Bojonegoro Salurkan Ratusan Kendaraan KDKMP, Dorong Ekonomi dan Kesejahteraan Desa

https://batara.news/wp-content/uploads/2026/03/

BOJONEGORO — Batara.news||Sebanyak 57 desa di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menerima kendaraan operasional berupa truk jenis Mitsubishi Canter FE 74 HDS dan pikap 4×4 Scorpio dari PT Agrinas Pangan Nusantara.

Armada ini disiapkan untuk mendukung distribusi dan aktivitas ekonomi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Penyerahan kendaraan dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, kepada para kepala desa dan ketua koperasi di Markas Kodim 0813 Bojonegoro, Senin (30/3/2026), disaksikan jajaran Forkopimda, DPRD, serta unsur TNI.

Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan bahwa keberadaan armada operasional ini diharapkan mampu mengoptimalkan potensi desa sekaligus menekan biaya distribusi kebutuhan masyarakat.

“Selain meningkatkan perekonomian desa, kendaraan ini juga diharapkan dapat memperkecil biaya transportasi sehingga kebutuhan masyarakat lebih efisien,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Dandim 0813 Bojonegoro Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto menjelaskan bahwa kendaraan tersebut merupakan bagian dari pengiriman tahap awal dari total 764 unit dalam program Koperasi Merah Putih, yang merupakan gagasan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Menurutnya, distribusi kendaraan diberikan kepada desa yang telah memenuhi sejumlah persyaratan pembangunan koperasi. Dari total 382 titik pembangunan koperasi di 28 kecamatan, sebanyak 57 desa telah mencapai progres 100 persen.

“Harapannya kendaraan ini benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya untuk memperkuat ekonomi desa,” tegasnya.

Program KDKMP di Bojonegoro sendiri digadang sebagai percontohan nasional dalam penguatan ketahanan pangan berbasis desa, dengan mengedepankan sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendorong kemandirian ekonomi.

Dengan adanya armada ini, distribusi hasil pertanian dan kebutuhan pokok diharapkan semakin lancar, sehingga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat desa.

Sementara itu, Ketua KDKMP Desa Pesen, Khosip Ikhsan, mengaku program ini sangat membantu proses distribusi hasil pertanian warganya. Ia berharap kehadiran koperasi dan dukungan kendaraan operasional mampu membuka peluang kerja baru serta memperkuat kemandirian desa.

“Semoga program ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan menjadikan desa lebih mandiri serta berswasembada pangan,” pungkasnya.

 

Al/lis.