Proyek Drainase Desa Trucuk Bojonegoro, Disinyalir Dijadikan Ajang Bisnis

oleh -79 Dilihat

BOJONEGORO, BATARA.NEWS – Sebuah pekerjaan Drainase di Desa Trucuk, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro disinyalir dijadikan ajang bisnis para pelaksana dan oknum dari Pemerintah Desa.

Bagaimana tidak, program yang seharusnya bisa menjadi solusi pemberdayaan untuk memberikan pekerjaan sementara bagi masyarakat justru dinikmati segelintir orang saja.

Diketahui, proyek tersebut bersumber dari dana APBN tahun 2022 melalui program pengembangan padat karya, yang dikeluarkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI.

Meski telah terpasang papan informasi pekerjaan, namun kejanggalan yang muncul adalah besaran nilai pagu anggaran dan pelaksana proyek tidak dicantumkan.

Disisi lain, berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, dalam proses pengerjaan drainase tersebut, tenaga kerja yang diserap tidaklah lebih dari 15 orang.

Sedangkan, di papan informasi tertulis sebanyak 40 orang setiap harinya, kondisi itu semakin menguatkan adanya dugaan markup anggaran dari item upah tenaga kerja.

Sementara itu, dikatakan Kepala Desa Trucuk, Sunoko, bahwa pihaknya tidak mengetahui banyak tentang proyek di desanya tersebut, dan justru mengarahkan ke salah satu perangkat desa jika ingin mencari informasi.

“Itu bukan padat karya mas, tetapi dikerjakan oleh CV dan tenaga kerja yang diambil dari masyarakat di lingkungan sekitar, coba nanti tak carikan CVnya mas. Kalau ingin jelas coba konfirmasi pak wo (Kepala Dusun), soalnya waktu itu pak wo tidak laporan ke saya,” terangnya.

Disisi lain, muncul pertanyaan sebenarnya proyek tersebut murni dikerjakan oleh Tim Pelaksana Kegiatan atau Kelompok Masyarakat sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat Desa, apa malah benar keterangan Kades kalau proyek tersebut dikerjakan oleh pihak kontraktor ???

Bersambung.

/Ali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

No More Posts Available.

No more pages to load.