JAKARTA – Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, melalui dua kawasannya, Maos dan Majenang, diproyeksikan menjadi tulang punggung baru dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.
Langkah strategis ini merupakan bagian integral dari penataan ruang wilayah yang bertujuan untuk memantapkan posisi Cilacap sebagai salah satu pusat ekonomi nasional. Wakil Bupati Cilacap, Ammy Amalia Fatma Surya, secara langsung menekankan pentingnya inisiatif ini dalam mendukung ketersediaan pangan di Indonesia di tengah dinamika global.
Secara spesifik, kawasan Maos akan dikembangkan sebagai Pusat Pelayanan Kawasan (PPK) dengan fokus utama pada penguatan sektor pertanian.
Pengembangan ini mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan infrastruktur pertanian, pemberdayaan petani lokal, hingga penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi lahan.
Diharapkan, Maos akan menjadi sentra produksi pertanian yang tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal tetapi juga berkontribusi signifikan pada pasokan pangan di tingkat regional dan nasional.
Sementara itu, Majenang, bersama Maos, akan membentuk ekosistem pendukung ketahanan pangan yang komprehensif. Meskipun rincian pengembangan Majenang tidak disebutkan secara eksplisit, peran sinergis kedua wilayah ini diharapkan mampu menciptakan rantai pasok pangan yang lebih kuat dan resilient.
Penataan ruang di kedua wilayah ini dirancang untuk mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan manusia, memastikan bahwa Cilacap mampu memainkan peran strategis dalam menjaga stabilitas pasokan pangan nasional melalui manajemen lahan yang terintegrasi.
Proyeksi Maos dan Majenang sebagai wilayah pendukung ketahanan pangan ini mencerminkan visi jangka panjang pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan di masa depan.
Melalui pendekatan tata ruang yang terencana, pemerintah Kabupaten Cilacap berupaya tidak hanya menciptakan sentra produksi, tetapi juga ekosistem ekonomi yang berkelanjutan dan berdaya saing.
Inisiatif ini diharapkan dapat menarik investasi di sektor pertanian dan agribisnis, serta menciptakan lapangan kerja baru, sekaligus memperkuat daya saing ekonomi Cilacap secara keseluruhan sebagai pilar penting ekonomi nasional.
