​Satu Abad Nahdlatul Ulama, Sigit Kushariyanto: Terus Kawal Peradaban Mulia untuk Indonesia

Img 20260201 Wa0119
Img 20260201 Wa0119

​BOJONEGORO – Momentum bersejarah satu abad berdirinya Nahdlatul Ulama (NU) memicu gelombang apresiasi dari berbagai kalangan.

Tak terkecuali dari jajaran legislatif, Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, turut menyampaikan ucapan selamat dan doa mendalam bagi organisasi Islam terbesar di Indonesia tersebut.

​Dalam pernyataan resminya, Sigit menekankan pentingnya peran NU selama seratus tahun terakhir (1926-2026) sebagai pilar penjaga moral dan kebangsaan. Menurutnya, NU bukan sekadar organisasi keagamaan, melainkan benteng bagi tegaknya NKRI.

​”Selamat memperingati 100 Tahun Nahdlatul Ulama. Kehadiran NU selama satu abad ini telah menjadi cahaya bagi perjalanan bangsa, mengawal kemerdekaan dengan nilai-nilai moderasi dan keislaman yang sejuk,” ujar Sigit Kushariyanto.

​Fokus pada Peradaban Mulia

​Mengacu pada tema besar peringatan tahun ini, Sigit berharap NU terus konsisten dalam mencetak generasi yang mampu membawa Indonesia menuju peradaban yang mulia.

Ia menilai sinergi antara ulama dan umara (pemimpin pemerintah) adalah kunci stabilitas daerah, khususnya di Kabupaten Bojonegoro.

​”Sesuai dengan semangat ‘Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia’, kami di legislatif berharap NU tetap menjadi mitra strategis dalam membangun mental dan spiritual masyarakat,” tambahnya.

​Poin Penting Ucapan:

​Apresiasi Sejarah: Menghargai perjalanan panjang NU sejak 1926 hingga 2026.

​Peran Kebangsaan: Menegaskan peran NU dalam menjaga keutuhan Indonesia.

​Harapan Masa Depan: Mendorong kontribusi NU dalam membangun peradaban dunia yang lebih beradab dan berakhlak.

​Sebagai penutup, politisi dari Partai Golkar ini mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meneladani kegigihan para pendiri NU (Hadratus Syekh KH Hasyim Asy’ari) dalam memperjuangkan kemaslahatan umat.

/Ali