Geger Percobaan Bongkar Makam Almarhumah di Bojonegoro, Pelaku Kabur Saat Dipergoki Warga

https://batara.news/wp-content/uploads/2026/03/

BOJONEGORO — Batara.news||

Warga Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro digegerkan oleh percobaan pembongkaran makam seorang perempuan berinisial D (60) di area Pemakaman Gayam, Rabu (25/3/2026) dini hari.

Korban diketahui merupakan warga Desa Kunci yang dimakamkan di pemakaman Desa Sumberarum sekitar dua minggu lalu.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga, Orick alias Jiwes (40), sekitar pukul 00.30 WIB. Saat melintas di area pemakaman, ia melihat seorang pria tak dikenal tengah menggali salah satu makam.

“Saat saya sorot dengan senter, pelaku langsung berhenti lalu pergi mengendap-endap meninggalkan lokasi,” ujar Orick.

Setelah pelaku kabur, saksi memeriksa lokasi dan menemukan makam dalam kondisi telah digali. Nisan tercabut dan tanah tampak berserakan di sekitar liang kubur.

Petugas dari Polsek Dander membenarkan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan, makam yang menjadi sasaran merupakan makam baru.

“Jenazah baru dimakamkan sekitar dua minggu lalu. Pelaku belum sempat mengeluarkan jenazah karena keburu diketahui warga,” jelas petugas saat berada di lokasi, Rabu pagi.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan alat gali di sekitar lokasi. Diduga pelaku menggali menggunakan tangan, yang terlihat dari kondisi tanah yang tidak beraturan.

Petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya jejak kaki yang ditemukan di sekitar makam.

Hingga sore hari, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku.

Pihak keluarga korban telah dihubungi dan berencana memperbaiki kembali kondisi makam yang rusak. Namun, keluarga menyatakan tidak bersedia membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian dan memilih menyelesaikan secara internal.

Sementara itu, di tengah masyarakat sempat beredar dugaan terkait kepercayaan lokal mengenai hari kematian tertentu yang diyakini perlu penjagaan makam. Meski demikian, pihak kepolisian belum mengaitkan kejadian ini dengan motif tertentu.

Pasca kejadian, warga Desa Sumberarum meningkatkan kewaspadaan dengan menggelar ronda sukarela di sekitar area pemakaman guna mencegah peristiwa serupa terulang.

Hingga Rabu (25/3/2026) pukul 15.00 WIB, belum ada tersangka yang ditetapkan. Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian tersebut untuk segera melapor.

Penulis: Alisugiono