Limbah Misterius Berba...

Limbah Misterius Berbau Menyengat Hantui Petani Kedungrejo, Tanaman Padi Mulai Menguning

Ukuran Teks:

BOJONEGOROBatara.news|| Keresahan menyelimuti warga Dukuh Kedungrejo, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Tumpukan material serbuk yang belum diketahui jenis dan kandungannya ditemukan dibuang di area persawahan warga.

Jumat(16/1/2026)

Material tersebut menimbulkan bau menyengat yang dikeluhkan warga menyebabkan rasa tidak nyaman hingga sesak di dada, serta diduga berkaitan dengan kondisi tanaman padi yang mulai menguning di sekitar lokasi.

Keberadaan material ini memunculkan kekhawatiran serius, mengingat lokasi pembuangan berada di kawasan pertanian produktif yang menjadi sumber penghidupan warga.

Berdasarkan keterangan warga, material tersebut masuk ke area persawahan pada malam hari, sehingga luput dari pengawasan masyarakat. Warga memperkirakan volume material cukup besar.

“Perkiraan kami ada sekitar tiga armada dump truck. Karena dilakukan malam hari, kami tidak mengetahui siapa yang membuangnya,” ujar salah satu warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Pola pembuangan pada waktu minim pengawasan ini menimbulkan pertanyaan mengenai mekanisme kontrol dan pengawasan aktivitas di wilayah pertanian, khususnya terhadap material yang berpotensi berdampak pada lingkungan.

Pantauan di lapangan menunjukkan serbuk berwarna abu-abu menumpuk di sekitar jalan persawahan. Warga melaporkan sejumlah dampak yang dirasakan setelah material tersebut berada di lokasi, antara lain:

Keluhan kesehatan ringan, seperti rasa sesak dan tidak nyaman pada pernapasan akibat bau menyengat.

Perubahan kondisi tanaman padi, yang mulai menunjukkan gejala menguning dan layu di area dekat lokasi pembuangan.

Meski demikian, hubungan sebab-akibat secara ilmiah belum dapat dipastikan, mengingat belum dilakukan pemeriksaan laboratorium terhadap material tersebut.

Langkah Pemerintah Desa

Pemerintah Desa Ngumpakdalem membenarkan adanya laporan warga dan menyatakan telah melakukan koordinasi awal dengan aparat kewilayahan.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk menindaklanjuti laporan warga,” ujar Kepala Desa Ngumpakdalem.

Pihak desa juga berencana memanggil pemilik lahan yang diketahui bernama Pak Win, guna meminta penjelasan terkait keberadaan material tersebut di area persawahan.

“Pemanggilan ini untuk klarifikasi, agar diketahui asal-usul dan tujuan masuknya material ke lahan tersebut,” tambahnya.

Desakan Pemeriksaan Lingkungan

Hingga berita ini diturunkan, jenis, kandungan, dan tingkat keamanan material serbuk tersebut belum diketahui secara resmi.

Warga berharap instansi teknis terkait, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro, dapat segera melakukan langkah-langkah berikut:

Pengambilan sampel material secara resmi.

Pemeriksaan laboratorium untuk memastikan sifat dan tingkat keamanannya.

Pemberian rekomendasi teknis penanganan agar tidak berdampak pada lahan pertanian dan saluran irigasi.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap pergerakan dan pembuangan material di wilayah pertanian, agar tidak menimbulkan keresahan sosial maupun risiko lingkungan yang berkepanjangan bagi petani dan warga sekitar.

Penulis:Alisugiono.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan