Revolusi Senyap di Kota Migas: 200 Becak Listrik Meluncur, Sentuhan Pribadi Presiden Menggerakkan Harapan Wong Cilik

Bojonegoro —Batara.news Sebuah perubahan besar lahir tanpa banyak gaduh di jantung Kota Migas. Di jalan kota Kabupaten Bojonegoro, Senin siang (9/3/2026), sejarah kecil namun penuh arti tercipta ketika 200 becak listrik resmi diserahkan kepada para tukang becak.

Deretan kendaraan ramah lingkungan itu berjajar rapi, seolah menjadi simbol datangnya era baru bagi transportasi rakyat yang selama puluhan tahun bergantung pada tenaga kayuh manusia.

Yang membuat momen ini semakin menyentuh, bantuan tersebut datang langsung dari kantong pribadi Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.

Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian tersebut. Menurutnya, bantuan becak listrik bukan sekadar kendaraan baru, tetapi juga bukti nyata perhatian pemimpin negara terhadap wong cilik yang setiap hari berjuang di jalanan.

“Ini bukan hanya bantuan alat transportasi, tapi harapan baru bagi para tukang becak agar pekerjaan mereka lebih ringan dan penghasilannya bisa meningkat,” ujar Wahono.

Bagi para penerima, becak listrik ini terasa seperti membuka pintu masa depan. Jika sebelumnya mereka harus mengayuh sepanjang hari dengan tenaga yang terkuras, kini teknologi listrik memberi tenaga tambahan yang membuat pekerjaan jauh lebih ringan.

Di tengah gempuran kendaraan modern dan ojek online, keberadaan becak listrik menjadi nafas baru bagi profesi yang hampir tergerus zaman.

Kini, roda-roda becak listrik mulai berputar di jalanan Kota Migas.

Bukan sekadar membawa penumpang dari satu sudut kota ke sudut lain, tetapi mengangkut harapan, martabat, dan masa depan para pengemudi becak yang selama ini setia mengayuh kehidupan.

 

Penulis: Alisugiono