Jalan Desa Berubah Jadi Jalur Harapan, Aspal BKKD 2025 Dongkrak Akses dan Ekonomi Warga Dukuh Kidul

BOJONEGORO — Batara.news||Perubahan nyata kini dirasakan masyarakat Desa Dukuhkidul, Kecamatan Ngasem, setelah pembangunan jalan aspal melalui program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) 2025 rampung dilaksanakan.

Infrastruktur yang sebelumnya rusak, licin, dan sulit dilalui kini berubah menjadi akses mulus yang memudahkan mobilitas warga sekaligus mempercepat aktivitas ekonomi desa.

Warga menyebut proyek tersebut sebagai titik balik kondisi transportasi lokal. Jalan yang dulu menjadi hambatan kini justru menjadi jalur utama penggerak kegiatan harian, mulai dari aktivitas sekolah, kerja, hingga distribusi hasil pertanian. “Dulu kalau hujan kami khawatir lewat sini karena licin dan berlubang.

Sekarang sudah mulus, kendaraan bisa lewat lancar dan pekerjaan jadi lebih mudah,” ungkap seorang warga.Sabtu(21/2/2026)

Tak hanya soal kenyamanan, dampak ekonomi juga mulai terasa.

Dengan akses yang lebih baik, biaya transportasi menurun dan waktu tempuh menuju pusat aktivitas di wilayah Bojonegoro menjadi lebih singkat.

Kondisi tersebut dinilai membuka peluang usaha baru sekaligus memperlancar perputaran hasil produksi masyarakat.

Apresiasi pun mengalir kepada Bupati Setyo Wahono yang dinilai konsisten mendorong pembangunan infrastruktur desa sebagai fondasi pemerataan kesejahteraan.

Warga menilai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan nyata pada kebutuhan masyarakat tingkat bawah.

Dukungan serupa juga diarahkan kepada Wakil Bupati Nurul Azizah yang dianggap aktif mengawal program pembangunan agar benar-benar dirasakan manfaatnya hingga pelosok.

Bagi masyarakat setempat, pembangunan jalan bukan sekadar proyek fisik, melainkan simbol perubahan.

Aspal yang membentang kini menjadi jalur harapan baru—menghubungkan desa dengan peluang, mempercepat roda ekonomi, dan menegaskan bahwa pembangunan yang tepat sasaran mampu mengubah wajah kehidupan warga secara nyata.

Penulis:Alisugiono.