Bojonegoro — Batara.news
Seorang warga Desa Dukoh, Kecamatan malo, Kabupaten Bojonegoro bernama W yang biasa dipanggil Ambon dilaporkan hilang dan diduga tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo, tepatnya di area Tambangan 2 Tembeling, pada Rabu pagi sekitar pukul 08.00 WIB.
Menurut keterangan warga di sekitar lokasi kejadian, korban saat itu diduga sedang menangkap ikan dengan cara menyetrum di sungai menggunakan perahu kecil (tembo). Namun saat beraktivitas, korban diduga mengalami sengatan listrik hingga kehilangan keseimbangan.
Akibatnya korban oleng dan terjatuh ke aliran Sungai Bengawan Solo hingga akhirnya tenggelam.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat berupaya melakukan pencarian awal di sekitar lokasi. Namun korban belum berhasil ditemukan.
Sementara itu, pihak BPBD Bojonegoro menyampaikan bahwa proses pencarian telah dilakukan bersama warga dan relawan sejak hari pertama kejadian. Tim juga menyisir area sungai di sekitar lokasi hilangnya korban.
“Pencarian sudah dilakukan bersama warga dan relawan dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian,” ujar petugas BPBD.
Hingga hari kedua (H+2) pencarian, korban masih belum ditemukan dan tim gabungan masih terus melakukan upaya pencarian di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo.
Warga berharap korban segera ditemukan agar dapat segera dievakuasi oleh tim pencari.
Penulis:Alisugiono.












