BOJONEGORO – Batara.news||Bulan suci Ramadhan bukan sekadar momen ibadah, tetapi juga saat untuk menahan diri dari berbagai aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.
Pesan inilah yang secara tegas disampaikan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bojonegoro kepada para pengelola tempat hiburan malam maupun kalangan yang kerap disebut “mania dunia malam”.minggu(8/3/2026)
Melalui operasi gabungan bersama Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, petugas menyisir sejumlah titik hiburan karaoke di wilayah Bojonegoro. Razia ini dilakukan untuk memastikan tidak ada tempat hiburan yang nekat beroperasi selama bulan puasa.
Bagi sebagian kalangan penikmat dunia malam, Ramadhan sering dianggap sebagai masa “sepi panggung”. Namun pemerintah daerah menegaskan bahwa penghormatan terhadap bulan suci dan ketenangan masyarakat harus menjadi prioritas.
Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Bojonegoro, Budiyono, mengatakan mayoritas pelaku usaha karaoke sudah menunjukkan sikap kooperatif dengan menutup operasionalnya sementara waktu.
“Sebagian besar tempat hiburan yang kami datangi sudah mematuhi aturan dengan tidak beroperasi. Ini patut diapresiasi karena menunjukkan kesadaran bersama untuk menghormati Ramadhan,” ujarnya.
Meski demikian, Satpol PP memberikan peringatan keras kepada siapa pun yang mencoba “bermain sembunyi-sembunyi” membuka aktivitas hiburan malam.
“Ramadhan adalah waktu untuk menjaga ketenangan. Jika ada yang nekat melanggar, tentu akan kami tindak sesuai aturan. Kami ingin masyarakat bisa beribadah dengan nyaman tanpa gangguan,” tegas Budiyono.
Operasi pengawasan ini juga menjadi sinyal kuat bagi para penikmat dunia malam bahwa selama Ramadhan, suasana Bojonegoro diarahkan menjadi lebih religius dan kondusif.
Pemerintah daerah pun mengajak masyarakat untuk ikut menjaga ketertiban dengan melaporkan aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu ketenangan selama bulan suci.
Dengan dukungan bersama, diharapkan Ramadhan tahun ini berlangsung aman, damai, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh warga.
Penulis:Alisugiono.












