Tangis Haru Mengiringi Langkah Tamu Allah, Camat Bangilan Hadiri Pelepasan Jamaah Haji 2026

https://batara.news/wp-content/uploads/2026/03/

Tuban – Suasana haru dan penuh kekhusyukan menyelimuti pelepasan calon jamaah haji di wilayah Bangilan pada Selasa, 28 April 2026. Di bawah langit pagi yang teduh, doa-doa dipanjatkan, sementara langkah para tamu Allah bersiap menuju panggilan suci ke Tanah Haram.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Suwanto bersama unsur Forkopimcam, tokoh agama, dan masyarakat yang turut memberikan restu.

Kehadiran pemerintah kecamatan menjadi tanda bahwa perjalanan suci ini juga menjadi kebanggaan bersama.

Satu per satu calon jamaah berdiri dengan wajah bercampur haru dan syukur.

Ada mata yang basah menahan rindu, ada tangan yang terus menengadah, menititipkan doa kepada Yang Maha Mendengar. Sebab panggilan haji bukan sekadar perjalanan jauh, melainkan undangan agung dari Allah kepada hamba-hamba pilihan-Nya.

Dalam sambutannya, Camat Bangilan menyampaikan pesan penuh doa kepada seluruh jamaah.

“Kami atas nama Pemerintahan Kecamatan Bangilan mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah diberikan kelancaran, kesehatan, keselamatan, serta pulang ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur,” ucap Suwanto.

Ia juga berpesan agar seluruh jamaah senantiasa menjaga niat ibadah, memperbanyak dzikir, saling membantu sesama jamaah, serta menaati arahan petugas selama berada di Arab Saudi.

“Jaga kekompakan, jaga kesehatan, dan jaga nama baik daerah. Berangkatlah dengan hati yang bersih, pulanglah membawa kemabruran yang memberi manfaat bagi keluarga dan masyarakat,” tambahnya.

Ucapan tersebut disambut anggukan haru para keluarga yang hadir. Sebab setiap keberangkatan haji selalu menyisakan getar batin: ada bahagia karena panggilan suci datang, namun ada pula air mata karena perpisahan sementara.

Pelepasan ini menjadi pengingat, bahwa di tengah sibuknya dunia, masih ada manusia-manusia yang memilih memenuhi panggilan langit. Mereka berangkat membawa nama keluarga, doa kampung halaman, serta harapan untuk kembali dengan jiwa yang lebih bersih.

Saat rombongan nanti meninggalkan Bangilan, yang mengiringi bukan hanya lambaian tangan, tetapi ribuan doa dari tanah kelahiran.

Semoga seluruh jamaah diberi kemudahan dalam setiap langkah, keselamatan sepanjang perjalanan, dan pulang membawa cahaya keberkahan bagi keluarga serta masyarakat.

Penulis:Alisugiono.