Transaksi Digital Remb...

Transaksi Digital Rembang Makin Canggih: KKI Masuk Sistem Pemerintah!

Ukuran Teks:

REMBANG – Pemerintah Kabupaten Rembang mengambil langkah progresif dalam modernisasi layanan publik dengan memperluas jangkauan transaksi digital di daerah.

Kolaborasi strategis dengan Bank Jateng kini mengintegrasikan Kartu Kredit Indonesia (KKI) ke dalam sistem transaksi elektronik pemerintah, menandai komitmen serius dalam mewujudkan digitalisasi yang lebih efisien, aman, dan akuntabel.

Sekretaris Daerah Kabupaten Rembang, Fahrudin, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan Bank Jateng Cabang Rembang dalam inisiatif penting ini.

Inisiatif ini dirancang untuk menyederhanakan berbagai transaksi keuangan dalam lingkup pemerintah daerah, mulai dari pembayaran tagihan, pengadaan barang dan jasa, hingga berbagai kewajiban fiskal lainnya.

Dengan memanfaatkan KKI, Pemkab Rembang berupaya mengurangi ketergantungan pada transaksi tunai, meminimalkan risiko, serta mempercepat proses administrasi.

Langkah ini secara langsung mendukung terciptanya ekosistem birokrasi yang lebih transparan dan efektif, sejalan dengan tuntutan era digital.

Fahrudin menekankan bahwa implementasi KKI dalam sistem transaksi elektronik pemerintah bukan hanya sekadar penggantian metode pembayaran, melainkan sebuah lompatan besar menuju tata kelola pemerintahan yang adaptif dan responsif.

Kehadiran KKI diharapkan mampu mendorong peningkatan akuntabilitas dalam penggunaan anggaran serta memberikan kemudahan bagi unit kerja pemerintah dalam melakukan transaksi yang diperlukan, sehingga fokus utama dapat dicurahkan pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dukungan penuh dari Bank Jateng sebagai bank pembangunan daerah menegaskan peran strategisnya dalam mendukung percepatan pembangunan dan inovasi di wilayah Jawa Tengah, khususnya di Rembang.

Kemitraan ini mencerminkan sinergi kuat antara pemerintah daerah dan sektor perbankan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi digital.

Ke depan, diharapkan inisiatif ini dapat menjadi model bagi daerah lain dalam upaya transformasi digital demi mencapai visi _smart governance_.

Bagaimana perasaanmu membaca artikel ini?

Bagikan:
Artikel berhasil disimpan