Tanggul Sungai Bengawan Solo Jebol, Warga Kanor Bojonegoro Terancam Keselamatannya

Berita Daerah121 Dilihat

BOJONEGORO, BATARA.NEWS – Jebolnya tembok penahan tanah atau tanggul sungai bengawan solo di Desa Kanor, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, membuat warga panik dan was-was.

Pasalnya, jebolnya tanggul yang baru saja dibangun dengan duwit rakyat senilai Rp 5.354.999.999.79 tahun 2022 itu, langsung berhadapan dengan pemukiman warga padat penduduk.

Menurut warga sekitar lokasi kejadian, jebolnya tanggul itu diduga karena kwalitas bangunan yang kurang bagus, ditambah adanya abrasi dibagian dasar sungai.

“Selain bangunan yang kurang bagus, posisi air juga surut, kemungkinan terjadi longsor hingga tanah yang ada diatasnya ikut tertarik kebawah.” ucap salah satu warga sebut saja Lasno, 03 Januari 2023.

Berdasarkan papan informasi yang terpasang di sekitar lokasi kejadian, proyek pekerjaan kantor balai besar wilayah solo hilir itu memiliki masa waktu 170 hari kalender kerja, dan masa perawatan selama 180 hari, sejak dimulainya proses pembangunan pada tanggal 7 Juli 2022.

Sementara itu, dikatakan Ali Udin, selaku pihak rekanan proyek Cv Dhana Pratama konstruksi dengan konsultan pelaksana CV Yodya karya, jebolnya tembok penahan tanah terjadi murni lantaran bencana yang disebabkan oleh alam.

“karena air Bengawan yang surut mengakibatkan tanah penahan ikut ketarik kebawah sehingga terjadi pergeseran tanah, karena pekerjaan sudah sesuai pelaksanaan.” pungkasnya.

/Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *