PATI, Batara.news || 24 Januari 2026 — Plt. Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menghadiri Gala Dinner Pati Korpri Fun Run 2026 sekaligus Launching Komitmen Pembangunan Manajemen Talenta Kabupaten Pati di Pendopo Kabupaten Pati. Kegiatan ini menjadi momentum strategis penguatan solidaritas aparatur sipil negara (ASN) sekaligus peneguhan reformasi birokrasi berbasis kompetensi di tengah situasi kebencanaan banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pati.
Dalam sambutannya, Chandra menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kepala BKN RI sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Pusat, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah beserta jajaran, serta seluruh tamu undangan. Ia melaporkan bahwa Kabupaten Pati masih berada dalam masa tanggap darurat bencana sejak 9 Januari hingga 23 Januari dan diperpanjang hingga 6 Februari.
“Alhamdulillah, dengan dukungan para ASN Kabupaten Pati, TNI, dan Polri, sangat membantu kami dalam penanganan bencana ini,” ujarnya.
Chandra juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian KORPRI Pusat dan BKN yang menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana.
“Terima kasih Prof. Zudan yang telah hadir langsung dan memberikan bantuan sebesar Rp 100 juta. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban warga Kabupaten Pati yang terdampak bencana,” kata Chandra.
Sementara itu, Kepala BKN sekaligus Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Pusat, Zudan Arif Fakrulloh, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas ASN se-Indonesia.
“Kami dari KORPRI Pusat menyalurkan bantuan dari rekan-rekan KORPRI seluruh Indonesia, termasuk dari BKN. Pada tahap ini kami salurkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk Kabupaten Pati,” ujar Zudan.
Selain sebagai ajang silaturahmi, Korpri Fun Run 2026 juga menjadi sarana penguatan nilai kebersamaan dan kepedulian sosial ASN.
Chandra menegaskan, kegiatan ini tidak hanya mendorong pola hidup sehat, tetapi juga menjadi wadah penggalangan dana untuk membantu meringankan beban masyarakat terdampak bencana.
Hal ini sejalan dengan semangat ASN berakhlak yang berorientasi pelayanan dan kolaborasi.
Pada kesempatan tersebut juga dilakukan launching komitmen pembangunan dan penerapan manajemen talenta Kabupaten Pati.
Chandra menilai manajemen talenta ASN sebagai langkah krusial untuk mewujudkan birokrasi yang profesional dan berintegritas.
“Manajemen talenta ASN menjadi strategi dalam mengelola sumber daya manusia aparatur agar mampu melayani masyarakat dengan baik dan berdampak nyata pada peningkatan kinerja pemerintah”, ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah sekaligus Ketua Dewan Pengurus KORPRI Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, menyambut baik komitmen tersebut.
Ia menekankan bahwa manajemen talenta merupakan kunci menghadirkan keadilan dan profesionalisme dalam birokrasi.
Menurutnya, amanah sebagai ASN harus dijalankan oleh mereka yang kompeten dan mampu, sehingga reformasi birokrasi dapat berjalan optimal.
Zudan menambahkan, manajemen talenta merupakan penerapan sistem merit atau meritokrasi, yakni menempatkan orang yang layak dan kompeten pada posisi strategis.
“Manajemen talenta adalah cara mencari orang yang paling cocok untuk mengeksekusi visi dan misi kepala daerah, sehingga pembangunan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.
/red
