warga Ngawen Agus Mulyono, saat di wawancarai oleh beberapa media 14/9/2022 ” kami meminta Tempat karaoke ini untuk di Tutup karena ini telah menjadi pemicu konflik bentroknya kedua Desa Antara Desa Ngawen dan Dukuh Tarukan Margorejo, sampai selesai perkaranya baru boleh di buka ” Ucap Agus Mulyono Warga Desa Ngawen.

Sementara kejadian tersebut segera dapat di relai oleh pihak kepolisian polres Pati, setelah permintaan warga Desa Ngawen di turuti oleh pihak Aparat kepolisian menutup dan Memasang Garis Polislend.

/Red

Batara.news

Rembang, Batara.News| Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rembang telah menanam 2.000 batang tabebuya di sepanjang jalan lingkar dari pertigaan Tireman-perempatan Galonan sampai perempatan Pentungan pada tahun 2021 lalu.

Berjalan satu tahun dari penanaman, DLH ternyata rutin melakukan perawatan untuk memastikan pertumbuhan pohon yang ditanam untuk mempercantik wajah kota.

Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Rembang Taufik Darmawan menceritakan pada tahun lalu Bupati Rembang berkeinginan membuat jalur lingkar menjadi teduh. Kemudian di bulan Oktober 2021 penghijauan dimulai dengan menanam pohon tabebuya rosea.

Pihaknya bekerjasama dengan PT. Djarum untuk melakukan penghijauan jalur lingkar sepanjang kurang lebih 6 kilometer itu. Penghijauan sepanjang jalan lingkar membutuhkan 2000 pohon dengan jarak tanam 6 sampai 7 meter.

Pemilihan tabebuya selain cocok di daerah panas seperti di Kabupaten Rembang, tanaman ini juga menambah daya tarik tersendiri karena bunga dan daunnya rimbun.

“Tabebuya rosea kita pilih karena bisa jadi peneduh, daun dan cabangnya bisa untuk peneduh dan indah karena berbunga ungu dan putih.”

Taufik mengatakan setelah satu tahunan ditanam, tabebuya mampu tumbuh dengan baik. Rata- rata tingginya sudah 3 kali lipat dari tinggi waktu ditanam atau sekitar 2 sampai 3 meter.

“Perawatan intensif, pertama memang kontrol harus benar- benar dilakukan. Hampir setiap pagi kita turun mengontrol, supaya kita tau kondisi ter-update tanaman kita dan disirami setiap hari,” ungkapnya.

Di musim kemarau seperti sekarang ini, penyimaran rutin dilakukan mulai pukul 02.00 WIB. Pihaknya juga mengawasi pertumbuhan pohon tersebut, mengingat ada jaringan kabel baru di atasnya. Ketika pohonnya melengkung maka petugas akan mengikatnya dengan bambu agar tetap berdiri tegak.

“Untuk saat ini kita memakai ajir dari bambu Jepang. Kita tancapkan dekat pohon dan kita tali,” terangnya.

Dari penanaman sampai pemeliharaan tabebuya di sepanjang jalan lingkar ditangani oleh Tim Garangan 1 yang terdiri dari tiga personel. Taufiq menambahkan, keberhasilan membuat teduh jalan lingkar ini tak bisa bergantung pada pemkab saja, tetapi butuh peran serta dari masyarakat.

“Peran serta masyarakat untuk menjaga yang telah kita tanam. Sehingga tabebuya rosea ini benar-benar dapat memperindah dan meneduhkan kota Rembang,” pungkasnya.


/Syfdn/moel

Batara.news

Banyumas, Batara.news | Hal tersebut ditegaskan Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., didepan segenap prajurit dan PNS baik Makorem 071/Wijayakusuma maupun Balak Aju Kodam IV/Diponegoro pada Jam Komandannya, Selasa (13/9/2022) di Gedung Pertemuan A.Yani Makorem 071/Wijayakusuma, Sokaraja, Banyumas.

Dalam Jam Komandannya, Kolonel Yudha mengatakan menilik perkembangan situasi yang sedang berkembang saat ini, segenap prajurit dan PNS harus tetap menjaga loyalitas tegak lurus dan sesuai rantai komando disetiap satuan.

“Setiap prajurit dan PNS tidak boleh ada yang bertindak sendiri-sendiri, kita harus tegak kokohkan loyalitas tegak lurus dan satu komando dalam setiap melaksanakan tugas maupun dalam beraktifitas diluar dinas”, jelasnya.

“Loyalitas dan soliditas sebagai Prajurit TNI AD harus selalu dijaga, serta menumbuhkan semangat dalam menyatukan dan memahami perbedaan sehingga menjadi kesatuan yang lebih kuat”, tegasnya.

Dijelaskan Kolonel Yudha, TNI berdasarkan UU No. 29 thn 1954 tentang pertahanan negara, Presiden ialah Panglima Tertinggi Angkatan Perang Republik Indonesia.

Dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh Panglima TNI , Kasad , Kasal dan Kasau. Dalam penjabaranya adalah loyalitas tegak lurus kepada Presiden, Panglima TNI, Kasad, Pangdam dan Danrem. “TNI adalah alat pemersatu bangsa, sebagai Komandan Satuan ataupun Kepala Bagian yang ada disetiap satuan, harus bertanggung jawab terhadap kondisi moril prajurit yang berada dibawah komandonya”, terangnya.

“Satuan dilingkungan Korem, sejatinya memiliki asas satu kesatuan komando, dalam penggunaan kekuatan, yakni loyal kepada Bapak Panglima TNI dan dalam pembinaan kekuatan loyal kepada Bapak Kasad”, tegasnya.

Dikatakan Danrem, Korem 071/Wijayakusuma, dalam melaksanakan tugasnya untuk mendukung tugas-tugas Kodam IV/Diponegoro dalam menjalankan fungsi penggunaan kekuatan dan pembinaan kekuatan sehingga asas kesatuan komando sangat penting.

Pada kesempatan yang sama, Danrem memerintahkan segenap prajurit dan PNS untuk tidak terpancing isu-isu negatif perkembangan situasi saat ini.

Dan selalu bijak bermedia sosial, hal ini mengingat isu-isu tersebut sudah banyak diplintirkan dan diedit kata-katanya sehingga dapat membakar perasaan seseorang serta dapat memperkeruh keadaan, dan berakibat akan memprovokasi. “Hati-hati dengan media sosial, karena kadang-kadang media sosial mengangkat isu-isu yang sudah diplintir, diedit kata-katanya, sehingga membakar perasaan memprovokasi kita untuk berbuat hal lain atau berbuat negatif.

Saya berharap, kita tidak terpengaruh. Kita harus solid, kita harus tetap loyal kepada Panglima TNI sebagai pembina kekuatan dan Kasad sebagai pembina kekuatan”, pungkasnya.

/Red

Batara.news

Pati,Batara.news| Dinas Pendidikan menyatakan Tidak ada Dugaan Pungli atau iuran dengan dalih Sukarela di sekolah SMPN-2 Tayu sebesar 800 ribu Permurid, pasalnya pihak Dinas Pendidikan Pati susah memintai keterangan kepada kepala Sekolah SMPN-2 Tayu.

Sejak di terbitkan dugaan pungli di SMPN -2 Tayu terkait adanya dugaan Pungli pertanggal 8/9/2022 oleh media Batara.news , pihak di as pendidikan merespon dan menindak lanjuti adanya kebenaran tersebut,

SMPN-2 Tayu
SMPN-2 Tayu

Menurut hasil koreksi yang di lakukan oleh Dinas pendidikan Pati saat di konfirmasi Awak media melalui sambungan telefon, Fauzin Sarpras SMP dinas pendidikan Pati menjelaskan hasil koreksinya di SMPN -2 Tayu.

” Saya sudah konfirmasi dengan kepala sekolahnya bilangnya nggak ada, masalah pungli kalau komitenya ya gak tau”, Tegas Fauzin Sarpras Dinas Pendidikan Pati.

Sementara pihak sekolah SMPN-2 Tayu di konfirmasi melalui sambungan telefon dan Chat WA tidak ada jawaban , sebelumnya kepala sekolah SMPN-2 Tayu Fajar Setyo N , mengakui adanya iuran tersebut saat di temua dan di wawancarai oleh awak media,

Dalam upaya pembinaan Dinas Pendidikan kepada pihak sekolah SMPN-2 Tayu hanya sebatas menanyai saja tak ada tak ada upaya keras untuk menggali kebenaran adanya pungli tersebut,
jika tak dinas pendidikan perlu bukti untuk menindak lanjuti adanya dugaan pungli di SMPN-2 Tayu, dari awak media siap membantu memberikan bukti-bukti adanya dugaan Pungli tersebut.

Red

Batara.news

Rembang, Batara.News| Beberapa hari yang lalu Pemerintah Kabupaten Rembang menggelar Forum Grub Discussion (FGD) tentang antisipasi dampak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) termasuk mencegah inflasi.

Setelah satu minggu diberlakukannya harga baru 3 jenis BBM, solar, pertalite dan pertamax situasi di Kabupaten Rembang kondusif, tak ada gejolak. Namun hari minggu puluhan petani melakukan protes dengan membawa traktor ke SPBU di Kecamatan Kragan karena kesulitan membeli BBM bersubsidi dengan menggunakan derigen.

Hal tersebut kemudian direspon oleh Bupati Rembang Abdul Hafidz dengan menggelar rapat koordinasi dalam rangka menyamakan kebijakan BBM dan LPG bersubsidi untuk para nelayan, petani dan pelaku UMKM pada hari ini di aula lantai 4 kantor Bupati.

Dukung Sinergisitas, Pemkab Rembang Gelar Rakor Penyamaan Kebijakan BBM Dan Elpiji Bersubsidi.

Rakor dihadiri oleh pihak Pertamina, para pengelola SPBU, perwakilan nelayan, petani dan pelaku UMKM.

Bupati Hafidz menjelaskan kepada awak BBM bersubsidi diperuntukkan untuk orang kecil, jangan sampai mereka dipersulit untuk membelinya. Sehingga rakor ini menjelaskan secara detail antara Pertamina, pengusaha SPBU dan agen elpiji.

“Pemahaman bersama ini agar semuanya tidak saling melempar kesalahan, tidak ada yang bilang saya tidak tahu, pokoknya begini dan ini harus kita hindari, semua harus terbuka.”

Bupati menyayangkan jika ada SPBU yang menolak petani membeli solar untuk traktor dan kepentingan memompa air di sawah. Iapun tak ingin ada nelayan yang kapalnya di bawah 5 Gross Ton (GT) yang kesulitan membeli BBM bersubsidi.

“Semua permasalahan bisa diselesaikan dengan cara yang baik. Seperti rakor pada hari ini cara untuk mencari solusi , jika seperti di kragan kemarin sama- sama rugi, ” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Abi koordinator BBM dan Elpiji wilayah Rembang dan Blora dari Pertamina regional jawa bagian tengah menjelaskan menurut Peraturan Presiden (Perpres) nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak bahwa petani yang ingin membeli BBM solar bersubsidi harus membawa surat rekomendasi minimal dari Kepala Desa. Namun untuk pembelian pertalite petani harus meminta surat rekomendasi dari Dinas Pertanian dan Pangan.

“Kalau perikanan nelayan dengan kapal kurang dari atau sama dengan 30 GT yang terdaftar di kementrian kelautan dan perikanan, terverifikasi dan rekomendasi SKPD (Dinas terkait-red) dan pembudidaya ikan juga dengan rekomendasi dari SKPD.”

Sedangkan untuk pelaku UMKM pembelian BBM bersubsidi juga membawa surat rekomendasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Herry Martono Sub Koordinator Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan Dinlutkan meminta adanya kesepahaman antara pengelola SPBU dengan operator tentang aturan pembelian BBM bersubsidi. Agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pelayanan kepada masyarakat.


/Syfdn/moel

Batara.news

Pati, Batara.news | Dian Dwi Budiyanto, Manajer Persipa Pati berharap para penonton taat pada regulasi yang ada. Mengingat sejumlah regulasi di Liga 2 berbeda jauh dengan regulasi saat di Liga 3 lalu.

Ia mengatakan pada Liga 2 ini sejumlah peraturan memang terasa lebih ketat dari sebelumnya. Seperti keberadaan regulasi tidak boleh merekamnya penonton di dalam Stadion saat pertandingan berlangsung.

Manager Persipa Pati

Menurutnya adanya live atau siaran langsung sudah menjadi regulasi yang diatur oleh penyelenggara Liga. PT LIB sebagai penyelenggara memang tidak mengizinkan adanya siaran langsung selain dari Emtek maupun dari LIB sendir.

“Kalau di luar itu terbukti ada foto ataupun video nanti yang terkena sangsi persipa Pati, ” terangnya.

Aturan yang sama juga terkait kapasitas penjualan tiket. Menurutnya banyaknya tiket yang beredar yang ada di Stadion Joyo Kusumo didasarkan pada kapasitas. Dimana kapasitas Stadion Joyo Kusumo hanya mampu menampung jumlah penonton hingga 5 ribu saja untuk saat ini.

“Jumlah atau kapasitas di stadion juga sudah dijatah oleh LIB, bila mana lebih dari kapasitas dan dihitung oleh LIB lebih, kita juga akan didenda. Jadi itu yang kita sikapi bareng-bareng, ” terangnya.

Sehingga ia berharap masyarakat lebih tertib dalam hal ini. Ia juga berharap para suporter untuk membeli tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan.

Selain menjawab siaran live maupun penjualan tiket, Dia juga mengapresiasi para suporter Persipa Pati karena tidak menyalakan flare maupun melakukan pelemparan botol. Ia memuji atas sikap itu suporter Pati cukup dewasa dalam laga home pertama mereka.

Akan tetapi ia juga berharap kedepannya sikap ini ditunjukkan terus oleh suporter. Pasalnya jika terjadi adanya pelemparan botol maupun flare Persipa Pati akan terancam sanksi berapa denda.

Apalagi hal ini terjadi tentu akan memberi kerugian bagi Persipa sendiri. Dian sendiri menjelaskan 1 pelemparan botol maupun flare sebanyak Rp 25 juta.

Kita tidak ingin seperti ada PSCS Cilacap juga kena sangsi berupa denda. Kalau banyak denda ke Persipa Pati juga berat untuk membayar. Karena kita sendiri masih secara finansial kita masih kekurangan,” ujarnya.

(/Dw/fan)

Batara.news

Pati, Batara.news | 10/09, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati pada hari Sabtu, tanggal 10 September 2022, Ikan lele seberat 280 Kg dipanen dari kolam SAE .
Kegiatan ini merupakan hasil program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang telah dilaksanakan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati.


Program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) yang telah dilaksanakan sejak bulan Juli 2021 telah berkembang dengan baik, hal tersebut dibuktikan dengan bertambahnya jumlah kolam ikan lele yang semula berjumlah 4 kolam menjadi 11 kolam,

dan tidak menutup kemungkinan dalam waktu yang tidak terlalu lama, jumlah kolam lele akan bertambah lagi mengingat bahwa ikan lele budidaya WBP Lapas Pati sudah mempunyai pembeli tetap dan tiap saat bersedia membeli ikan lele dari Lapas Pati.


Kasubsi Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Pati, Iswanto kepada Humas Lapas Kelas IIB Pati menyampaikan bahwa keberhasilan budidaya pembesaran ikan lele di kolam Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIB Pati merupakan hasil dukungan semua pihak terkait,

utamanya dukungan dari Kalapas Pati yang senantiasa memberikan dorongan dan semangat bagi keberhasilan Program Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE).


Selanjutnya Kasubsi Kegiatan Kerja juga menyampaikan bahwa akan menabur bibit ikan lele sekitar 30.000 ekor lagi diharapkan bisa panen setiap bulannya.


Dalam panen kali ini lele yang dipanen sekitar ± 280 Kg, itu juga belum semuanya karena yang layak di jual adalah lele yang telah dilakukan penyaringan (sortir) dan kemungkinan dalam waktu sebulan lagi ikan lele yang masih ada akan segera dipanen lagi.
Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pati akan terus berinovasi dalam pengembangan pembinaan untuk Warga Binaan Pemasyatakatan.

/Red

Batara.bews

Purwokerto, Batara.news| Demikian penegasan Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., dalam sambutannya pada Pembukaan E-Sport Championship Mobil Legend Piala Danrem 071/Wijayakusuma Tahun 2022, Minggu (11/9/2022) di Bud’s Sky Lounge Meotel Purwokerto by Daffam.

Dikatakan lebih lanjut, saat ini E-Sport telah masuk dalam perhelatan olahraga dunia, seperti Sea Games dan Olimpiade. Selain itu E-Sport merupakan salah satu permainan yang banyak diminati masyarakat di Indonesia baik remaja maupun Dewasa, karena Popularitas olah raga elektronik ini yang semakin tinggi.

Danrem mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-61 Korem 071/Wijayakusuma Bersama Meotel Purwokerto By Dafam mempersembahkan sebuah wadah untuk para player di jajaran Korem 071/Wijayakusuma guna menunjukan skillnya dalam kompetisi E-Sport Championship Mobile Legend.

“Pada turnamen E-Sport Championship Mobile Legend Tahun 2022, selain kita gaungkan kegiatan ini sebagai wahana berkreasi yang didalamnya ada suatu nilai-nilai kebersamaan, kekompakan, kegotongroyongan dan kerjasama kelompok atau tim, juga sebagai wahana kita untuk pembinaan wawasan kebangsaan kepada generasi muda, yaitu agar para generasi muda dapat berkreasi dan berkarya dalam kegiatan positif sesuai jati diri sebagai anak bangsa Indonesia. Hal ini, sesuai tema yang kita ambil yakni Korem 071/Wijayakusuma dan Hotel Meotel Purwokerto by Dafam membina wawasan kebangsaan melalui E-Sport piala Danrem 071/Wijayakusuma”, jelasnya.

Disamping itu, menurut Orang nomor satu di Korem 071/Wijayakusuma ini, diharapkan kegiatan yang dilaksanakan dapat meningkatkan kemampuan dalam memecahkan masalah dan berpikir kritis, serta meningkatkan memori dan mengembangkan kemampuan Kognitif.

Turnamen E-Sport Championship Mobil Legend Tahun 2022 Piala Danrem 071/Wijayakusuma ini diikuti oleh 44 Tim yang berasal dari peserta perwakilan di wilayah Kodim-Kodim jajaran Korem 071/Wihayakusuma dengan jumlah satu tim sebanyak lima orang pemain inti dan dua orang cadangan.

Mantan Dansat-81/Gultor Kopassus ini menghimbau kepada Tim yang bertanding agar memberikan performa terbaik untuk mendapatkan hasil yang memuaskan dan jangan lupa tetap mematuhi peraturan yang berlaku, Fair Play dan selalu mematuhi protokol Kesehatan.

“Selamat mengikuti kompetisi E-Sport Championship Mobile Legend tahun 2022, semoga dengan terselenggaranya turnamen ini akan mendapatkan bibit-bibit unggul dan berkualitas bagi kemajuan E-Sport Indonesia dimasa mendatang, dan semoga kompetisi ini berjalan dengan baik, lancer dan tertib”, pungkasnya.

Sementara itu, turnamen E-Sport Championship Mobile Legend Tahun 2022 yang digelar dari pukul 10.00 Wib hingga 21.00 Wib di Bud’s Sky Lounge Meotel Purwokerto by Daffam Juara-1 diraih oleh Tim Barcode Lengend dari Kodim 0701/Banyumas, disusul Juara-2 diraih Tim Yur dari Kodim 0712/Tegal dan Juara-3 diraih Tim Explosive dari Kodim 0704/Banjarnegara. Selain memperebutkan Piala Danrem, para juara juga mendapatkan tropi dan uang pembinaan.

Penyerahan piala Danrem 071/Wijayakusuma pada kejuaraan E-Sport Championship Mobil Legend diserahkan secara langsung oleh Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., kepada Juara-1 Tim Barcode Lengend dari Kodim 0701/Banyumas.

/Red

Batara.news

MENTAWAI, Batara.news | Pemuda Inisial CDY (21) seorang pemuda warga Desa Matobe, Kecamatan Sikakap, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) ditemukan tewas gantung diri, Minggu (11/9/2022). Sebelum meninggal malamnya korban sempat karaoke barsama teman-temannya.

Menurut Kepala Dusun Makilat, Chandra Saogo mengatakan, jasad CDY tergantung di batang alpukat. Waktu ditemukan jasad CDY memakai baju kaos warna hitam dan celana pendek.

“Pertama sekali ditemukan oleh Budiman, warga Dusun Makilat, sebab kejadian tempat di samping rumah Budiman. Awalnya penemuan sekira pukul 07.00 WIB saat Budiman memberi makan ayam, tidak sengaja Budiman melihat sosok mayat sudah tergantung di atas batang alpukat dengan seutas tali, kaki sudah sampai di tanah,” ujarnya, Minggu (11/9/2022).

Melihat hal tersebut Budiman langsung memberitahukan kejadian tersebut ke warga lainnya. Warga pun datang beramai-ramai ke tempat kejadian dan menyampaikan kejadian tersebut kepada Polsek Sikakap.

“Sebelum ditemukan tergantung di batang alpukat CDY Sabtu (10/9) sekitar pukul 22.00 WIB masih karaokean bersama teman-temannya,” ucap Chandra.

Kepala Desa Matobe Rano Karno menambahkan, CDY baru tamat SMA tahun ini.

“Kita tidak tahu pasti pukul berapa kejadian gantung diri ini terjadi, kita hanya tahu paginya dan waktu diturunkan CDY sudah tidak bernyawa lagi,” katanya.

Kapolsek Sikakap Iptu Yanuar, mendapat informasi ada penemuan mayat tergantung di batang alpukat sekitar pukul 07.00 WIB. Anggota Polsek Sikakap langsung ke tempat kejadian, setelah mayat tersebut diturunkan dari batang alpukat mayat tersebut langsung dibawa ke Puskesmas Sikakap.

“Dari hasil pemeriksaan dokter besar kemungkinan itu murni gantung diri, sebab tidak ditemukan bekas kekerasan di tubuh korban,” ucapnya.

(*/Red)

Batara.news

Rembang, Batara.News| Seorang kakek Di Desa Kaliombo Kecamatan Sulang Kabupaten Rembang Mengakhiri hidup dengan tragis, Dia tewas gantung diri dikamar Sholat. Minggu(11/09/2022).

Korban yang bernama Mistari Bin kasturi (61) Desa kaliombo RT. 03/RW. 02 kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, Ditemukan oleh Jupriati (istri) posisi tergantung dikamar yang biasa dibuat Sholat.

Menurut keterangan Jupriati (istri korban) dan Muhammad saenuri (anak) sekitar pukul 13.00 Wib yang baru pulang dari Rembang sesampainya dirumah dalam keadaan sepi, kemudian Jupriati pergi ke dapur mencari saudara Mistari setelah didapur tidak ada akhirnya Jupriati ke kamar tempat Sholat dan melihat posisi Mistari dalam keadaan tergantung.

Kaget melihat Suaminya gantung diri Jupriati menangis Sambil memukul-mukul dinding rumah yang terbuat dari kayu hingga warga sekitar mendengar ada suara tangisan dan suara dinding kayu di pukul-pukul, warga sekitar kemudian berdatangan menurunkan Mistari yang tergantung dengan cara memotong tali yang mengikat dileher korban.

Peristiwa Naas kini tangani oleh Petugas keamanan, Polsek dan Koramil Sulang mendatangi TKP mencatat saksi-saksi, dan mengambil dokumentasi, kemudian anggota Polsek dan Koramil Sulang bersama Tim Medis Puskesmas sulang melakukan pemeriksaan luar.

Menurut keterangan hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas sulang tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau bekas penganiayaan, korban meninggal murni gantung diri.

Terpisah Menurut keterangan dari Kepala desa Kaliombo Pak Ngasmin menduga korban nekat mengakhiri hidup karena depresi dengan penyakit yang tak kunjung sembuh tandasnya.

(Moel)

Batara.news

Banyumas,Batara.news | Warnai peringatan Hari Olahraga Nasional yang ke XXXIX Tahun 2022, prajurit Wijayakusuma Korem 071/Wijayakusuma laksanakan olahraga bersama dalam Jumat Bregas Jalan Sehat, Jumat (9/9/2022).

Olahraga jalan sehat bersama sebagai wahana untuk memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat agar masyarakat dimasa pandemi saat ini turut mengikuti olahraga guna untuk menjaga stamina tubuh demi kesehatannya.

Jalan sehat dilaksanakan usai kegiatan Upacara memperingati Hari Olahraga Nasional Ke-XXXIX Tahun 2022 dengan titik start dan finish di Makorem 071/Wijayakusuma dengan rute perkampungan Desa Pajerukan Kecamatan Sokaraja sejauh 5 Km.

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., mengatakan kegiatan yang dilaksanakan ini selain untuk mewarnai peringatan Hari Olahraga Nasional juga sebagai wahana kita untuk menjaga kesehatan segenap prajurit dan PNS Korem 071/Wijayakusuma serta sebagai wahana kita untuk menguri-uri kepada masyarakat akan arti pentingnya olahraga untuk kesehatannya.

Sementara itu, dalam Upacara memperingati Hari Olahraga Nasional Ke-XXXIX Tahun 2022, selaku Irup Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol., mewakili Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E , membacakan amanat Menteri Pemuda Olahraga Zainudin Amali mengatakan bangkitnya ekonomi dan produktifitas masyarakat melalui olahraga setelah melewati keterbatasan aktifitas fisik selama dua tahun pandemic Covid-19 menjadi momentum peringatan Haornas yang dilaksanakan berdasarkan keputusan Presiden Nomor 67 Tahun 1985 tentang Hari Olahraga Nasional.

“Lahirnya Undang-undang nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan dan terbitnya Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) diharapkan mampu memberikan kontribusi pencapaian tujuan pembangunan olahraga dalam dimensi lebih luas yakni mewujudkan Indonesia bugar berkarakter tangguh dan berprestasi dunia. Bahkan, olahraga harus mampu berperan dalam pemberdayaan ekonomi”, terangnya.

Menilik hal tersebut, Menpora mengatakan tema Haornas XXXIX Tahun 2022 ini “Bersama cetak juara”.

Dikatakan pula, untuk optimalisasi permasalan dan pemberdayaan olahraga sesuai amanat Undang-undang Nomor 3 Tahun 2005 tentang sistem keolahragaan Nasional sebagaimana telah diubah menjadi Undang-undang nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan, mari kita sama-sama laksanakan gerakan olahraga secara masif dan meluas disemua lapisan masyarakat. Sehingga olahraga dijadikan sebagai kebutuhan hidup dan gaya hidup yang tentunya dalam pelaksanaannya tetap memperhatikan protokol kesehatan.

/Red

Batara.news

Rembang, Batara.News| Pemerintah Kabupaten Rembang akan kembali “mempercantik” alun- alun. Anggaran yang akan digelontorkan sebesar Rp.8,7 milyar.

Bupati Rembang, H. Abdul Hafidz merinci besaran anggaran tersebut untuk dua tahun. Tahun 2022 penataan alun- alun dialokasikan senilai Rp.1,7 milyar, sedangkan 2023 mendatang Rp.7 milyar.

Khusus penataan tahun 2022 ini untuk penataan jaringan kabel dan lampu penerangan.

“Awalnya rencana anggaran hampir Rp 10 Miliar, tapi karena keterbatasan, kami tekan menjadi Rp 8,7 M. Yang 1,7 tahun ini, sedangkan Rp.7 milyar tahun depan. Ini sudah masuk KUA PPAS (Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara), jadi hampir pasti, “ ujarnya.

Alun-alun Kabupaten Rembang
Alun-alun Kabupaten Rembang

Lebih lanjut Bupati menyebut sejumlah bagian yang menjadi sasaran penataan yaitu penggantian keramik Alun-Alun dengan granit. Bagian depan alun- alun akan dibangun replika kapal sebagai daerah pesisir.

“Hasil paparan konsultan dari Yogyakarta, kapal identitasnya ada dua, yang bawah besar, yang atas kecil. Insyaallah proyeknya digarap tahun 2023, “ ungkapnya.

Pojok barat dan timur bagian utara Alun-Alun juga akan dibuat air mancur. Seperti halnya tugu adipura.

Menurutnya keberadaan alun- alun Rembang menjadi salah satuan bagi banyak orang termasuk warga luar kota yang bisa di bilang menjadi tujuan wisatawan. Terlebih mereka juga singgah ke Masjid Agung Rembang untuk menunaikan ibadah sholat.

Penataan alun- alun menjadi bagian komitmennya dalam penataan kota.
Setelah tahun- tahun sebelumnya pembangunan kabupaten Rembang dilakukan dari pinggiran.

“Tahun 2023, 2024 kami akan fokus ke kota, karena periode kemarin, terus terang saja kota kami tinggal, “ pungkas Bupati


/Syfdn/moel

Batara.news

Pati,Batara.news | Persipa Pati siap ‘gondol’ poin penuh saat kontra Bekasi City FC pada minggu (11/9) besok. Apalagi Laskar Saridin akan bermain di depan 4 ribu lebih pendukungnya sendiri di Stadion Joyo Kusumo, Pati.

Asisten Pelatih, Mukhlis mengatakan perjalanan menuju pertandingan besok pasukan sudah siap. Punggawa persipa sydah melakoni sejumlah latihan keras. Baik latihan menyerang, taktikal maupun bertahan sudah ia benahi di dalam sesi latihan meraka.

PERSIPA Pati

“Jadi kekurangan kita pada pertandingan sebelumnya sudah kita perbaiki untuk mendapatkan poin maksimal pada pertandingan besok. insyallah, ” ujar Mukhlis dalam konferensi pers.

Saat disinggung terkait strategi yang disiapkan oleh timnya, Muklis menegaskan tidak ada strategi khusus. Meski ia menyadari ada beberapa nama besar seperti Herman Dzumafo dan Hamka Hamzah berada di tim lawan yang perlu diwaspadai.

Muhlis berkomentar meski ada nama-nama besar di Bekasi FC, tim Persipa akan bermain dengan tetap memperhatikan semua lini. Ia juga mengedepankan filosofi permainan ‘wani ngeyel’ khas pasukan Kebo Ladoh tersebut.

“Persipa tidak berlatih untuk mengantisipasi satu pemain saja. Tentunya Hamka Hamzah punya nama, tapi kita berlatih untuk mengantisipasi semua pemain yang ada di Bekasi FC. Baik cara mereka menyerang maupun cara mereka bertahan, kita tetap antisipasi, ” terangnya.

Persipa dalam laga pekan ke 3 memang belum dapat menurunkan Rudi Widodo. Belum bergabungnya sang striker yang pernah menjadi pemain timnas itu diakibatkan masih dalam keadaan cidera.

“Beberapa dari pemain kita mengalami cidera. Rudi juga cidera, kemungkinan juga tidak di turunkan, ” terangnya.

Sedang salah satu pemain, Rizki Imam, mengatakan siap melakoni pertandingan besok dengan percaya diri. Meski dikatakan olehnya ada beberapa pemain yang mengalami cidera, ia tetap menyakinkan publik Pati bahwa persipa akan tampil all out.

“Insyallah besok kita tampil 200 persen, ” terangnya.

/Red

Batara.news

Pati,Batara.news | PT. MUTIARA ELWAN PERKASA Pelaksana Proyek Embung PDAM Pati senilai 25 Milyard lebih di duga tidak jelas dalam melaksanakan kewajiban pekerjaanya, Pasalnya kini pihak pelaksana proyek memilih langkah menghindari sorototan media Usai di beritakan beberapa kali oleh beberapa media.

Sebelumya pertanggal 3/9/2022 masih dapat di konfirmasi oleh awak media Nanang Pelaksana Proyek yang mengurus di lokasi pekerjaan dan Drajad sebagai orang dalam PT MUTIARA ELWAN PERKASA Staf bagian Umum, namun setelah di singgung masalah Spek pekerjaan Proyek Embung PDAM di desa Kasiyan Kecamatan Sukolilo terkait banyaknya dugaan pekerjaan yang amburadul keduanya memilih menghindari dari sorotan media.

Alat berat di lokasi kerja Embung PDAM di desa Kasiyan kecamatan Sukolilo
Lokasi Peoyek Embung PDAM Pati di Desa Kasiyan kecamatan Sukolilo

Adanya data pekerjaan proyek Embung PDAM di desa Kasiyan yang di himpun oleh awak media, pihak pelaksana proyek embung tersebut Tidak bisa menjawab secara jelas dan kepada awak media, tetapi memilih cara mempersulit awak media dalam mencari informasi kebenaranya.

Hingga berita ini di terbitkan pihak PT. MUTIARA ELWAN PERKASA selaku pelaksana proyek Embung PDAM di Desa Kasiyan kecamatan Sukolilo masih bungkam, patut di duga Negara akan dirugikan dengan mendapatkan Bangunan yang Tak layak yang di berikan oleh PT. MUTIARA ELWAN PERKASA.

/Nur

Batara.news

Pati,Batara.news | Kepala Dinas Pendidikan Tanggapi adanya kabar Iuran Dengan Dalih Sukarela 800 Ribu di SMPN-2 Tayu, hal ini sangat bertolak belakang dengan dengan himbuan Gubernur Jawatengah Ganjar Pranowo yang mengatakan Sekolah Gratis-tis tidak ada alasan pungututan iuran dengan alasan bentuk apapun.

Adanya kabar Iuran 800 Permurid yang sempat di beritakan di beberapa media, prihal Sekolahan SMPN-2 Tayu yang notabennya di nilai membebani para walimurid SMPN-2 Tayu dengan dalih Sukarela namun dalam poinya pihak sekolahan SMPN-2 Tayu membuat bajet angka 800 ribu terendah 600 ribu.

SMP-2 Negeri Tayu
SMPN-2 Tayu

Kepala dinas pendidikan Pati Winarto memberi tanggapan 9/9/2022 melalui sambungan telefon seluler saat di konfirmasi Awak media, prihal adanya Sekolahan SMPN-2 Tayu yang menjalan kegiatan itu, menurut Kadisdik Pati Winarto, Tidak menjadi masalah jika benar itu hanya sifatnya suka rela dan tidak ada tarjet batasan yang di tentukan, dan bagi yang tidak mampu tidak membayar juga tidak apa-apa.

SMPN-2 Tayu sudah ada rekomendasi dari dinas, dan sepanjang dengan catatan sukarela tidak ada paksaan tidak apa-apa boleh-boleh saja ” jelas Winarto Kadisdik Pati.

Namun pihak sekolah SMPN-2 Tayu harus jelas dalam memberikan sosialisasi kepada Walimurid, dan dapat bertanggung jawab secara jelas regulasinya. Imbuh Winarto Kadisdik Pati.

Sementara di ketahui data yang dihimpun oleh awak media Kegiatan di SMPN-2 Tayu banyak melenceng dengan pernyataan Gubernur Jawatengah Ganjar Pranowo dan Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Pati Winarto, hanya sebagian kecil saja yang di perbolehkan.

Sementara pihak Dinas Pendidikan kabupaten dan akan menindaklanjuti permasalahan tersebut agar dapat di ketahui secara jelas, adanya dugaan penyimpangan iuran berdalih sukarela di SMPN-2 Tayu.

/Red

Batara.news

Banyumas,Batara.news | Guna untuk mengetahui dan mengenal sejarah dan budaya lokal sebagai wahana mengedukasi sejarah berdirinya Banyumas serta untuk melestarikan budaya lokal Banyumas kepada masyarakat luas pada umumnya dan segenap anggota Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro khususnya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Natania Yudha Airlangga dengan didampingi Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Wiwin Candra beserta pengurus, melakukan kunjungan wisata edukasi sejarah dan budaya lokal Banyumas serta wisata religi, Kamis (8/9/2022).

Tour D’Banyumas Edukasi Budaya dan Religi ini, selain diikuti pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro, juga diikuti Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., Kasrem 071/Wijayakusuma Letkol Inf Candra, S.E., M.I.Pol.

Tour D’Banyumas dengan mengunjungi tempat bersejarah di Kota Lama Banyumas Kecamatan Banyumas, yang sebelumnya merupakan tempat Kadipaten Banyumas pusat pemerintahan Banyumas sebelum pusat pemerintahan Kabupaten Banyumas dipindah ke Purwokerto hingga sekarang.

Ditempat Kota Lama Banyumas ini, terdapat berbagai peninggalan sejarah Kadipaten Banyumas diantaranya dengan adanya sumber mata air atau yang lebih dikenal sumur mas cikal bakal nama Banyumas.

Dilokasi yang sama juga terdapat di dalam satu kompleks dengan Kadipaten yang sekarang menjadi Kantor Kecamatan Banyumas, terdapat Situs Pohon Tembaga, Pendapa, Museum Wayang, Rumah Lengger Banyumasan, Taman Sari. Selain itu, dalam city tournya dengan mengunjungi Ndalem pangeran, gumbregan, jalan pungkuran, klenteng Boen Tek Bio, jalan kulon, Kepatihan masjid Agung Nur Sulaiman yang berlokasi dikomplek Alun-alun Kota Lama Banyumas serta berziarah ke makam Bupati Pertama Banyumas
R.Djaka Kaiman/Adipati Mrapat, makam R.T. Yudanegara II dan ke makam Margono Djojohadikoesoemo di Pesarean Dawuhan Desa Dawuhan Kecamatan Banyumas.

Kegiatan Tour D’Banyumas dalam kunjungan wisata edukasi sejarah dan edukasi budaya ini, dipandu oleh petugas dari Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariswisata Kabupaten Banyumas.

Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro Ny. Natania Yudha Airlangga mengatakan, kegiatan yang dilaksanakan ini sebagai wahana kita untuk mengetahui dan mengenal lebih tentang sejarah dan budaya Kabupaten Banyumas.

“Kita mengunjungi tempat-tempat bersejarah Banyumas ini, sebagai wahana kita mengedukasi sejarah dan budaya Banyumas dalam rangka turut serta melestarikan budaya bangsa budaya lokal Banyumas”, terangnya.

Sedangkan dalam kunjungannya berziarah ke makam Bupati Pertama Kabupaten Banyumas R.Djaka Kaiman/Adipati Mrapat, makam R.T. Yudanegara II dan ke makam Margono Djojohadikoesoemo sebagai bentuk penghormatan dan menghargai jasa para leluhur pendiri Kabupaten Banyumas.

Dalam Tour D’Banyumas ini, usai melaksanakan wisata sejarah dan budaya serta wisata religi ke makam para pendiri Kabupaten Banyumas, rombongan mencicipi kuliner jajanan asli Banyumas.

Setelah mengunjungi Kota Lama Banyumas, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 071 PD IV/Diponegoro dengan didampingi Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana, meninjau Museum Koperasi Pertama Indonesia dan Museum Bank BRI di Purwokerto.

/Red

Batara.news

Pati– Batara.News| Berdalih Iuran Sukarela 800 ribu Permurid, SMP-2 Tayu bebani Walimurid , diduga hal ini sangat tidak benar dan sangat bertolak belakang dengan Himbuan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo lalu kenapa masih ada Sekolahan yang berani melanggarnya.

Bermula dari beberapa kabar desas-desus walimurid SPM-2 Tayu yang enggan di sebutkan Namanya saat di konfirmasi oleh awak media adanya dugaan pungutan yang memberatkan tersebut. Beberapa walimurid menjelaskan kepada awak media, membenarkan adanya permintaan dari pihak sekolahan SMP-2 Tayu , iuran sukarela senilai 800 ribu untuk kelas-1, 700 ribu untuk kelas-2, dan 600 ribu rupiah untuk siswa kelas-3.

Terpisah, menepis kebenaran adanya pungutan yang tidak jelas oleh pihak sekolahan SMP-2 Tayu, maka awak media menemui Kepala Sekolah SMP-2 Tayu, 8/9/2022 Fajar Setyo N . Mengakui adanya iuran tersebut namun ia menjelaskan bahwa itu akan di pergunakan untuk memajukan SMP-2 Tayu ,

Fajar Setyo N. Kepala Sekolah SMP-2 Tayu
Fajar Setyo N. Kepala Sekolah SMP-2 Tayu

” Niat saya baik iuran itu nanti akan di pergunakan untuk memajukan sekolahan SMP-2 Tayu ini, termasuk untuk kebersihan dan dampak lingkungan ini maka kami meminta iuran suka rela kepada walimurid dan warga sekitar “, ucap Fajar Setyo N. Kepala sekolah SMP-2 Tayu.

Sementara selaku komite SMP-2 Tayu yang menurut informasi sebagai penerima iuran dan mencatat uang iuran tersebut yang di berikan ke walimurid, namun sayangnya Komite SMP-2 Tayu tidak dapat di temui awak media dengan alasan kesibukan lainya, menurut penjelasan kepala sekolah SMP-2 Tayu,

Untuk menyikapi adanya Problem tersebut, awak media kembali mengkonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan Pati melalui sambungan telepon seluler, 8/9/2022 dalam 3 kali di hubungi tidak mengangkat telefon masuk,
kemudian konfirmasi dapat terhubung dengan Pegawai Disdik Pati bagian Sarpras Fauzin,

Namun Fauzin tak berani menerima tanggapan konfirmasi dari awak media dulu, karena lebih baik untuk bisa kekantor dan bertemu kepada pak kepala Dinas saja terlebih dulu, arahan yang di sampaikan oleh Fauzin Sarpras Disdik SMP.

/Nur

Batara.news

Pati,Batara.news | Di Temukan Mayat di Atas Pohon, Gegerkan Warga Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo, kejadian yang menghebohkan warga, adanya orang MD di pohon Mahoni milik Sukarbin dukuh Duwet RT 06 RW 02 Desa Tambaharjo Kecamatan Tambakromo ,Pati. ( 06/09/22 )sekitar pukul 14.15 WIB .

Setelah ramai di temukanya sosok orang meninggal di atas pohon tersebut ahirnya di diketahui korban meninggal bernama Suparman bin Sarbi ( 50 th )warga Desa Tambaharjo RT 04 RW 01 Kec. Tambakromo.

Di Temukan Mayat di Atas Pohon,
gambar lokasi penemuan mayat

Berdasarkan keterangan tertulis yang disampaikan Kapolres Pati melalui Kasi Humasrespati AKP Pujiati, S.Sos. ,kejadian tersebut berawal dari teman korban Budi Harjo bermain di rumah korban, pada saat itu Budi diajak korban untuk mengambil biji mahoni .

Sesampainya di TKP korban membuat galah dari bambu yang masih basah untuk mengambil biji mahoni dengan cara naik ke atas pohon mahoni dan saksi berada di bawah bertujuan untuk mengumpulkan hasil biji mahoni yang sudah diambil ,tiba-tiba galah yang dipakai korban tersebut mengenai Kabel jaringan PLN yang mengakibatkan korban tersengat arus listrik hingga korban MD di atas pohon mahoni.

Mengetahui hal itu Budi berteriak minta tolong ke rumah Kades. Selanjutnya kades melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Tambakromo dan menghubungi pihak PLN untuk memutus arus guna mengevakuasi korban.

Autopsi medis dilakukan di Puskesmas Tambakromo dan oleh Dr.ISKE LUCIA GANDA pun memberi kesimpulan bahwa korban murni karena tersengat aliran Listrik.

(*/DW/Ir/)

Batara.news

Rembang, Batara.News| Pemerintah telah mengambil kebijakan menaikkan sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) seperti pertamax, pertalite dan solar. Hal itu dimaksudkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran, pasalnya
subsidi BBM lebih banyak digunakan kelompok ekonomi mampu yakni sebanyak 70% disamping anggaran subsidi BBM yang terus naik.

Atas kenaikan harga tersebut, pemerintah memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM kepada masyarakat yang kurang mampu untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Terkait BLT BBM yang akan disalurkan di Kabupaten Rembang, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB), Subhan, Rabu (7/9/2022) mengatakan kuota Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berasal dari pemerintah pusat. Untuk angka sementara ini ada 48.455 KPM, namun itu masih memungkinkan ada perubahan.

Kuota Penerima BLT BBM 48.455 KK, Masih Memungkinkan Ada Perubahan

“Sudah ada 48 ribuan (KPM BLT BBM-red) kuota untuk kabupaten Rembang. Itu belum final, kelihatannya ada perubahan ( diverifikasi oleh Pemerintah Pusat-red),” ujarnya.

Dalam penyaluran BLT BBM Kementrian Sosial menunjuk PT. Pos Indonesia. Sehingga nama- nama penerima BLT tersebut nantinya yang mengetahui juga Kantor Pos.

“Yang jelas penerima BLT BBM ada dalam data DTKS (Data Terbaru Kesejahteraan Sosial ),” imbuhnya.

Ia menambahkan untuk kapan penyaluran BLT BBM di wilayah Kabupaten Rembang masih belum bisa memastikan. Pasalnya masih menunggu kepastian jumlah KPM dari Kementrian Sosial.

“Kapan mulai disalurkan masih menunggu kepastian data. Ini masih ada rapat tentang itu di Solo, ” ungkapnya.

Bantuan berupa uang tunai senilai Rp 600 ribu per kepala keluarga itu akan dibagi menjadi ke dalam 4 tahap atau bulan. Tiap bulannya disalurkan Rp. 150 ribu, mulai bulan September sampai Desember mendatang.

Presiden Joko Widodo kepada awak media beberapa waktu lalu menuturkan subsidi BBM dialihkan untuk bantuan yang lebih tepat sasaran. Pasalnya subsidi BBM selama ini lebih banyak digunakan kelompok ekonomi mampu yakni sebanyak 70%. Hal itulah alasan kenaikan harga BBM yang menjadi pilihan terakhir pemerintah, selain subsidi BBM yang semakin naik setiap tahunnya.

Sumber Pemkab Rembang
Syfdn/moel

Batara.news

Pati, Batara.news | Lagi-lagi Satpol-PP Temukan Pasangan Bukan Suami Istri di Kos-kosan, Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Pati kembali mengamankan 2 pasangan bukan suami istri yang terjaring razia di tempat kos di wilayah Kecamatan Juwana.


Dari dua pasang yang diamankan itu, 1 pasang masih dibawah umur, dan 1 pasang lagi berdalih sudah menikah siri.
“Ada 2 pasangan bukan suami istri yang berhasil kita amankan saat operasi gabungan bersama dengan Muspika Juwana,”Ungkap Kasatpol PP Kabupaten Pati Sugiono Rabu (7/9/2022).


Menurutnya, Pasangan yang terjaring razia semuanya dari warga Pati, untuk pasangan yang dibawah umur laki-laki berasal dari Kecamatan Trangkil, dan perempuan berasal dari kecamatan Margoyoso, sementara yang mengaku menikah siri untuk laki-laki berasal dari Kecamatan Juana dan perempuan beralamatkan Kecamatan Pucakwangi.


“Ada 2 tempat yang menjadi sasaran operasi kami, di desa Dukutalit dan desa Growong Kidul, namun mereka yang terjaring ini dari tempat kos di desa Growong Kidul,”Ucapnya.
Razia yang dilakukan ini, Lanjut Sugiono, Untuk menindak lanjuti laporan masyarakat atas maraknya tempat kos yang disalah gunakan untuk hubungan yang bukan pasangan suami istri atau biasa dipakai sebagai tempat kumpul kebo.

Lagi-lagi Satpol-PP Temukan Pasangan Bukan Suami Istri di Kos-kosan
Gambar kegiatan Satpol-PP Pati


“Mereka yang terjaring langsung kami bawa ke kantor Satpol PP dan bersama Dinsos diberi pembinaan serta disuruh membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya lagi.”Terangnya.


Sementara Kepala Desa Growongkidul Bambang memberikan apresiasi atas langkah Satpol PP melakukan razia tempat kos di wilayah Juwana. Dirinya juga berharap agar kegiatan operasi tempat kos yang disalahgunkan agar lebih rutin dilaksanakan.


“Bukan hanya di Growong Kidul saja, namun di beberapa desa lain, informasinya juga banyak kos yang dijadikan sebagai tempat esek-esek, jadi kami minta agar satpol PP bisa lebih aktif menjalankan razia tempat kos, agar ada efek jera jika ada yang kedapatan sedang kumpul kebo di tempat kos.”Tegas Bmabang.


(*/Nur/Rd)

Batara.news

Pati – Batara.news| Viral Beradar Vidio Adegan Uh,, Ah,, di Wadok Gembong, Sebuah video yang mempertontonkan tindakan tidak senonoh beredar di jagad maya. Diduga adegan itu direkam di area Waduk Seloromo, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.

Video berdurasi 17 detik yang diambil secara sembunyi-sembunyi ini, memampang adegan yang tidak seharusnya sejoli yang lagi kasmaran.

Viral Beradar Vidio Adegan Uh,, Ah,, di Waduk Gembong

Video inipun viral dan menjadi perbincangan hangat di media sosial (Medsos), khususnya Instagram dan Whatsapp, dimana video itu beredar.

Operator Waduk Seloromo, Susanto mengaku belum mengetahui adanya dugaan video mesum yang diambil di tepi Waduk Seloromo Gembong.

Jika benar video tersebut diambil di kawasan yang dijaganya, ia sangat menyayangkan.

“Kami sayangkan kalau ada kejadian seperti itu. Karena ini tempat wisata, dengan adanya kejadian ini tentunya sangat mengotori,” ujarnya saat ditemui di lokasi, Rabu (7/9/2022).

Susanto berharap, video tersebut tidak semakin menyebar karena belum tentu terjadi di Waduk Seloromo.

Selain itu, ia berharap kejadian seperti itu tidak lagi terulang di wilayah Kecamatan Gembong.

(*/Nur/Rd)

Batara.news

Rembang, Batara.News– Latihan Dasar Kepemimpinan (LDK) adalah sebuah pelatihan dasar tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemimpinan. Pelatihan dasar yang di berikan ini bertujuan untuk memberikan bekal kepada pengurus OSIS yang baru.

Seperti yang di laksanakan Babinsa Koramil 06/Lasem Kodim 0720/Rembang Serda Karmanto dan rekan Babinsa lainnya yang saat ini memberikan materi pelatihan Dasar Kepemimpinan (LDK) kepada 50 Siswa dan siswi SMK NU Lasem Kabupaten Rembang, Selasa (07/09/2022).

Babinsa Koramil 06/ Lasem Beri Materi LDK Siswa SMK NU Lasem

Selaku pembawa materi LDK kepada siswa dan siswi SMK NU Lasem Serda Karmanto menyampaikan beberapa hal yaitu mengenai karakter pemimpin yang benar dan cara cara berkomunikasi yang benar sebagai layaknya seorang pemimpin.

Kegiatan yang di mulai sejak pukul 07.00 WIB ini diawali dengan teori di ruangan dan selanjutnya praktek di lapangan. Serda Karmanto juga menyampaikan bahwa sebenarnya LDK biasanya diberikan dalam dua bagian yaitu Latihan Dasar Kepemimpinan Fisik dan Latihan Dasar Kepemimpinan mental. Dalam kesempatan tersebut juga diajarkan PBB dan Tata Upacara yang benar sehingga mereka kedepan akan menjadi pelatih bagi teman yang lain.

Pada Kepala Sekolah SMK NU Lasem Bapak H.Arif Dimiyati S.Ag juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada pihak Koramil 06/ Lasem dan berharap agar kedepannya nanti para pengurus OSIS yang baru diberikan pelatihan dasar kepemimpinan, dapat memberi contoh dan ujung tombak sekolah untuk menunjang pelaksanaan kegiatan, baik upacara maupun kegitan yang lain di sekolah maupun di luar sekolah.(Pendim 0720/Rembang)

(Moel/Syfd).

Batara.news

Pati,Batara.news| Sungai Bulumanis Lor Jadi Terminal Sampah, Hal ini sangat berdampak besar untuk warga Bulumanis Lor, terlebih para petani sampai-sampai tidak bisa memanfaatkan air untuk irigasi Sawah, selain sampah yang menumpuk sepanjang 600 meter sungai juga berbau tak sedap.

Kepala Desa Bulumanis Lor Mohamad Kunarso, membenarkan adanya sampah yang menyarang di sungai Bulumanis Lor sepanjang 600 meter, Kepala Desa Bulumanis Lor menjelaskan saat di konfirmasi Awak media 6/9/2022 di Lokasi Sungai Bulumanis Lor, menurutnya hal ini sudah lama terjadi hal seperti ini, sudah terjadi kurang lebih 10 tahun Sungai Bulumanis Lor ini menjadi Terminal Sampah.

” Sampah yang menumpuk di sepanjang Sungai Bulumanis Lor ini berasal dari jauh dan menumpuk di sungai ini, warga kami sangat terkena dampak yang sangat membebani, dan tanpa ada bantuan upaya dari pemerintah terkait untuk Normalisasi Sungai ini,
Baru kali ini kita dapat bantuan dari BBWS Pemali Juwana itupun hanya Alat Exsafator saja, sehingga kami dari pemerintah Desa Bulumanis Lor mau tidak mau harus mengeluarkan biaya yang cukup lumayan untuk bayar Truk pengangkut sampah dan upah pekerja ” , Ucap kepala Desa Bulumanis Lor.

Sungai Bulumanis Lor

Sementara sudah 200 kali muatan sampah yang sudah di angkut selama 4 hari di kerjakan ya pembersihan sampah di sungai Bulumanis Lor, dan sampai hari ini masih belum selesai baru sekitar 40% sampah yang sudah di evakuasi, artinya masih 60% Sampah yang belum di bersihkan oleh Pemdes Bulumanis Lor.

Kepala Desa Bulumanis Lor berharap hal ini dapat di perhatikan oleh Pemerintah secara khusus mengingat dampaknya yang sangat buruk dan sangat membebani Warga Desa Bulumanis Lor.

/Nur

Batara.news

Rembang, Batara.News| Dua rumah warga Desa Gunem Kecamatan Gunem terbakar, pada Sabtu (3/9/ 2022) sekira pukul 09.30 WIB. Dua rumah tersebut merupakan milik Kaspari (55) dan Achmad Sumarsam (57).

Pada Senin pagi (5/9/2022) Pelaksana Harian (Plh) Bupati Rembang Mochamad Hanies Cholil Barro’ bersama jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan beberapa stakehoder seperti PT.Semen Gresik menemui Marsam dan Kaspari dirumahnya.

Wabub Hanies Sambangi Korban Kebakaran di Desa Gunem

Kedatangannya yang juga diikuti oleh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Rembang Samsul Anwar dan Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC) Nahdlatul Ulama ( NU ) Gunem, Ismangun bertujuan memberikan motivasi dan santunan kepada kedua korban kebakaran.

Wakil Bupati, Hanies mengatakan santunan itu untuk meringankan beban warganya yang terkena musibah. Sejumlah bantuan yang diberikan seperti sembako , semen, uang tunai.

“Ada 300 sak semen dari Semen Gresik untuk 2 kepala keluarga, ada uang tunai juga,sembako. Dari Baznas dan bagian kesra ini juga masih proses, ” ujarnya.

Dari Bagian Kesra Setda Rembang rencananya akan memberikan bantuan uang tunai senilai Rp.17 juta. Dengan rincian Marsam mendapat Rp. 10 juta karena kerusakan rumah yang lebih besar, sedangkan Kaspari adik dari Marsam sebesar Rp. 7 juta, namun saat ini masih dalam proses penyelesaian administrasinya.

Terkait bantuan tenaga pembangunan kembali rumah Marsam dan Kaspari, Gus Wabup menuturkan rekan – rekan relawan juga sudah siap.

Lebih lanjut Wabup menyampaikan kebakaran yang diduga disebabkan dari konsleting listrik itu juga bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat. Warga diminta untuk mengecek atau melepaskan stop kontak terlebih dahulu.

“Dicek lagi instalasi listrik di dalam rumah. Menggunakan stop kontak itu sewajarnya, jangan sampai satu stop kontak untuk banyak colokan (steker) itu berbahaya, apalagi saat ini puncak kemarau yang bisa memicu kebakaran lebih cepat dan besar, ” ungkapnya.

Sementara itu Marsam mewakili keluara menyampaikan terimakasih atas kehadiran dan bantuan dari Pemkab dan pihak yang mendampinginya.

Ia mengungkapkan sewaktu di sawah mendengar suara kentongan yang memberikan informasi kepada warga tentang adanya kebakaran. Marsam pun bergegas lari ke perumahan dengan niat membantu memadamkan api yang membakar rumah tetangganya dan tak menyangka kebakaran justru terjadi di rumahnya.

“Saya dengar suara kentongan itu ya langsung lari mau membantu, saya kira rumah yang terbakar milik tetangga. Eh ternyata rumah saya sendiri, ”

Sumarsam mengungkapkan ingin segera membangun kembali rumahnya, rencananya Kamis (8/9/2022).

“Pengennya kamis depan mulai bangun rumah,buat mengamankan barang- barang.”

Menurut informasi dari Kepala Dusun Timbulrejo Desa Gunem, Suprihono, saat ini warga telah mengumpulkan donasi untuk keluarga Marsam dan Kaspari.


/Syfdn/jkm

Batara.news

Pati,Batara.news| Kepala Pelatih, Nazal Mustofa mengatakan bersyukur dengan hasil yang diperoleh oleh Persipa. Terutama skor penyama kedudukan di menit akhir anak asuhnya. Pasalnya melawan PSCS sejumlah ia merasakan tekanan.

“Alhamdulillah, Persipa bisa menahan, di menit akhir bisa menahan Cilacap, selanjutnya kita ngeblank, anak anak mental ngedrop,” terangnya pada konferensi pers pada Senin malam (5/9).

Masih Sempat Cetak Gol di Menit Akhir, Nasal Sangat Merasa Bersyukur

Tekanan selain karena situasi menyamakan kedudukan, juga karena adanya keputusan wasit yang kurang baik. Terutama banyaknya keputusan wasit yang merugikan Persipa. Karena ada 4 kartu kuning yang diterima oleh Persipa.

“Wasit memang bagus tapi beberapa kali membuat keputusan yang kurang bijaksana, ” katanya.

Dilain sisi, Nazal mengatakan ada beberapa evaluasi yang harus dilakukan di timnya. Ia merasa timnya belum siap dengan long ball yang sering di mainkan oleh PSCS.

“Kita belum siap dengan long ball ke arah target. Kita gak tahu dengan long ball. Kita salut dengan tekanan yang luar biasa, ” terangnya.

Tekanan yang tinggi juga diakui oleh Pemain Persipa Rizki Imam. Ia merasakan dibawah tekanan saat timnya ketertinggalan terlebih dahulu. Ditambah lagi atmosfir pertandingan yang penuh suporter juga membuat para pemain cukup nervous.

“Kita merasakan cukup banyak penonton, tertekan dari penonton dan keputusan dari wasit, kita sebagai anak muda cukup teganglah,” katanya.

Namun ia beryukur atas hasil yang di dapat. Pasalnya tim yang ia bela mampu menggodol satu poin dari tim tuan rumah.

“Hasil mantap, meskipun kita tidak bisa meraih poin 3 tapi kita bisa meraih 1 poin, ” tutupnya.

/fan

Batara.news

Pati,Batara.news| 05 September 2022,Berawal dari keresahan warga dengan adanya galian c manual di desa Sentul kecamatan Cluwak ,yang mengakibatkan polusi dan dianggap mengingkari kesepakatan yang pernah dimusyawarahkan, maka Pemerintah Desa Sentul memediasi pihak – pihak berkepentingan untuk duduk bersama mencari solusi .

Pertemuan dipimpin oleh Kepala Desa Sentul dikawal jajaran Polsek Cluwak bertempat di balai desa Sentul ,Akhirnya bisa dilaksanakan. Dengan menghadirkan para pekerja, pemilik truk pengangkut, dan pemilik lahan serta warga terdampak polusi. ( 19/08/22)

Rapat Galian C Manual di wilayah Cluwak

Setelah melalui dialog alot antar peserta, maka kesepakatan bisa diambil dari hasil musyawarahnya. Atas inisiatif salah satu peserta, LSM dan tim Media dihadirkan ikut menyaksikan kesepakatan tersebut.

Berjalanya waktu beberapa LSM dan awak media menyambangi dan sepeserpun tidak meminta uang . Mencengangkan , sepulangnya LSM dan awak media di tengah perjalanan pulang mendapat telpon dari SHD yang mengaku pensiunan Polri dan sebagai ketua konsorsium LSM se kabupaten Pati yang mengusir dan melarang untuk masuk ke desa dan memeras warga.

Awak media yang lainya yakni media Pertapa Kendeng mencoba konfirmasi terkait perkataan pemerasan namun SHD mangkir tidak mengakui mengucapkannya, ” saya hanya memperingatkan jangan masuk ke desa desa yang akhirnya meresahkan warga, kalau sewajarnya silakan ,saya tidak bilang pemerasan “.

Saat perkenalan SHD seakan dengan sombong mengucapkan jati dirinya, ” saya ini pembina konsorsium LSM se kabupaten Pati. LSM , MEDIA atau yang lainya se kabupaten Pati semua kenal saya , Usman itu anggota saya, tanya dia siapa Solhadi , saya jadi LSM sejak tahun 2009 ,kamu jangan mencari cari kesalahan orang” jawabnya dengan ketus.

Perbincangan di telpon memanas dan SHD ditanya dari LSM mana bilangnya mendikte orang tua dan menganggap para media anak – anak kecil .

( */Red)

Batara.news

Bekerja Sama Dengan Rumah Sakit Bina Bhakti Husada, Kodim Rembang Selenggarakan Penyuluhan Kesehatan.

Rembang, Batara.News– untuk mensosialisasikan adanya resiko penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, stroke, ginjal dan jantung ke Prajurit, Kodim 0720/Rembang menggelar penyuluhan kesehatan yang bertempat di Gedung Manunggal Kodim 0720/Rembang.(05/09/2022).

Kegiatan penyuluhan kesehatan resiko penyakit tidak menular tersebut di ikuti sekitar 100 orang prajurit dengan menghadirkan nara sumber dari Rumah Sakit Bina Bhakti Husada Rembang,


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0720/Rembang Letkol Czi Parlindungan Simanjuntak, S.Sos. M.Si, Direktur Rumah Sakit Bina Bhakti Husada Rembang drg. Bobet Evih Hendi Ir, MMR beserta Nara Sumber dan Manajer Direktur Rumah Sakit Bina Bhakti Husada, Para Perwira Staf dan Danramil seluruh jajaran Kodim 0720/Rembang.

Dalam Sambutan Dandim 0720/Rembang mengucapkan selamat Datang kepada Direktur Rumah Sakit Bina Bhakti Husada Rembang drg. Bobet Evih Hendi Ir, MMR beserta Nara Sumber dan Manajer Direktur Rumah Sakit Bina Bhakti Husada atas segala Puji syukur kehadirat ALLAH SWT kita dapat mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan.

ikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, semoga apa yang disampaikan oleh tim dari Rumah Sakit Bina Bhakti Husada dapat memberikan manfaat untuk anggota sekalian dan keluarga besar Kodim 0720/Rembang serta memiliki pemahaman pengetahuan akan bahaya penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, stroke, ginjal dan jantung.

Semoga dengan kerja sama ini dapat memberikan manfaat dan keberkahan untuk kita semua khususnya keluarga Besar Kodim 0720/Rembang, tutup Dandim.

Direktur RS Bhina Bhakti Husada dr. Bobet Evih Hedi IR, MMR menyampaikan beberapa hal terkait pelayanan yang ada di rumah sakit Bhina Bhakti Husada khususnya layanan kesehatan dengan fasilitas BPJS
akan memberikan dukungan kepada Kodim 0720/Rembang Rembang apabila Kodim 0720/Rembang akan melaksanakan bhakti sosial pelayanan kesehatan, berobat gratis dengan menyediakan dokter, perawat dan obat-obatan dilokasi bakti sosial. Intinya kami siap All Out dalam mendukung kebutuhan Kodim Rembang dibidang Kesehatan.

Semoga yang sampaikan kepada bapak-bapak TNI dapat membantu dibidang pelayanan kesehatan, khususnya kepada keluarga besar Kodim 0720/Rembang.tutup dr. Bobet Evih Hedi IR, MMR

Kegiatan dilanjutkan pemaparan Materi Penyakit Tidak Menular oleh nara sumber yaitu dr.Simon Siringoringo. ( Pendim 0720/Rembang)

(Moel).

Batara.news

Purwokerto,Batara.news| Menguri-uri budaya bangsa sebagai wahana pelestarian seni budaya bangsa Indonesia, Korem 071/Wijayakusuma sebagai satuan komando kewilayahan dibidang pembinaan wilayah turut mendukung digelarnya festival dalang anak dan remaja se-eks Karesidenan Banyumas Tahun 2022 yang diselenggarakan Korem 071/Wijayakusuma berkolaborasi dengan Pepadi ( Persatuan Pedalangan Indonesia ) Korwil eks karesidenan Banyumas.

Festival dalang anak dan remaja yang diselenggarakan ini bentuk apresiasi Korem 071/Wijayakusuma dengan kalangan pekerja seni pemerhati pedalangan di wilayah Banyumas dalam rangka untuk me-regenerasi generasi muda bangsa dalam melestarikan budaya adiluhung bangsa khususnya kesenian wayang. Disamping itu, festival dalang anak dan remaja ini juga dalam rangka menyemarakkan hari jadi ke-61 Korem 071/Wijayakusuma.

Menguri-uri Budaya Bangsa, Korem 071/Wijayakusuma Dukung Festival Dalang Anak dan Remaja Se-Eks Karesidenan Banyumas

Danrem 071/Wijayakusuma Kolonel Inf Yudha Airlangga, S.E., dalam sambutannya mengatakan melestarikan budaya Indonesia bagi generasi muda bangsa sangat penting, karena budaya tersebut digali menjadi satu nilai-nilai Pancasila dimana Pancasila menjadi dasar negara kita, Idiologi kita, dan salah satu tugas TNI-Polri yang hadir ditengah masyarakat sebagai wahana membina ketahanan Idiologi Pancasila dan harus terus tumbuh dalam kehidupan masyarakatnya.

Seperti yang terjadi saat ini di wilayah Timur Tengah yaitu terjadinya perpecahan, sehingga “Salah satu yang dapat mengikat agar tidak terjadi perpecahan, adalah budaya bangsa. Banyak ragamnya, ada bahasa, adat istiadat dan nilai-nilai yang harus kita lestarikan dalam budaya bangsanya”, paparnya.

Diterangkan Danrem, dengan kegiatan ini, walaupun sepintas kita lihat dilaksanakan secara sederhana, namun arti dan makna dari kegiatan ini yang dapat dilihat oleh seluruh warga bangsa ini akan sangat berarti. Karena nanti, kegiatan ini akan ditayangkan dan disiarkan melalui media sosial, media online maupun media elektronik”, terangnya.

Menurut orang nomor satu di Wijayakusuma ini, bahwa yang membuat segan bangsa lain terhadap bangsa Indonesia adalah kemanunggalan TNI, Polri dan masyarakatnya. “Kemanunggalan TNI, Polri dan masyarakat merupakan senjata ampuh untuk mempertahankan NKRI. Walaupun negara lain mempunyai peralatan tempur yang serba canggih dan tentara yang hebat, namun bila tidak didukung oleh masyarakatnya maka tidak akan berarti, sama halnya dengan kita, bila masyarakat atau rakyatnya tidak mendukung terhadap TNI dan Polri, maka kita tidak bisa menegakkan kedaulatan dan keutuhan NKRI, dan negara ini akan bubar”, jelasnya.

Karenanya, dengan diselenggarakannya kegiatan festival dalang anak dan remaja ini, untuk melestarikan budaya bangsa dilingkungan generasi muda. Disamping itu, kegiatan ini juga untuk meramaikan HUT Korem 071/Wijayakusuma yang ke-61 yang jatuh pada 1 September beberapa hari lalu.

Dikatakan pula, penyelenggaraan kegiatan tersebut didukung oleh elemen masyarakat baik dari Pemerintah Daerah maupun Polri agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik.

Mantan Dansat-81/Gultor Kopassus ini mengatakan kegiatan yang diikuti dalang-dalang kecil ini untuk mencari bibit-bibit dalang muda untuk melanjutkan melestarikan budaya adiluhung bangsa dari generasi sebelumnya agar budaya bangsa yang salah satunya pewayangan ini dapat terus tumbuh kembangkan ditengah gempuran budaya luar.

Sementara itu, Korwil Pepadi eks Karesidenan Banyumas Bambang Barata Aji mengatakan, kegiatan yang diselenggarakan ini mengacu akan diselenggarakannya kegiatan yang sama di tingkat Jawa Tengah pada tanggal 10 s.d 11 September 2022 dan tingkat nasional pada tanggal 22 s.d 24 September 2022 mendatang.

“Menindaklanjuti hal itu, dengan komunikasi dan dukungan yang baik kami dengan Danrem 071/Wijayakusuma serta dengan Pemerintah Daerah Banyumas dan steakholder lainnya, kegiatan ini dapat dilaksanakan saat ini.

“Formatnya dalam penyelenggaraan ini, lomba namun kalau lomba kriterianya terlalu banyak. Mengingat banyak kriteria dalam lomba dan waktu yang singkat, kami selenggarakan saja acara pementasan yang penting guyub dan gayeng. Terima kasih Danrem 071/Wijayakusuma, Wakil Bupati Banyumas, Kapolresta Banyumas dan elemen lainnya atas dukungan yang diberikan pada kami”, ungkapnya.

Dikatakan Bambang, seni mempunyai daya menghidupi, tidak ada yang kebetulan didunia ini. Begitupula dengan dilaksanakan kegiatan ini, Korem 071/Wijayakusuma yang baru memperingati hari jadinya yang ke-61 ini, sangat mendukung kegiatan ini.

“Wijayakusuma itu pusakanya Prabu Kresna, dan Wijayakusuma itu mempunyai daya untuk menghidupi. Hal ini berarti, Korem 071/Wijayakusuma mempunyai daya menghidupi masyarakat Banyumas dan seluruh wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, dan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI”, ungkapnya.

Wakil Bupati Banyumas, Drs.H.Sadewo Tri Lastyono mengatakan, penyelenggaraan kegiatan ini mendapat dukungan Danrem 071/Wijayakusuma dan harus ada setiap tahunnya. Sebagai wahana, untuk menguri-uri melestarikan budaya adiluhung bangsa.

Dikatakan, wayang adalah wayang kulit dan wayang lainnya merupakan tinggalan budaya luhur budaya adiluhung bangsa Indonesia.

“Wayang digunakan saat wali songo menyebarkan agama Islam dibumi Nusantara sekitar 30 an tahun. Bisa diterima masyarakat, hal ini karena Walisongo berkolaborasi dengan budaya asli Nusantara. Bandingkan dengan Belanda yang menjajah selama 350 tahun, tetapi budaya yang dibawa Walisongo merupakan budaya yang di kolaborasikan dengan penyebaran agama Islam oleh Walisongo. Sehingga agama Islam dapat berkembang dan menjadi agama mayoritas dibumi Nusantara atau NKRI sekarang. Tapi tetap dasar negara kita Pancasila dengan sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa”, jelasnya.

Dikatakan, selama orang bertuhan itu berarti boleh hidup di Indonesia. Bertuhan dalam artian yang positif, agama apapun boleh namun tidak boleh menghujat agama lain dan bahkan ada hujatan-hujatan sesama muslim.

Wakil Bupati menghimbau agar hal seperti itu tidak terjadi di NKRI, seperti halnya dengan wayang yang ditengarai oleh banyak orang dibid’ah-bid’ahkan. Wakil Bupati tidak setuju akan hal itu, hal ini karena wayang kulit adalah budaya warisan adiluhung bangsa sebagai penanaman nilai-nilai kehidupan masyarakat bangsa Indonesia.

“Kita tidak anti budaya asing, akan tetapi kita harus mengutamakan budaya kita sendiri budaya NKRI”, tegasnya.

Sadewo berharap, festival dalang anak dan generasi muda ini dapat dilaksanakan setiap tahunnya sebagai tameng agar budaya bangsa wayang kulit ini tidak diambil bangsa lain serta untuk menangkal keterpengaruhan generasi muda akan budaya luar.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menuntun warisan dari wayang khususnya menuju kelestarian dan terwariskan baik kepada anak cucu kita. Saya berharap, festival wayang ini dapat memperdalam kecintaan kita terhadap budaya asli daerah kita”, harapnya.

Menurut Sadewo, begitu luhur makna yang terkandung dalam wayang dan sangat disayangkan apabila makna ini hilang begitu saja tergerus kemajuan jaman. Hal ini, karena orang lain banyak yang mengambil dari budaya kita.Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau 17 ribu lebih, dengan berbagai ragam suku bangsa, agama, adat istiadat dapat dipersatukan dalam satu bingkai NKRI dengan Bhinneka Tunggal Ikanya dan dasar negara Pancasila.

Tidak seperti yang terjadi saat ini diwilayah Timur Tengah, walaupun kental dengan agama, namun bila tidak diimbangi dengan adanya budaya bangsa dapat menimbulkan perpecahan dalam satu bangsa. Budaya suatu bangsa, disamping agama dan kultur ataupun etnis, sangat diperlukan guna memperkokoh kedaulatan negara”, paparnya.

Festival dalang se-eks Karesidenan Banyumas, diikuti para dalang-dakang muda dari berbagai wilayah di eks Karesidenan Banyumas dan bahkan dari luar wilayah eks Karesidenan Banyumas.

(*/Red)

Batara.news

Pati,Batara.news| Kedatangan Persipa Pati ke Cilacap optimistis akan mendapatkan poin penuh. Meski begitu dalam wawancaranya, pelatih Nazal Mustofa mengatakan tidak ada persiapan istimewa pada sesi latihan terakhirnya di Stadion Wijaya Kusuma, Cilacap pada Minggu (4/9).

Akan tetapi Nazal mengatakan akan lebih waspada pada pertandingan ke duanya melawan PSCS yang akan siap menggila. Pasalnya tim tuan rumah baru saja kehilangan poin pada pertandingan perdananya saat melawan Persijap Jepara Pekan lalu.

Tetap Waspadai Cilacap Yang Mungkin Menggila

“Kita persiapan biasa biasa saja. Kita akan bermain mengalir, tapi kita tetap waspadai Cilacap yang pernah kehilangan poin, tetap wani ngeyel, mudah-mudahan bisa mengatasi Cilacap, ” terangnya.

Nazal sendiri akan mewaspadai semua pemain dari PSCS. Menurutnya semua lini di PSCS cukup berbahaya untuk dapat merusak pertahanan Laskar Saridin. Namun ia sendiri memberi catatan khusus bagi para pemain sayap yang di punya PSCS.

“Semua pemain cilacap berbahaya. Terutama wingers mereka, bisa mengambil kesempatan di kotak pinalti dan perlu diwaspadai, ” lanjutnya.

Saat disinggung terkait banyaknya pemain yang mendapat kartu di pertandingan perdana, Nazal mengatakan tetap akan tidak merasa takut. Dirinya akan tetap menurunkan line up sesuai kebutuhan tim saat ini.

“Line up yang dapat kartu ya tetap kita mainkan, tetep main normal, tidak ada ketakutan, intinya tidak ada strategi khusus, ” terangnya.

Tercatat sebelumnya ada empat nama pemain Persipa yang sudah mengantongi sejumlah kartu kuning itu diantaranya Riski Imam Ridwan pada menit 21, Riski Novriansyah pada menit 56, Erlangga Adhyaksa pada menit 87 dan Nuri Agus pada menit 90+3.

Sedangkan kartu merah yang diberikan Axel Febrian Sinaga juga dilayangkan untuk asisten pelatih. Yakni Rudi Widodo pada menit ke 90+3 saat memprotes keputusan wasit yang menunjuk titik putih untuk Nusantara United.

Sedangkan Fendy Ninggar salah satu pemain Persipa juga optimistis mendapatkan poin penuh. Apalagi mental pemain terpompa dengan adanya peroleh bagus di laga sebelumnya.

“Kesiapan pemain kita dalam mental yang bagus karena lawan nusantara dapat hasil maksimal, jadi persiapan pemain sudah maksimal, ” tutupnya.

/Red

Tidak Ada Postingan Lagi.

Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.