Proyek BBWS Senilai 66 Milyar Lebih Diduga Banyak Oknum Pelaksana Mencari Untung Pribadi, Negara Masyarakat Dirugikan Dengan Bangunan Yang Tak Sesuai 

Berita Daerah493 Dilihat

 

Pati, Batara.news | Ada yang janggal dalam Pelaksanaan proyek Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Wilayah Pemali-Juwana (BBWS), yang menelan anggaran sebesar Rp 66. 282.885.000 untuk rehabilitasi Daerah Irigasi (DI) Gembong tahap 2 diduga tidak sesuai spesifikasi, Senin (2/10/2023).

 

 

Masih dalam pengerjaan Proyek bangunan dari Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat, tidak hanya di gembong saja, akan tetapi meliputi 4 kecamatan di wilayah kabupaten Pati, diantara Kecamatan Pati kota, Gembong, Tlogowungu dan Margorejo.

 

Terlebih Bangunan bendungan yang ada di Desa Wonosekar, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, pengerjaannya diduga asal-asalan (belum sesuai spesifikasi), tidak hanya itu, pasir yang di pakai diambil dari sungai dan dari galian C yang ada di daerah Kecamatan Gembong.

 

Selain itu dari hasil Pantauan media di lokasi, bangunan nampak banyak yang berlubang (bolong-bolong), bisa di sebut berongga tanpa ada isi adukan semen dan pasir, diduga beberapa kejanggalan dalam pelaksanaan kerja tersebut ada oknum pelaksana yang sengaja mencari keuntungan besar secara pribadi, meskipun merugikan Negara dan masyarakat luas sebagai penerima manfaat proyek tersebut.

 

 

Belum lama ini awak media bertanya kepada salah satu pekerja yang ada di lokasi, mempertanyakan pasir yang di pakai itu pasir apa dan dari mana, menjawab kalau pasirnya pasir sungai dari Kudus.

 

“itu pasir sungai mas dari daerah Kudus, kalau pelaksana disini pak Dudung dan pak Aji, setau saya yang ngirim pasir ini mas Deni,” katanya belum lama ini.

 

(*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *