“Spirit 45 Menggema!” Lima Kades PAW Dilantik, Bupati Serukan Perjuangan Membangun Desa

BOJONEGORO — Batara.news ||

Nuansa khidmat bercampur semangat perjuangan terasa kuat di Pendopo Kabupaten saat lima kepala desa hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW) resmi dilantik oleh Bupati Setyo Wahono di Bojonegoro.kamis(11/3/2026)

Pelantikan itu bukan sekadar agenda administratif. Di balik prosesi resmi yang berlangsung di bawah langit pendopo, terselip pesan kuat tentang tanggung jawab, keberanian memimpin, dan komitmen pengabdian kepada rakyat desa.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa jabatan kepala desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta kepatuhan terhadap aturan pemerintahan.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah menjaga kondusivitas selama proses Pilkades PAW berlangsung, sehingga tahapan demokrasi desa tersebut dapat berjalan tertib, aman, dan lancar.

Bupati Wahono menegaskan bahwa para kepala desa yang baru dilantik memiliki masa jabatan sekitar dua tahun, sehingga diperlukan langkah cepat untuk mengakselerasi pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Ia pun menekankan empat poin penting yang harus segera dijalankan para kepala desa.

Pertama, membangun sinergi dan pelayanan publik yang maksimal. Menurutnya, sumpah jabatan yang diucapkan bukan sekadar seremonial di atas podium, melainkan janji suci untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Kedua, kepala desa harus memaknai jabatan sebagai amanah perjuangan rakyat, dengan menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, dan berpihak pada kepentingan warga.

Ketiga, dengan masa jabatan PAW yang relatif singkat, para kepala desa diminta bergerak cepat dan bekerja nyata, memastikan program pembangunan desa tetap berjalan dan memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Keempat, menjaga persatuan dan kondusivitas desa menjadi kunci utama. Kepala desa diharapkan mampu merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa sekat perbedaan pasca pemilihan.

Selain itu, kepala desa juga diharapkan menjadi pengawal pembangunan desa, memastikan berbagai program pemerintah—baik dari pusat, provinsi, maupun kabupaten—benar-benar sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Menurut Bupati, perpaduan empat nilai perjuangan dengan lima kepala desa yang dilantik menjadi simbol filosofis “45”, sebuah angka yang menggambarkan semangat juang, keberanian memimpin, serta pengabdian tanpa pamrih bagi kemajuan desa.

“Jadilah kepala desa yang hadir untuk rakyat. Jangan hanya memimpin dari kantor, tetapi turun langsung mendengar dan menyelesaikan persoalan masyarakat,” tegasnya.

Adapun lima kepala desa yang resmi dilantik meliputi:

Sukisno, Kepala Desa Mojorejo, Kecamatan Kedungadem

Woto, Kepala Desa Tanggir, Kecamatan Malo

Muhammad Imadudin, Kepala Desa Jawik, Kecamatan Tambakrejo

Aris Wijayanto, Kepala Desa Setren, Kecamatan Ngasem

Pasir, Kepala Desa Punggur, Kecamatan Purwosari

Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal lahirnya kepemimpinan desa yang kuat, progresif, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat. Dari desa, denyut pembangunan daerah berawal.

Ketika desa bergerak maju, maka roda kemajuan Bojonegoro pun akan melaju lebih cepat—dengan semangat perjuangan yang terus menyala, sebagaimana Spirit 45 yang kembali menggema dari pendopo kabupaten.

 

Penulis: Alisugiono