BADUNG, BALI — Batara.news||
Ketika keselamatan warga dan wisatawan terancam, tak ada ruang untuk menunda.
Sikap tegas dan respons kilat kembali diperlihatkan oleh anggota DPRD Badung, I Wayan Puspa Negara, yang langsung bergerak begitu menerima laporan masyarakat terkait kebocoran minyak dari gardu listrik di kawasan Jalan Padma Utara, Senin malam (10/3/2026).
Aduan warga yang masuk melalui pesan WhatsApp tidak dibiarkan mengendap. Dalam hitungan menit, Puspa Negara langsung mengambil langkah konkret — memastikan lokasi kejadian, memverifikasi laporan, hingga mengoordinasikan penanganan dengan pihak teknis seperti Perusahaan Listrik Negara.
Langkah agresif namun koperatif ini menunjukkan satu pesan jelas: keselamatan publik tidak boleh menunggu birokrasi.
Bahaya Nyata di Jalur Wisata
Insiden tersebut terjadi di sisi utara Garden View Hotel, di mana warga menemukan cairan menyerupai minyak menetes dari gardu listrik hingga membasahi trotoar.
Kondisi itu membuat jalur pejalan kaki menjadi licin. Beberapa wisatawan bahkan dilaporkan sempat terpeleset, memicu kekhawatiran warga dan pelaku usaha di sekitar lokasi.
Menyadari potensi bahaya yang bisa merusak citra kawasan wisata sekaligus mengancam keselamatan orang banyak, laporan itu langsung diteruskan kepada Puspa Negara.
Respons Kilat Wakil Rakyat
Tanpa menunggu lama, anggota DPRD Badung tersebut langsung mengambil langkah cepat:
• Mengamankan informasi awal dari warga melalui komunikasi langsung.
• Meminta titik koordinat lokasi secara akurat untuk memastikan penanganan tidak salah sasaran.
• Menghubungi instansi teknis terkait agar penanganan segera dilakukan sebelum risiko semakin besar.
Gerakan cepat ini menunjukkan gaya kepemimpinan yang tegas, responsif, dan solutif — karakter yang diharapkan masyarakat dari seorang wakil rakyat.
Apresiasi Warga Mengalir
Respons sigap tersebut langsung memantik apresiasi dari warga dan warganet. Ungkapan sederhana namun penuh makna pun bermunculan:
“Gaas Pak Heli, suksma!”
Ucapan itu menjadi simbol rasa terima kasih masyarakat terhadap figur DPRD yang dinilai tidak hanya hadir saat agenda resmi, tetapi juga sigap ketika warga menghadapi persoalan nyata di lapangan.
Seorang warga bahkan mengungkapkan bahwa pihak toko di sekitar lokasi sempat menutup akses trotoar demi menghindari risiko wisatawan terpeleset.
“Kami khawatir ada korban lagi. Untung laporan langsung ditanggapi Pak Dewan. Harapannya segera ada penanganan permanen,” tulis warga dalam pesan yang beredar.
Langkah cepat yang ditunjukkan I Wayan Puspa Negara kembali menegaskan peran DPRD bukan sekadar lembaga pembuat kebijakan, tetapi juga garda respons aspirasi masyarakat.
Di kawasan wisata yang menjadi etalase Bali bagi dunia, tindakan cepat seperti ini menjadi bukti bahwa ketika warga bersuara, ada wakil rakyat yang benar-benar siap bergerak tanpa menunggu waktu.
Penulis:Alisugiono.












